Federico Dimarco Buka Suara, Ungkap Satu Hal yang Bikin Dirinya Sulit Berkembang di Era Inzaghi
Editor Bolanet | 30 September 2025 14:00
Bola.net - Bek sayap Inter Milan, Federico Dimarco, membuat sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Ia secara terbuka mengungkapkan satu keluhan terbesarnya saat masih bermain di bawah asuhan Simone Inzaghi.
Pengakuan ini ia sampaikan dalam sesi konferensi pers jelang laga Liga Champions melawan Slavia Praha. Dimarco ditanya mengenai perbedaan yang ia rasakan antara pelatih saat ini, Cristian Chivu, dengan Inzaghi.
Pemain timnas Italia itu mengindikasikan bahwa masalah utamanya adalah soal menit bermain. Ia merasa frustrasi karena terlalu sering ditarik keluar dari lapangan sebelum pertandingan usai.
Menurutnya, kebiasaan tersebut membuatnya sulit untuk bisa berkembang secara maksimal. Kini, di bawah asuhan Chivu, ia merasakan perbedaan besar dan merasa performanya jauh lebih baik.
Satu Keluhan di Era Inzaghi
Federico Dimarco tidak ragu untuk berbicara jujur saat ditanya soal perbandingan pelatih. Ia menyoroti satu aspek spesifik yang menjadi masalah baginya di era Simone Inzaghi.
Masalah tersebut adalah kecenderungan Inzaghi untuk menggantikannya di pertengahan babak kedua. Dimarco merasa hal itu terjadi secara rutin dan konsisten musim lalu.
Ia pun mengungkapkan perasaannya mengenai situasi tersebut dengan sangat terbuka.
"Anda hanya bisa mempersiapkan diri untuk pertandingan dengan cara bermain. Ditarik keluar pada menit ke-60 dalam banyak kesempatan membuat saya sulit untuk berkembang," ujar Dimarco.
Menit Bermain Jadi Pembeda
Kondisi tersebut kini telah berubah total di bawah arahan pelatih baru, Cristian Chivu. Dimarco merasa mendapatkan lebih banyak kepercayaan dan menit bermain musim ini.
Menurutnya, perubahan sederhana itu memberikan dampak yang sangat besar. Peningkatan performanya di atas lapangan menjadi bukti nyata dari kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih.
Ia pun menegaskan bahwa menit bermain yang lebih banyak telah membantunya.
"Saya bermain lebih banyak tahun ini, dan itu terlihat hasilnya," tegas Dimarco.
Perbedaan Gaya Bermain
Selain soal menit bermain, Dimarco juga menjelaskan adanya sedikit perbedaan dalam pendekatan taktik. Ia merasa Inter Milan kini bermain dengan gaya yang lebih direct ke depan.
Meskipun begitu, ia memastikan bahwa fondasi permainan yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir tidak hilang. Chivu hanya menambahkan beberapa elemen baru di atas dasar yang sudah solid.
Dimarco kemudian menjelaskan perbedaan gaya bermain timnya saat ini.
"Kami sekarang berusaha untuk bermain jauh lebih vertikal, tapi kami tidak kehilangan dasar yang telah kami miliki selama beberapa tahun terakhir," jelasnya.
Imbas pada Kepercayaan Diri
Keluhan Dimarco soal menit bermain ini seolah menjawab teka-teki lain. Beberapa waktu lalu, ia juga sempat mengaku mengalami krisis kepercayaan diri secara personal.
Bukan tidak mungkin, kurangnya kesempatan bermain penuh selama 90 menit menjadi salah satu pemicunya. Situasi itu bisa membuat seorang pemain merasa tidak mendapat kepercayaan penuh dari pelatih.
Kini, dengan peran yang lebih sentral di bawah asuhan Chivu, Dimarco tampak lebih percaya diri. Ia siap menjadi andalan Inter untuk terus melanjutkan tren positif mereka.
Inter sendiri sedang dalam performa apik setelah sempat terseok-seok di awal musim. Mereka kini mengincar kemenangan keempat secara beruntun di semua kompetisi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Jadwal dan Siaran Langsung Serie A 2025/26: Matchweek 38 di Vidio!
Liga Italia 22 Mei 2026, 16:55
-
Pesan Riccardo Calafiori untuk AS Roma: Semoga Lolos Liga Champions!
Liga Italia 22 Mei 2026, 14:13
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25











