Matteo Gabbia: Pemimpin Tanpa Ban Kapten di Barisan Belakang AC Milan
Gia Yuda Pradana | 8 September 2025 12:50
Bola.net - AC Milan sudah lama sadar bahwa lini pertahanan mereka perlu dibenahi. Beberapa musim terakhir, rapuhnya barisan belakang terlihat jelas, dan kini Massimiliano Allegri mencoba cara baru. Sosok yang dipilihnya untuk jadi palang pintu utama adalah Matteo Gabbia, bek jebolan akademi yang dulu sering dianggap “pemanis bangku cadangan.”
Menurut MilanNews, perubahan formasi dari empat bek menjadi tiga bek ternyata pas banget buat Gabbia. Ia ditempatkan di tengah, jadi jangkar, dan tampil jauh lebih mantap. Pengalaman enam bulan di Villarreal pada 2023 lalu seolah jadi titik balik; ia kembali ke Milan dengan rasa percaya diri yang berbeda.
Gabbia kini bukan lagi si pemain akademi yang hanya muncul di situasi darurat. Dia berkembang jadi bek yang matang, penuh karakter, dan mampu memberi rasa aman. Allegri pun tak ragu menjadikannya pilihan utama di lini belakang.
Suara Pemimpin meski Tanpa Ban Kapten
Yang membuat Gabbia makin menonjol bukan cuma permainannya, tapi juga sikapnya. Di ruang ganti, ia sering bersuara lantang, seolah jadi pemimpin tambahan, padahal ban kapten tidak pernah melingkar di lengannya.
Setelah laga penutup musim lalu melawan Monza, Gabbia bicara tegas. “Di Milan, kami tidak pernah kekurangan apa pun. Kami harus mengambil tanggung jawab, fokus di lapangan, dan tampil jauh lebih baik daripada tahun ini,” ujarnya.
Ia lalu menambahkan, “Saya pikir sudah seharusnya mereka yang benar-benar ingin bertahan tetap di sini. Saya tidak melihat ada yang ingin pergi, tetapi penting bahwa siapa pun yang bertahan harus memberikan segalanya dan tidak memikirkan apa pun selain Milan, serta fokus melakukan yang terbaik di lapangan dan di Milanello setiap pekan.” Kata-kata itu menunjukkan betapa besar rasa cintanya pada Milan.
Kontrak Panjang dan Peran Baru
Puncak kebangkitan Gabbia terjadi ketika ia mencetak gol kemenangan dramatis di Derby della Madonnina September lalu. Gol itu jadi simbol kebangkitannya, sekaligus hadiah manis bagi tifosi. Tak lama kemudian, ia mendapat kontrak baru hingga 2029, tanda betapa besarnya kepercayaan Milan padanya.
Di lapangan, Gabbia sekarang jadi komando lini belakang. Ia rajin mengatur rekan-rekannya, menyesuaikan garis pertahanan, hingga memastikan semua posisi tetap rapi. Bersama Mike Maignan, ia jadi duet yang membuat Allegri bisa tidur nyenyak.
Bagi Allegri, Gabbia kini pemain yang tak tergantikan. Dari sekadar maskot akademi, kini ia berubah jadi pilar utama Milan. Kisahnya membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan rasa cinta pada klub bisa mengubah segalanya.
Sumber: MilanNews, Sempre Milan
Klasemen Serie A/Liga Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:25
-
Catatan Menarik Korea Selatan vs Ceko: Son Heung-min Samai Rekor Legenda
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:14
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:07
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 13:43
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 00:01
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:06
-
Link Live Streaming Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 22:29
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











