Igor Tudor Beri Ultimatum Manajemen Juventus, Kenapa?
Editor Bolanet | 26 Mei 2025 04:56
Bola.net - Igor Tudor menegaskan kepada manajemen Juventus untuk segera membuat keputusan terkait masa depannya. Pelatih asal Kroasia itu menolak menunggu sampai Piala Dunia Antarklub selesai.
Saat ini, Tudor memang masih memimpin Juventus pasca pemecatan Thiago Motta. Namun ia memberi sinyal kuat tak akan bersedia hanya menjadi solusi sementara di turnamen internasional tersebut.
Direktur Cristiano Giuntoli sebelumnya menyatakan bahwa klub akan mengevaluasi Tudor usai musim panas. Namun Tudor menegaskan bahwa keputusan harus diambil sebelum Juventus berangkat ke Amerika Serikat.
"Keputusannya akan diketahui segera, bukan setelah Piala Dunia Antarklub, tapi sebelum itu," kata Tudor kepada Sky Sport Italia.
Tegas, Tapi Tudor Tetap Profesional

Meski tekanan besar terus menghampiri, Tudor menyebut dirinya tetap menikmati pekerjaannya. Ia menilai hidup sebagai pelatih memang menuntut ketahanan mental luar biasa.
Menurutnya, menang atau kalah tidak mengubah cara ia menilai dirinya sendiri. Yang terpenting adalah fokus membantu tim tumbuh dan berkembang secara kolektif.
"Saya selalu merasa bahagia. Kami sudah mencapai sesuatu, tapi kehidupan sebagai pelatih memang harus diterima," ujar Tudor.
"Anda selalu berada di ujung tanduk; semua tergantung pada hasil. Anda harus fokus pada perkembangan tim dan menemukan rasa serta kesenangan dalam pekerjaan ini. Kalau kami tidak menang pun, itu tak akan mengubah pandangan saya terhadap diri saya sendiri. Tentu saja, menang lebih baik daripada kalah," sambungnya.
Dua atau Tiga Pemain Bisa Ubah Nasib Juventus
Juventus mengakhiri musim dengan finis di posisi empat besar setelah menang 3-2 atas Venezia. Namun untuk bersaing di level tertinggi musim depan, Tudor menyebut Bianconeri perlu tambahan pemain kunci.
Ia meyakini dua atau tiga rekrutan berpengalaman bisa membuat Juventus jadi penantang gelar serius. Termasuk mempertahankan nama-nama seperti Bremer dan Koopmeiners.
"Saya pikir tim dengan Bremer, Koopmeiners, dan Cabal adalah tim yang kuat dan bisa bersaing dengan siapa pun," ungkap Tudor.
"Juventus bisa menargetkan gelar dengan dua atau tiga tambahan. Pemain yang punya pengalaman. Sudah diketahui bahwa untuk menang, dibutuhkan rata-rata usia 26 atau 27 tahun. Itu bukan saya yang mengarang. Kami memang masih hijau, tapi kualitasnya ada. Saya pikir, dengan pekerjaan yang bagus dan dua atau tiga pemain baru, kami bisa menang," jelasnya.
Ultimatum Jelang Piala Dunia Antarklub
Tudor mengaku tak ingin melatih Juventus di turnamen internasional jika statusnya masih menggantung. Menurutnya, itu akan merugikan baik bagi klub maupun dirinya sebagai pelatih.
Saat ini, Juventus santer dikaitkan dengan Antonio Conte, mantan pelatih mereka yang kini menangani Napoli. Tudor pun mendesak agar segalanya segera dituntaskan.
"Saya tidak bisa bicara apa-apa; kami akan berdiskusi dan memutuskan segera," kata Tudor.
"Kami semua fokus menyelesaikan musim ini, semua pertandingan. Saya bahkan tidak mau membicarakan hal ini sebelumnya. Sekarang ada Piala Dunia Antarklub, tapi semua ini akan diselesaikan sebelum itu. Bukan keputusan yang bijak pergi ke sana tanpa keputusan, atau memutuskan ganti pelatih tapi tetap pergi dengan pelatih yang sama," pungkasnya.
Dalam beberapa hari ke depan, manajemen Juventus akan menghadapi keputusan penting. Apakah mereka akan mempertahankan Tudor atau membuka babak baru dengan pelatih lain? Jawabannya akan segera terungkap.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hasil Venezia vs Juventus: Skor 2-3
- Efek Domino Pergantian Pelatih di Serie A Musim Depan: Nggak Kalah Seru dari Transfer Pemain!
- Jika Tinggalkan Napoli, Conte Disebut Akan CLBK dengan Juventus
- Juventus Puas dengan Tudor, Bungkam Soal Rumor Kembalinya Conte
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Serie A 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Unggul 5-2 di Leg Pertama, Bos PSG Waspadai Kebangkitan Chelsea
Liga Champions 17 Maret 2026, 12:32
-
Menolak Menyerah! Manchester City Yakin Bisa Comeback Lawan Real Madrid
Liga Champions 17 Maret 2026, 12:02
-
Skuad Valentino Rossi Ingin Gabungkan Pembalap Senior dan Junior di MotoGP 2027
Otomotif 17 Maret 2026, 11:53
-
Mikel Arteta Peringatkan Arsenal: Bayer Leverkusen Bakal Sangat Berbahaya!
Liga Champions 17 Maret 2026, 11:49
-
Tensi Leao dan Pulisic Memanas di AC Milan, Allegri Turun Tangan
Liga Italia 17 Maret 2026, 11:43
-
Matheus Cunha Merengek ke Casemiro: Please, Main di MU Setahun Lagi!
Liga Inggris 17 Maret 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05











