Cristian Chivu Usai Inter Kalahkan Sassuolo: Puji Setinggi Langit Pio Esposito dan Jelaskan Misteri Rotasi Kiper
Editor Bolanet | 22 September 2025 11:46
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan analisis yang sangat mendalam usai kemenangan 2-1 timnya atas Sassuolo, Senin (22/9/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi hasil yang krusial bagi Nerazzurri di tengah tekanan besar.
Hasil ini sangat penting untuk menghentikan tren negatif mereka di Serie A setelah menelan dua kekalahan beruntun. Namun, Chivu menilai bahwa laga ini seharusnya bisa mereka menangkan dengan cara yang lebih mudah.
Di balik kemenangan itu, sang pelatih memberikan sorotan yang sangat khusus pada dua hal. Ia memuji setinggi langit performa striker muda, Francesco Pio Esposito, dan menjelaskan kebijakan rotasi kipernya yang mengejutkan.
Pernyataan lengkap Chivu memberikan gambaran yang jelas tentang evaluasi, pujian, kritik, dan area perbaikan yang kini menjadi fokus utamanya. Semua itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara pasca-laga yang menarik.
Kemenangan Penting yang Seharusnya Lebih Mudah

Cristian Chivu mengakui ada banyak hal positif yang bisa diambil dari kemenangan atas Sassuolo. Baginya, tiga poin yang diraih adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh timnya saat ini.
Namun, di sisi lain, ia juga merasa sedikit frustrasi dengan jalannya pertandingan. Chivu merasa Inter Milan seharusnya bisa "membunuh" perlawanan Sassuolo jauh lebih awal jika tidak karena penampilan gemilang kiper lawan.
“Hal positifnya adalah kemenangan, karena kami sangat membutuhkan ini, dan itu juga merupakan penampilan yang bagus,” kata Chivu kepada DAZN Italia.
“Kami bisa saja mematikan pertandingan lebih awal, tetapi kami berhadapan dengan seorang kiper yang menjalani malam yang luar biasa. Ketika mereka mencetak gol di akhir laga, tak terhindarkan itu menciptakan ketegangan," lanjutnya.
Pujian Setinggi Langit untuk Pio Esposito

Di antara semua pemain yang berlaga, Chivu memberikan pujian paling istimewa untuk Pio Esposito. Striker berusia 20 tahun itu dinilai sudah memberikan jawaban yang memuaskan di atas lapangan.
Chivu mengaku sangat terkesan dengan tingkat kedewasaan yang ditunjukkan oleh sang pemain muda. Menurutnya, Esposito mampu menangani tekanan dengan sangat baik dan tidak takut untuk berduel fisik dengan lawan.
“Dia memberikan respons di lapangan, baik di Amsterdam maupun malam ini. Meskipun masih sangat muda, dia menangani tekanan dengan baik," puji Chivu.
"Dia juga bisa mengatasi duel fisik di lapangan, dan bekerja keras untuk tim. Saya sangat senang dengan apa yang dia lakukan,” tambahnya.
Diskusi Taktik di Balik Duet Striker
Chivu bahkan tidak segan untuk mengungkap sebuah diskusi taktik internal yang menarik. Diskusi ini terkait dengan pembagian peran antara Pio Esposito dan Marcus Thuram di lini depan.
Ia merasa bahwa Esposito lebih cocok untuk bermain dengan posisi membelakangi gawang. Sementara itu, Thuram seharusnya menjadi pemain yang bertugas untuk memanfaatkan bola-bola pantul.
“Itu adalah perdebatan di Amsterdam, karena Marcus Thuram menahan bola dan Pio menyambar bola pantul, padahal saya bilang seharusnya sebaliknya. Dia tahu cara bermain dengan membelakangi gawang dan menahan bek lawan," jelas Chivu.
“Para striker saling melengkapi, Ange Bonny juga bermain sangat baik dan bisa melakukan sedikit dari segalanya. Itu berarti keempat penyerang bisa bekerja sama," sambungnya.
