Juventus Ini Masih Jauh dari Level Tim Hebat

Gia Yuda Pradana | 15 September 2026 04:43
Juventus Ini Masih Jauh dari Level Tim Hebat
Pemain Sassuolo Luca Lipani (depan) berebut bola dengan pemain Juventus Teun Koopmeiners dalam pertandingan Serie A, Senin (14/9/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Bola.net - Juventus kembali mendapat kritik setelah takluk dari Sassuolo di Serie A. Lele Adani menilai Juventus masih sangat jauh dari level tim hebat yang mampu bersaing di papan atas.

Kekalahan tersebut memperpanjang keraguan terhadap kemampuan Bianconeri di bawah Luciano Spalletti. Masalah cedera dan kesalahan individu juga membuat upaya tim untuk menemukan konsistensi menjadi semakin sulit.

Advertisement

Spalletti sebelumnya membawa perubahan positif ketika pertama kali menangani tim pada musim lalu. Situasi itu menjadi salah satu alasan klub mempertahankannya untuk kembali memimpin skuad pada musim ini.

1 dari 4 halaman

Juventus Belum Menemukan Konsistensi

Spalletti memiliki pengalaman panjang dan pernah membawa Napoli menjuarai Serie A pada 2023. Dengan rekam jejak tersebut, ia dianggap memiliki kapasitas untuk membawa Juventus bersaing memperebutkan gelar.

Akan tetapi, awal musim justru berjalan di luar harapan klub dan pendukung. Juventus belum mampu menunjukkan performa konsisten setelah melalui sejumlah pertandingan kompetitif.

Cedera turut memperberat pekerjaan Spalletti dalam membangun permainan. Kesalahan individu juga berulang kali merugikan tim dan membuat hasil pertandingan tidak sesuai dengan harapan.

2 dari 4 halaman

Lele Adani Ragukan Kualitas Skuad

Adani menilai berbagai persoalan tersebut menunjukkan bahwa Juventus masih memiliki jarak yang besar untuk mencapai level tertinggi. Ia juga mempertanyakan kemampuan Spalletti menempatkan para pemain pada posisi terbaik mereka.

“Juventus tidak mampu menempatkan para pemain dalam posisi untuk tampil maksimal. Saya bertanya-tanya: apakah ini tim hebat? Menurut saya, mereka masih jauh. Jika Conceicao mengarahkan bola tetapi selalu meleset, Kelly salah membaca situasi dan Kolo Muani melakukan kesalahan saat mencoba mengunci pertandingan, semua itu menjadi kesalahan yang merugikan. Ketika melakukan kesalahan, Anda akan kalah dalam pertandingan.”

Komentar tersebut muncul setelah kekalahan dari Sassuolo yang kembali memperlihatkan sejumlah kelemahan Juventus. Adani melihat kesalahan pemain bukan sekadar kejadian terpisah, melainkan bagian dari persoalan yang perlu segera diperbaiki.

3 dari 4 halaman

Spalletti Dituntut Segera Berbenah

Tekanan kini berada di pundak Spalletti dan para pemainnya. Mereka harus menemukan cara untuk mengurangi kesalahan sekaligus meningkatkan kualitas permainan dalam pertandingan berikutnya.

Akan tetapi, perbaikan tersebut tidak akan mudah jika masalah cedera terus mengganggu. Spalletti perlu memaksimalkan pemain yang tersedia agar Juventus dapat membangun stabilitas dalam permainan.

Musim masih panjang sehingga peluang untuk mengubah keadaan tetap terbuka. Namun, Juventus harus segera menunjukkan perkembangan jika ingin menjadikan musim ini lebih baik dan bersaing di level tertinggi.

Sumber: Talk Juve

4 dari 4 halaman

Klasemen