Inzaghi Pusing Milan Kembali Kebobolan Via Corner
Editor Bolanet | 11 Januari 2015 10:33
- Pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, mengaku tak habis pikir mengapa timnya bisa kembali kebobolan melalui set piece, tepatnya melalui sepak pojok.
Seperti yang diketahui, saat melawat ke markas di giornata 18 Serie A 2014/15, Minggu (11/1), Milan hanya bisa bermain imbang 1-1. Mereka juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Mattia De Sciglio diusir wasit. Rossoneri bisa unggul lebih dulu melalui penalti Jeremy Menez. Namun, heading Kamil Glik di menit 81 membuat kemenangan yang ada di depan mata sirna.
Gol Glik sendiri tercipta setelah memanfaatkan umpan dari sepak pojok. Di laga sebelumnya, kala sua Sassuolo, Milan tumbang juga akibat gagal mengantisipasi corner lawan. Inzaghi pun meradang karena anak-anak asuhnya kembali kebobolan via set piece.
Kami mestinya bisa mengatasi situasi dengan lebih baik saat 11 pemain melawan 11 pemain di atas lapangan. Kami mencoba bertahan sekuat tenaga saat bermain dengan 10 pemain. Namun sekali lagi, kami kebobolan dari sepak pojok. Kami harus melakukan sesuatu tentang hal itu, gerutu Inzaghi pada Sky Sport Italia.
Tentu saja susah bermain dengan 10 pemain saja selama 50 menit. Saya memasukkan Alex karena saya melihat kami kesulitan dalam duel udara. Namun setelah kami memasukkan pemain terbaik kami dalam urusan duel udara, kami langsung kebobolan dari corner, imbuhnya. [initial]
(sky/dim)
Seperti yang diketahui, saat melawat ke markas di giornata 18 Serie A 2014/15, Minggu (11/1), Milan hanya bisa bermain imbang 1-1. Mereka juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Mattia De Sciglio diusir wasit. Rossoneri bisa unggul lebih dulu melalui penalti Jeremy Menez. Namun, heading Kamil Glik di menit 81 membuat kemenangan yang ada di depan mata sirna.
Gol Glik sendiri tercipta setelah memanfaatkan umpan dari sepak pojok. Di laga sebelumnya, kala sua Sassuolo, Milan tumbang juga akibat gagal mengantisipasi corner lawan. Inzaghi pun meradang karena anak-anak asuhnya kembali kebobolan via set piece.
Kami mestinya bisa mengatasi situasi dengan lebih baik saat 11 pemain melawan 11 pemain di atas lapangan. Kami mencoba bertahan sekuat tenaga saat bermain dengan 10 pemain. Namun sekali lagi, kami kebobolan dari sepak pojok. Kami harus melakukan sesuatu tentang hal itu, gerutu Inzaghi pada Sky Sport Italia.
Tentu saja susah bermain dengan 10 pemain saja selama 50 menit. Saya memasukkan Alex karena saya melihat kami kesulitan dalam duel udara. Namun setelah kami memasukkan pemain terbaik kami dalam urusan duel udara, kami langsung kebobolan dari corner, imbuhnya. [initial]
Baca Juga:
- Review: Milan Nyaris Diinjak Torino
- Highlights Serie A: Torino 1-1 Milan
- Cerci dan Podolski di Stiker Panini
- Dibanding Gabung Madrid, De Sciglio Lebih Ingin Juara Bareng Milan
- Agen Bantah Destro Bakal ke Milan
- Inzaghi Beber Kondisi Terakhir Skuat Milan
- Inzaghi Tak Paham Mengapa Milan Lemah Dalam Set Pieces
- Inzaghi Waspadai Serangan Balik Torino
- Jumpa Torino, Inzaghi Wajibkan Tiga Poin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45




















