Maurizio Sarri: Italia Terlalu Terobsesi dengan Rotasi
Yaumil Azis | 20 September 2019 23:03
Bola.net - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri kerap dikritik karena kebiasannya yang jarang merotasi pemain. Saat ditanya soal itu, ia menjelaskan alasannya dengan sedikit menyindir.
Keengganan Sarri melakukan rotasi pemain sempat membuat presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, kesal. Bahkan menurut kabar, Laurentiis memecat pelatih berumur 60 tahun tersebut karena dianggap tidak menggubris kritikannya.
Di Chelsea, ia juga mendapatkan kritikan yang sama. Namun lebih menyasar kepada satu pemain, Callum Hudson-Odoi, yang sempat merajuk ingin pindah ke klub lain lantaran jarang diberi kesempatan bermain.
Kebiasaan tersebut kembali dilakukan olehnya di Juventus pada musim ini. Pemain penting seperti Paulo Dybala, Adrien Rabiot, hingga Aaron Ramsey lebih sering menghuni bangku cadangan di lima pertandingan terakhir.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sindir Obsesi Rotasi di Italia
Materi Juventus bisa dikatakan melimpah pada saat ini. Seperti yang telah dijelaskan, ada banyak pemain berkualitas yang hanya menjadi hiasan di bangku cadangan.
Sarri pun kembali menjadi sorotan. Ia mendapat pertanyaan seputar keenggannya merotasi pemain dalam konferensi pers menjelang laga Serie A kontra Verona pada akhir pekan ini. Sarri menjawabnya dengan sedikit menyindir.
"Di Italia kami terlalu terobsesi dengan rotasi. Saya memainkan lebih dari 60 pertandingan di Inggris musim lalu dan ada tim yang melakukannya semuanya dengan 14 pemain," tutur Sarri seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Mungkin di sin kami lebih menggunakan energi mental ketimbang fisik. Saat sesuatu tidak bekerja dengan baik, saya lebih ingin memahami alasannya dan membenahinya," lanjutnya.
Alasan Mengapa Sarri Enggan Merotasi
Lebih lanjut, Sarri menjelaskan bahwa dirinya akan melakukan rotasi jika memang benar-benar dibutuhkan. Seperti contohnya saat ada pemain penting yang tak bisa tampil penuh karena mengalami kelelahan.
"Sekarang ini, tim harus menemukan organisasi yang kuat dan kami hanya bisa melakukannya dengan konsistensi di posisi kunci. Kami akan membuat perubahan jika seseorang mengalami kelelahan," tambahnya.
"Perihal bola-bola tinggi, itu adalah masalah konsentrasi dan agresivitas yang bisa kami selesaikan," sambungnya lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Sarri juga belum bisa membocorkan soal susunan starting XI-nya untuk melawan Verona. "Kami akan melihat sitausinya karena kami memiliki satu sesi latihan lagi," tandasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Matuidi Ungkap Kelemahan Juventus dan Penyesalannya di Laga Atletico
- Matuidi Tidak Pernah Ingin Hengkang dari Juventus
- Data dan Fakta Serie A: Juventus vs Hellas Verona
- Prediksi Juventus vs Hellas Verona 21 September 2019
- Ketemu, Inilah Wanita Penyelamat yang Memberikan Burger Sisa pada Cristiano Ronaldo Muda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liga Champions: Bayern vs PSG
Liga Champions 7 Mei 2026, 00:00
-
Barcelona Ditawari Wesley Fofana, Chelsea Sudah Tetapkan Harga
Liga Spanyol 6 Mei 2026, 23:50
-
Pilih Lawan Arsenal di Final UCL? Bayern Munchen Aja!
Liga Inggris 6 Mei 2026, 21:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern vs PSG
Liga Champions 6 Mei 2026, 21:05
-
Harry Kane vs Ousmane Dembele, Ojo Dibandingke
Liga Champions 6 Mei 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18