Misteri Rotasi di Bawah Mistar Gawang
Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan dibuat oleh Chivu dengan memainkan Josep Martinez sejak menit awal. Ia memilih untuk mengistirahatkan kiper utama tim, Yann Sommer, dalam pertandingan penting ini.
Chivu menjelaskan bahwa keputusannya itu adalah bagian dari strategi jangka panjang. Ia tidak ingin timnya tidak memiliki alternatif yang siap tempur jika Sommer suatu saat nanti terpaksa harus absen.
“Saya bilang bahwa saya punya dua kiper valid yang saling membantu dan saya tetap berpegang pada itu. Tujuannya hari ini adalah memberinya menit bermain di lapangan dan memastikan dia sepenuhnya siap," terangnya.
“Yann tetap menjadi pilihan pertama kami, Pep juga akan diberi kesempatan bermain, tidak benar jika hanya menunggu Coppa Italia untuk memberinya waktu di lapangan,” tegas Chivu.
Pesan untuk Curva Nord
Suporter garis keras Inter Milan, Curva Nord, sebenarnya sedang melakukan sebuah aksi mogok. Mereka memilih untuk hanya duduk diam di tribun sebagai bentuk protes terhadap beberapa hal.
Namun, mereka membuat satu pengecualian yang sangat spesial pada malam itu. Para suporter sempat serentak meneriakkan nama Cristian Chivu di sela-sela aksi diam mereka.
Menanggapi momen tersebut, Chivu menanggapinya dengan sangat diplomatis. Ia dengan elegan mengalihkan pujian itu dan menekankan pentingnya dukungan suporter untuk seluruh tim, bukan hanya untuk dirinya.
“Saya senang ketika mereka menyemangati para fans dan memberikan energi kepada skuad ini, karena ini adalah elemen penting yang dibutuhkan oleh para pemain,” pungkas sang pelatih.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perubahan Formasi AC Milan ke 4-2-3-1 dengan Goncalo Ramos sebagai Kunci
Liga Italia 23 September 2026, 10:09
-
Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
Liga Italia 22 September 2026, 16:55
-
Djed Spence Segera Debut di Inter, Siap Tampil Usai Jeda Internasional
Liga Italia 22 September 2026, 16:20
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi, Tetap Tersedia untuk Juventus
Liga Italia 22 September 2026, 15:45
-
AC Milan yang Ini Mampu Tampil Agresif Sejak Menit Awal
Liga Italia 22 September 2026, 14:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Inggris vs Spanyol: Oyarzabal Bawa La Furia Roja Comeback di Kandang Singa!
Piala Eropa 27 September 2026, 05:12
-
Manchester United Dapat Pesaing Baru dalam Perburuan Alejandro Balde
Liga Inggris 27 September 2026, 00:01
-
Lamine Yamal Ungkap Pesan untuk Lionel Messi Usai Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 September 2026, 23:01
-
Cedera Terbaru Kylian Mbappe Soroti Riwayat Kebugarannya di Real Madrid
Liga Spanyol 26 September 2026, 22:34
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Vietnam Menang Tipis atas Filipina
Tim Nasional 26 September 2026, 22:09
-
Lionel Scaloni Bahas Kontrak Baru dengan Argentina, Era Tanpa Lionel Messi di Depan Mata
Piala Dunia 26 September 2026, 21:59
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
-
Gakpo Buka Suara soal Gagal Pindah ke Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:24
-
Apakah Erling Haaland Punya Klausul Khusus jika Manchester City Terdegradasi?
Liga Inggris 26 September 2026, 20:49
-
Thom Haye Pastikan Indonesia Siap Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 19:39
-
Link Live Streaming Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 18:29
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Menang Telak 4-0 atas Pakistan
Tim Nasional 26 September 2026, 18:14
-
Antonio Conte Dikaitkan ke MU, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 26 September 2026, 17:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


