Gagal Geser Juventus di Peringkat 4 Klasemen Liga Italia, Begini Kata Fabregas
Afdholud Dzikry | 13 April 2026 07:42
Bola.net - Persaingan menuju tiket Liga Champions di Serie A musim ini berjalan ketat. Kekalahan Como dari Inter Milan ikut memengaruhi peta klasemen sementara. Dalam situasi seperti ini, selisih satu atau dua poin bisa berdampak besar.
Como yang sempat tampil cukup baik harus pulang tanpa poin. Hasil itu membuat mereka turun ke peringkat kelima klasemen Liga Italia. Saat ini, mereka tertinggal dua poin dari Juventus yang berada tepat di atas mereka.
Zona Eropa memang sedang padat. Jarak poin antar tim di posisi ketiga sampai keenam sangat tipis. Karena itu, perubahan posisi hampir selalu terjadi di setiap pekan.
AC Milan yang ada di peringkat ketiga hanya unggul enam poin dari AS Roma di posisi keenam. Dengan enam laga tersisa, peluang untuk saling menyalip masih terbuka. Konsistensi akan sangat menentukan di fase akhir ini.
Fabregas Enggan Terbebani Klasemen Serie A
Cesc Fabregas memilih tidak terlalu memikirkan posisi timnya di klasemen. Ia bahkan mengaku belum melihat tabel sejak awal musim berjalan. Fokus utamanya tetap pada perkembangan permainan tim.
Pendekatan ini diharapkan bisa menjaga kondisi mental para pemain. Fabregas paham tekanan bisa muncul jika klasemen terlalu sering dijadikan acuan. Ia ingin timnya tetap bermain lepas.
"Saya tidak tahu di posisi mana kami berada di klasemen, karena saya belum mengeceknya sejak awal musim," aku Fabregas saat diwawancarai DAZN Italia.
"Saya tidak akan melakukannya sekarang juga. Fokus saya adalah melihat keinginan tim untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi," lanjutnya.
Jadwal Padat Menanti Como
Dalam waktu dekat, Como akan menghadapi jadwal yang tidak ringan. Mereka kembali bertemu Inter Milan dalam waktu sekitar sepuluh hari. Laga tersebut akan berlangsung di semifinal Coppa Italia di San Siro.
Fabregas menyebut persiapan akan dilakukan dengan pendekatan berbeda. Kekalahan sebelumnya akan dijadikan bahan evaluasi, terutama di lini belakang. Ia ingin timnya tampil lebih rapi tanpa mengurangi intensitas serangan.
"Kami memiliki pertandingan lain melawan Inter dalam 10 hari, kami mempersiapkan laga dengan cara yang berbeda-beda," ungkap Fabregas secara singkat.
"Jadi saya tidak ingin menjelaskan ide-ide kami terlalu banyak sekarang. Kami hanya ingin terus belajar dan tidak berhenti sampai di sini," tegas pria asal Spanyol tersebut.
Enam Laga Sisa yang Krusial
Kompetisi liga masih menyisakan enam pertandingan penting. Como perlu segera mengumpulkan poin jika ingin tetap bersaing di papan atas. Beberapa laga melawan rival langsung juga akan sangat menentukan.
Fabregas menegaskan timnya tidak boleh hanya puas dengan permainan bagus. Hasil akhir tetap menjadi target utama. Evaluasi akan dilakukan, terutama pada momen-momen krusial dalam pertandingan.
"Ada enam babak tersisa yang harus dimainkan ditambah dengan kompetisi Coppa Italia yang masih berjalan," kata sang manajer.
"Kita akan melihat di mana posisi akhir kami nanti. Yang terpenting adalah tim memberikan segalanya di setiap kesempatan yang ada," tutup Fabregas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala Dunia 2026: 8 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci ke Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:08
-
Prancis Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:05
-
Kolom Opini: Prancis vs Spanyol, Saat Adaptasi Menjadi Mazhab Baru
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:00
-
Legenda MU Acungi Jempol Transfer Youri Tielemans: Langkah yang Cerdas!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 10:00
-
Pulang dari Piala Dunia 2026, Tim Nasional Norwegia Disambut Bak Juara
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:59
-
Gabung MU, Andrey Santos Tidak Sabar Disulap Tangan Dingin Carrick
Liga Inggris 14 Juli 2026, 09:30
-
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:13
-
Youri Tielemans Tes Medis di MU Hari Ini, Segera Diperkenalkan ke Publik
Liga Inggris 14 Juli 2026, 08:59
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Emiliano Martinez, Monster di Bawah Mistar Gawang Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:52
-
Jordan Pickford Sang Pengawal Mimpi Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:47
-
Unai Simon yang Membuat Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:42
-
Mike Maignan, Tembok Terakhir Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






