Kebiasaan Buruk Milan yang Bikin Tijjani Reijnders dan Jovic Kesal
Editor Bolanet | 6 April 2025 09:24
Bola.net - Tijjani Reijnders tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kebiasaan buruk AC Milan yang selalu memulai pertandingan dengan performa buruk. Gelandang asal Belanda itu menyebut pola ini terus berulang di setiap laga.
Sementara itu, Luka Jovic berharap pelatih Stefano Pioli bisa melihat kontribusinya setelah tampil impresif melawan Fiorentina. Striker Serbia itu hanya menjadi pilihan ketiga di belakang Tammy Abraham dan Santiago Gimenez.
Pertandingan kontra Fiorentina berakhir imbang 2-2 setelah Milan berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol. Namun, hasil ini dinilai kurang memuaskan bagi AC Milan yang berambisi lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Reijnders Kesal dengan Kebiasaan Buruk Rossoneri
Reijnders mengaku frustrasi karena Milan selalu memulai pertandingan dengan performa buruk. Dalam empat laga terakhir di Serie A, Rossoneri sudah kebobolan empat gol dalam 15 menit pertama.
Gelandang berusia 25 tahun itu menegaskan tim harus segera menemukan solusi atas masalah ini. Meski begitu, ia tetap berkomitmen untuk terus berjuang demi klub.
"Lagi-lagi kami memulai pertandingan dengan kebobolan dua gol. Setiap pertandingan selalu sama," ujar Reijnders kepada Sky Sport Italia.
"Kami mencoba bangkit, tapi sulit jika selalu memulai seperti ini. Kami harus terus berjuang, itu yang terpenting," tambahnya.
Jovic Berharap Dapat Kesempatan Lebih Banyak
Jovic tampil impresif sebagai pemain pengganti melawan Fiorentina. Performanya bahkan membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match.
Striker berusia 26 tahun itu berharap Pioli bisa memberinya lebih banyak kesempatan bermain. Ia mengaku selalu siap memberikan yang terbaik kapanpun dibutuhkan.
"Saya mencoba yang terbaik dengan waktu bermain yang diberikan. Fiorentina adalah mantan klub saya, tapi sekarang saya bermain untuk Milan," kata Jovic.
"Saya ingin bermain di setiap pertandingan. Saya melakukan yang terbaik dan berharap pelatih melihatnya," lanjutnya.
Masalah Kronis Milan yang Belum Terpecahkan
Milan tampaknya belum menemukan solusi atas masalah kebobolan cepat di awal pertandingan. Jovic mengaku bingung mengapa hal ini terus terjadi.
Meski begitu, ia memuji mentalitas tim yang mampu bangkit dari ketertinggalan. Hasil imbang ini dinilai lebih menguntungkan Fiorentina daripada Milan.
"Saya tidak tahu harus berkata apa, tapi kami harus menemukan jawabannya," ujar Jovic.
"Dalam 10 menit kami kebobolan dua gol. Setidaknya kami menunjukkan karakter dan mentalitas. Saya pikir kami layak menang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

