Paulo Dybala Panen Kritik dari Media Italia: Lembek dan Tidak Fokus
Asad Arifin | 10 November 2020 10:57
Bola.net - Hasil imbang yang diraih Juventus saat berjumpa Lazio membuat nama Paulo Dybala tersudut. Pemain yang punya julukan La Joya itu dianggap tampil buruk dan punya andil pada gol yang dicetak Lazio.
Juventus berkunjung ke markas Lazio pada Minggu (8/11/2020) malam WIB. Pada duel pekan ke-7 Serie A di Stadion Olimpico itu, Juventus hanya bermain imbang dengan skor 1-1.
Juventus unggul lebih dulu dari gol yang dicetak Cristiano Ronaldo pada menit ke-15. Si Nyonya Tua tampil sangat dominan dan mendapat banyak peluang untuk bisa menambah gol.
Salah satu peluang datang dari Ronaldo, tetapi sepakannya hanya mengenai tiang gawang. Ronaldo kemudian ditarik keluar pada menit ke-76. Posisi pemain 35 tahun itu kemudian digantikan Paulo Dybala.
Kritik Keras untuk Paulo Dyabala
Paulo Dybala gagal memberi dampak besar untuk Juventus. Pemain 26 tahun justru dianggap membuat lini depan Juventus kesulitan. Pada akhirnya, Lazio justru mampu mencetak gol lewat aksi Felipe Caicedo.
Gol pada menit 90+5 itu terjadi setelah Paulo Dybala kehilangan penguasaan bola.
Performa buruk Paulo Dybala pun mendapat banyak kritik dari media Italia. La Gazzetta dello Sport terang-terangan mengkritik eks pemain Palermo. "Dia menukik dan bola seperti terbakar. Terlalu banyak umpan sederhana dan bola itu hilang," tulisnya.
"Apa yang terjadi?," tulis La Gazzetta dello Sport.
Corriere menyebut Dybala masuk lapangan dalam kondisi yang tidak fit. Kondisinya cukup buruk dan gagal memberi dampak penting bagi lini depan Juventus.
Tuttosport pun ikut menyerang Dybala. Walau berbasis di Turin, mereka cukup keras mengkritik Paulo Dybala. "Lembek dan tidak fokus. Dia tidak fit, dan dia bermain meski ada masalah fisik," katanya.
Pembelaan Andrea Pirlo
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, punya pendapat yang berbeda soal Paulo Dybala. Pria 41 tahun itu tidak ingin menyalahkan La Joya atas performa di Juventus dan tidak merasa ada hal yang buruk dari penampilan sang pemain.
"Ketika anda kebobolan satu gol, itu bukan karena kesalahan individual tetapi kesalahan tim. Kami menang dan kalah sebagai sebuah tim," ucap Andrea Pirlo.
"Kami harus mengatasi situasi seperti ini dengan lebih baik. Kami harus lebih lapar untuk mencapai hasil yang kami inginkan hingga detik terakhir pertandingan." ujarnya.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga:
Juventus Kebobolan di Detik Akhir Laga, Ini Dua Pemain yang Layak Dijadikan Kambing Hitam
Petinggi Inter Milan Serukan Boikot Jeda Internasional, Ada Apa?
Kabar Baik Buat Juventus, Cedera Cristiano Ronaldo Diprediksi Tidak Parah
Miralem Pjanic Pernah Nyaris Pindah ke Inter Milan, Mengapa Batal?
Paulo Dybala Panen Hujatan, Bos Juventus Membela
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














