Maldini, Simbol AC Milan
Editor Bolanet | 3 April 2014 14:51
- CEO AC Milan Barbara Berlusconi mengatakan bahwa Paolo Maldini adalah simbol Rossoneri. Menurutnya, kapan pun sang mantan kapten ingin kembali dan berkontribusi bagi klub, pintu akan selalu terbuka.
Beberapa waktu lalu, menyusul tersingkirnya Milan dari Liga Champions yang dilengkapi dengan performa jeblok di Serie A, Maldini melontarkan kritik pedas. Menurut Maldini, klub yang pernah dia bela selama 24 tahun karier profesionalnya itu tak lagi punya mental juara. Namun, meski begitu, Barbara menegaskan bahwa status Maldini sebagai legenda Milan tidak pernah berubah.
Paolo Maldini adalah simbol Milan. Semua tifosi Milan pasti berpikiran sama. Tak ada masalah atau friksi apa pun dengannya, papar Barbara usai mempresentasikan Casa Milan seperti dilansir Football Italia.
Sama seperti tifosi Milan lainnya, dia hanya ingin melihat klub ini berjaya. Kalau dia mau jadi bagian dari klub lagi dan ingin berkontribusi lebih, kami akan menyambutnya dengan senang hati, imbuh Barbara.
Sebelum pensiun di usia 40 pada 2009, Maldini sempat menyatakan bahwa dia tidak punya keinginan untuk melanjutkan kariernya ke jenjang kepelatihan.
Andai nanti Maldini 'gabung' Milan lagi, tampaknya itu bukan untuk melatih maupun menjadi staf pelatih di skuat Rossoneri. Pasalnya, dia pernah menolak tawaran Carlo Ancelotti untuk jadi bagian staf kepelatihan di Chelsea lima tahun silam. Jadi, tawaran yang sama besar kemungkinan juga bakal dia tolak. [initial]
(foti/gia)
Beberapa waktu lalu, menyusul tersingkirnya Milan dari Liga Champions yang dilengkapi dengan performa jeblok di Serie A, Maldini melontarkan kritik pedas. Menurut Maldini, klub yang pernah dia bela selama 24 tahun karier profesionalnya itu tak lagi punya mental juara. Namun, meski begitu, Barbara menegaskan bahwa status Maldini sebagai legenda Milan tidak pernah berubah.
Paolo Maldini adalah simbol Milan. Semua tifosi Milan pasti berpikiran sama. Tak ada masalah atau friksi apa pun dengannya, papar Barbara usai mempresentasikan Casa Milan seperti dilansir Football Italia.
Sama seperti tifosi Milan lainnya, dia hanya ingin melihat klub ini berjaya. Kalau dia mau jadi bagian dari klub lagi dan ingin berkontribusi lebih, kami akan menyambutnya dengan senang hati, imbuh Barbara.
Sebelum pensiun di usia 40 pada 2009, Maldini sempat menyatakan bahwa dia tidak punya keinginan untuk melanjutkan kariernya ke jenjang kepelatihan.
Andai nanti Maldini 'gabung' Milan lagi, tampaknya itu bukan untuk melatih maupun menjadi staf pelatih di skuat Rossoneri. Pasalnya, dia pernah menolak tawaran Carlo Ancelotti untuk jadi bagian staf kepelatihan di Chelsea lima tahun silam. Jadi, tawaran yang sama besar kemungkinan juga bakal dia tolak. [initial]
Klik Juga:
- Casa Milan, Markas Baru Rossoneri
- Coentrao Diincar Milan Gantikan Abate
- Duo Attaccante Maut Serie A Satu Dekade
- Capocannoniere Serie A Periode 2003-2013
- Banjir Gol Dalam Sejarah Serie A
- EDITORIAL: Ronaldinho, Jenius Master Jogo Bonito
- 14 'Doppietta' Kaka Dengan Seragam Milan
- Gol-gol Terbaik Kaka
- EDITORIAL: Kaka dan Memori Indah Milan Tujuh Tahun Silam
- Brasil 2014 dan Pancaran Pesona WAGs Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:41

-
Arsenal Ungguli AC Milan Dalam Perburuan Gelandang Bayern, Leon Goretzka
Liga Inggris 3 Maret 2026, 11:45
LATEST UPDATE
-
Liga Arab Saudi Tetap Jalan di Tengah Konflik Iran, Derby Jeddah Siap Digelar
Asia 6 Maret 2026, 12:46
-
Wah! Andai Jadi Juara EPL, Gelar Arsenal Bisa Dipertanyakan
Liga Inggris 6 Maret 2026, 12:17
-
Absen di Dua Laga Terakhir Arsenal, Begini Update Cedera Martin Odegaard
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:45
-
Gelandang Juventus Ini Masuk Daftar Belanja Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:25

















