Paulo Dybala Masih Positif Virus Corona? Belum Tentu
Yaumil Azis | 1 Mei 2020 01:47
Bola.net - Oriana Sabatini mengklarifikasi situasi pasangannya yang sekarang memperkuat Juventus, Paulo Dybala. Ia berkata bahwa hasil tes virus Corona terbaru dari penyerang asal Argentina itu belum keluar sampai sekarang.
Seperti yang diketahui, Dybala dinyatakan positif terinfeksi virus Corona pada bulan Maret lalu. Ia kemudian menjalani proses swakarantina yang harusnya berlangsung selama dua pekan saja.
Dybala merupakan pemain Juventus ketiga yang terjangkit virus tersebut. Dua rekan setimnya, Daniele Rugani serta Blaise Matuidi, juga mengalami hal yang sama dan sudah dinyatakan pulih beberapa pekan kemarin.
Namun sampai sekarang, Dybala belum dinyatakan pulih dari virus Corona. Padahal sudah lewat dari 40 hari sejak dirinya pertama kali diklaim terinfeksi virus tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Klarifikasi Oriana Sabatini
Beberapa pemberitaan menyebutkan bahwa Dybala masih memiliki virus Corona di tubuhnya. Kesimpulan itu tercipta karena belum ada laporan soal hasil tes yang menunjukkan bahwa Dybala negatif Covid-19.
Oriana, yang juga sempat diberitakan positif Covid-19, langsung angkat bicara untuk mengklarifikasi situasi pasangannya itu. Ia mengatakan kalau hasil tesnya belum keluar sampai sekarang.
"Paulo tidak positif lagi, dia hanya harus menunggu. Dia melakukan tes terbaru dan kami belum mendapatkan hasil, jadi kami tidak tahu dari mana kabar ini berasal," ujar Oriana kepada Canal 9.
"Sama seperti waktu kami berbicara dengan sangat terbuka soal hasil tes yang positif, kami juga akan mengumumkan hasil tes negatif saat kami mendapatkannya," lanjutnya.
Virus Bisa Tahan Sampai 2 Bulan
Tuttosport sempat berbicara dengan ahli virus Italia, Profesor Giovanni Di Perri, untuk menanyakan situasi ini. Dan ternyata, virus Corona bisa bertahan di tubuh manusia sampai dua bulan lamanya.
"Hal lain yang menonjol dari virus ini ketimbang yang lainnya adalah dia bisa bertahan cukup lama," ungkap Di Perri.
"Ini tidak biasanya, karena waktu pemulihan cenderung berlangsung selama delapan sampai 37 hari. Namun dalam beberapa kasus bisa mencapai dua bulan," lanjutnya.
Kabar baiknya, virus Corona tidak selalu mampu merusak tubuh. "Menjadi positif tidak selalu merusak tubuh," pungkasnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










