Mempertanyakan Efektivitas 3-5-2 AC Milan
Gia Yuda Pradana | 14 Januari 2026 00:10
Bola.net - AC Milan kembali meraih hasil imbang di Serie A/Liga Italia akhir pekan lalu, sebuah situasi yang kian akrab sepanjang musim ini. Hasil tersebut memunculkan pertanyaan baru terkait pendekatan taktik yang digunakan Massimiliano Allegri.
AC Milan sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan memecah pertahanan lawan yang bertahan rendah. Namun, isu ini tidak sepenuhnya berkaitan dengan kualitas pemain yang tersedia.
AC Milan justru mulai diarahkan pada perdebatan formasi, terutama penggunaan 3-5-2 yang selama ini menjadi andalan. Pergeseran ke 4-3-3 saat mengejar ketertinggalan membuka diskusi soal fleksibilitas taktik ke depan.
Formasi Andalan AC Milan yang Mulai Diuji

Massimiliano Allegri sejak awal masa jabatannya cepat menetapkan 3-5-2 sebagai kerangka utama permainan. Skema ini bukan pilihan pertamanya, tetapi hasil positif membuatnya bertahan cukup lama.
Kekalahan dari Cremonese sempat menghadirkan 4-3-3 sebagai eksperimen awal. Namun, hasil yang kurang memuaskan mendorong Allegri kembali ke sistem tiga bek.
Dalam beberapa pekan terakhir, konsistensi hasil mulai menurun meski struktur permainan tetap terjaga. Namun, kondisi ini memunculkan kebutuhan akan penyesuaian, terutama saat menghadapi lawan dengan blok rendah.
Pandangan tentang Formasi 3 Bek AC Milan dari Pengamat Taktik

Jurnalis Pietro Mazzara menilai AC Milan berpotensi mendapat keuntungan jika meninggalkan tiga bek dalam situasi tertentu. Ia menulis pandangan tersebut setelah hasil imbang di Florence yang memperlihatkan dampak positif lini belakang empat pemain.
“Pertanyaan yang muncul adalah: bukankah 3-5-2, dalam situasi tertentu, menjadi solusi taktik yang sedikit membatasi Milan?” tulis Mazzara. Pernyataan itu menegaskan bahwa sistem yang stabil belum tentu selalu paling efektif.
“Istilahnya, kemarin Fullkrug menunjukkan bahwa ia bisa menjadi penopang yang sangat baik bagi rekan setimnya,” lanjut Mazzara. “Ia dua kali memberi umpan kepada Pulisic dan menurunkan garis Fiorentina sehingga tim bisa mendorong permainan ke depan.”
Mazzara juga melihat potensi berbeda jika pendekatan berubah. “Dalam 4-3-3 atau 4-2-3-1, menarik melihat bagaimana Milan dengan gelandang kuat yang mampu menusuk sisi lapangan dapat mengembangkan permainan,” tulisnya.
Opsi 4 Bek AC Milan untuk Situasi Tertentu

Laporan terpisah mengungkap Allegri kembali menguji lini belakang empat pemain dalam sesi pertandingan akhir pekan. Pendekatan ini dipertimbangkan untuk menghadapi tim yang menumpuk pemain di area pertahanan.
Calciomercato.com menilai eksperimen tersebut tidak bersifat sementara. Namun, pendekatan ini akan terus dieksplorasi dalam beberapa pekan ke depan.
Perubahan formasi juga memberi dampak pada rotasi pemain. Alexis Saelemaekers berpeluang mendapat jeda yang selama ini sulit ia peroleh.
Selain itu, formasi empat bek membuka ruang bagi Christopher Nkunku dan Niclas Fullkrug. Keduanya dinilai lebih optimal beroperasi di tengah dalam skema tiga penyerang, tetapi dengan kebutuhan peran yang berbeda.
AC Milan kini berada pada fase evaluasi penting menjelang penentuan posisi empat besar. Apakah 3-5-2 tetap menjadi fondasi utama atau hanya salah satu opsi, jawabannya akan terlihat dalam rangkaian laga berikutnya.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Madura United Fokus Benahi Tim jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Bek Inter Milan Tampil di Bawah Standar pada Laga Krusial
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Real Madrid Kalah dari Barcelona, tapi Vinicius Junior Menunjukkan Sinyal Kebangkitan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








