Kasus Tuduhan Pemerkosaan, Ronaldo Anggap 2018 Tahun Terburuk
Asad Arifin | 22 Agustus 2019 08:31
Bola.net - Cristiano Ronaldo menyebut tahun 2018 menjadi tahun terburuknya sebagai seorang pribadi. Sebab, dia begitu kesal ketika mendapat tuduhan telah melakukan tindakan asusila kepada seorang perempuan di Amerika Serikat.
Ronaldo memang sempat dilanda kabar miring pada tahun 2018 yang lalu. Seorang perempuan asal Amerika, Kathryn Mayorga menggugat bintang Juventus tersebut di pengadilan Las Vegas ada dugaan kasus pemerkosaan.
Kathryn Mayorga melaporkan Ronaldo atas kejadian yang terjadi pada Juni 2009, ketika itu Ronaldo masih bermain di Manchester United. Meskipun sudah lama, Mayorga melaporkan kembali kasus ini pada kepolisian Las Vegas.
Kasus ini kemudian berlanjut di persidangan. Pada akhirnya, Ronaldo dinyatakan tidak mendapat hukuman karena kurangnya bukti secara fisik. Simak penuturan Ronaldo terkait kasus tersebut di bawah ini ya Bolaneters.
Tahun Terburuk Cristiano Ronaldo
Berdasar pada pemberitaan Der Spiegel, Kathryn Mayorga merasa telah diperkosa Ronaldo pada Juni 2009 di salah satu kamar hotel di Las Vegas. Kedua belah pihak lantas sepakat menutup kasus ini dan Ronaldo harus membayar 375 ribu dolar AS.
Hanya saja, pada tahun 2018 lalu, Mayorga kembali membuka kasus ini. Kasus ini baru selesai pada Juli 2019 lalu dengan putusan akhir Ronaldo bebas dari hukuman. Tidak ada bukti yang kuat dalam kasus ini.
Ronaldo rupanya sangat kesal dengan kejadian tersebut. Dia merasa bahwa tuduhan itu telah membuat orang meragukan kepribadiannya.
"2018 mungkin menjadi tahun paling buruk bagi saya, secara pribadi. Ketika publik mulai mempertanyakan kehormatanku, itu sungguh menyakitkan, itu sangat menyakitkan," ucap Ronaldo kepada Televisi Portugal, ITV.
Ronaldo Ingin Tutup Kasus Ini
Cristiano Ronaldo sangat geram dengan kasus tersebut. Bahkan, sebenarnya dia tidak ingin banyak bicara terkait tuduhan Kathryn Mayorga. Tetapi, dia harus membeli diri bersuara atas kasus ini.
"Saya tidak nyaman berbicara kasus ini, tetapi ketika ada seseorang yang menyerang kehormatan Anda, itu sangat sulit," kata pemain berusia 34 tahun tersebut.
Kasus ini bahkan dikabarkan berdampak pada sesi pramusim Juventus. Sebab, Si Nyonya Tua tidak mendapatkan izin untuk menjalani tur pramusim di Amerika Serikat pada tahun 2019. Padahal, di tahun sebelumnya, Juventus selalu mampir ke Amerika.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











