Kisah Debut Buffon Bersama Parma
Dimas Ardi Prasetya | 22 Maret 2017 20:25
Bola.net - - Mantan pelatih , Nevio Scala, mengenang kembali memorinya 22 tahun lalu saat ia memutuskan untuk memberikan Gianluigi Buffon kesempatan melakukan debutnya bersama I Gialloblu.
Buffon, kini 39 tahun, dikenal sebagai seorang kiper top. Tak cuma bagi , tapi juga bagi timnas Italia. Bahkan bisa dibilang ia adalah salah satu kiper terbaik yang pernah ada di sepanjang sejarah sepakbola.
Perjalanan karir Buffon dimulai di klub bernama Parma, pada tahun 1995 silam. Pelatih yang berjasa mengorbitkannya untuk pertama kali adalah Nevio Scala.
Scala kemudian menceritakan bagaimana awal mula ia memainkan Buffon. Ia sempat pusing tujuh keliling mempersiapkan timnya melawan AC Milan, karena saat itu kiper utamanya berhalangan tampil.
Pada akhirnya, Scala pun memutuskan untuk memainkan Buffon. Sebab ia melihatnya tampil meyakinkan di sesi latihan dan persiapan jelang pertandingan sulit tersebut.
Pada hari Minggu kami bermain melawan Milan, dan saya sampai tidak tidur karenanya. Pada akhirnya meskipun saya pikir keputusan itu datang dari dalam diri saya: ia bermain. Gigi bermain, kenang Scala pada Gazzetta dello Sport.
Pada hari Selasa minggu itu, starter Luca Bucci cedera. Ada dua kiper tersisa, Gigi dan Alessandro Nista, yang terakhir adalah cadangan. Sejak sesi latihan pada hari Selasa, Pelatih kiper saya Enzo Di Palma dan saya telah melakukan hal yang sama seperti biasa tapi kami telah melakukan penilaian yang berbeda atas Buffon, bebernya.
Kami melihat bahwa tidak ada yang bisa mencetak gol saat berhadapan dengannya. Tidak seorang pun. Jadi pada Sabtu, setelah sesi latihan berakhir, saya mendatangi Enzo dan berkata: 'apakah kau melihat apa yang saya lihat?'. Ia berkata: 'Anda bahkan tidak perlu mengatakan itu'.
Scala kemudian bertanya langsung pada Buffon soal kesiapannya bermain menghadapi laga tersebut. Dan ternyata anak asuhnya itu sendiri sudah siap bermain, baik secara fisik maupun mental.
Saya memberitahu Buffon pada Sabtu malam di kamp latihan. Singkatnya, saya mendatangi Gigi dan berkata: 'Bagaimana jika dirimu bermain besok?' Ia menjawab: 'Boss, apa masalahnya?' Itu gila, ia sudah menjelma jadi seorang pria dewasa, serunya.
Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor 0-0. Buffon tampil istimewa. Usai laga, Scala pun tak sungkan untuk memberikan pujian kepada anak muda tersebut.
Pertandingan itu berakhir tanpa gol dan ia membuat sebuah penyelamatan yang fantastis. Jika laga itu berakhir buruk saya pikir mereka akan mengejar saya, tapi saya yakin dengan setiap pilihan yang saya buat, tegasnya.
Setelah pertandingan? Saya memberinya pujian, saya tidak menyangka bahwa ia akan merayakan dengan heboh setelah laga itu dan seperti itulah akhirnya. Cukup sederhana, ia adalah sebuah fenomena, pujinya.
Baca Juga:
Insigne Akui Bercanda Dengan Buffon Terkait Kontroversi Wasit
Donnarumma Disahkan Sebagai Penerus Buffon
Buffon Sanjung Neuer Sebagai Kiper Modern Terbaik
Buffon Ternyata Pernah Hampir Gabung Barcelona
Buffon Bongkar Rahasia Penampilan Primanya
Buffon: Investor Asing Buruk Bagi Serie A
Juventus 0 Shot di Babak Kedua vs Sampdoria
Buffon Bicara Rekor dan Kemenangan Juventus Atas Sampdoria
Cannavaro: Buffon Adalah Mitos
Buffon Siap Pecahkan Rekor Prestisius Boniperti
Casillas Selalu Tereliminasi Lawan Juventus
Numero Uno, Buffon Baru Kebobolan Dua Gol
Buffon Berharap Juventus Tak Bertemu Leicester
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
Prediksi Torino vs Como 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 12:10
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






