Pengakuan Jujur Federico Dimarco: Sempat Kehilangan Kepercayaan Diri di Inter Milan
Editor Bolanet | 30 September 2025 13:17
Bola.net - Bek sayap andalan Inter Milan, Federico Dimarco, membuat sebuah pengakuan yang jujur dan terbuka. Ia mengakui bahwa dirinya sempat berjuang melawan krisis kepercayaan diri dalam beberapa waktu terakhir.
Pengakuan mengejutkan ini ia sampaikan dalam sesi konferensi pers pralaga. Momen tersebut terjadi jelang duel penting Inter Milan melawan Slavia Praha di ajang Liga Champions.
Pemain timnas Italia itu merasa performanya di atas lapangan sempat menurun drastis. Ia merasa tidak tampil di level yang sama seperti yang ia tunjukkan dalam tiga setengah tahun terakhir.
Namun, Dimarco menegaskan bahwa ia kini sedang dalam proses untuk bangkit. Ia berterima kasih kepada pelatih dan rekan-rekan setimnya yang telah membantunya melewati periode sulit tersebut.
Krisis di Level Pribadi
Inter Milan saat ini tengah berada dalam tren yang sangat positif. Mereka sedang mengincar kemenangan keempat secara beruntun di semua kompetisi saat menjamu Slavia Praha.
Di tengah suasana optimistis itu, Federico Dimarco justru membuka diri soal perjuangan personalnya. Ia mengaku sedang bekerja keras untuk mengembalikan kepercayaan diri yang sempat hilang.
Saat diminta untuk menjelaskan lebih lanjut, ia pun memberikan jawaban yang sangat jujur.
"Saya sedikit kehilangan kepercayaan diri di level pribadi," ujar Dimarco pada hari Senin (29/9/2025). "Saya menyadari bahwa saya tidak tampil sebaik yang saya lakukan dalam tiga setengah tahun terakhir bersama Inter, tapi itu bisa terjadi," lanjutnya.
Bantuan dari Orang Terdekat
Lebih lanjut, Dimarco menjelaskan bahwa ia tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Ia mendapat dukungan penuh dari orang-orang di sekelilingnya di dalam klub.
Lingkungan yang suportif di Inter Milan menjadi kunci baginya untuk bisa bangkit. Peran pelatih dan para pemain lain disebutnya sangat krusial dalam proses pemulihannya.
Dimarco pun tak ragu untuk mengungkapkan hal tersebut di hadapan media.
"Saya sedang melewatinya dengan bantuan dari pelatih dan rekan-rekan setim saya," tegasnya, menunjukkan betapa pentingnya dukungan mereka.
Menit Bermain Jadi Kunci
Selain dukungan moral, ada satu faktor lain yang dinilai Dimarco sangat berpengaruh pada perkembangannya. Faktor tersebut adalah jumlah menit bermain yang ia dapatkan di atas lapangan.
Musim lalu, ia merasa sering ditarik keluar di pertengahan babak kedua. Menurutnya, situasi seperti itu membuatnya sulit untuk bisa berkembang secara maksimal sebagai seorang pemain.
"Anda hanya bisa mempersiapkan diri untuk pertandingan dengan cara bermain. Seringkali ditarik keluar pada menit ke-60 membuat saya sulit untuk berkembang," jelasnya.
"Saya bermain lebih banyak tahun ini, dan itu terlihat hasilnya," tambah Dimarco.
Lupakan Masa Lalu, Tatap Masa Depan
Mentalitas untuk bangkit yang ditunjukkan Dimarco sejalan dengan semangat timnya secara keseluruhan. Inter Milan kini bertekad untuk melupakan kegagalan masa lalu dan fokus pada musim ini.
Saat ditanya soal kekalahan menyakitkan 0-5 dari PSG di final Liga Champions musim lalu, ia memberi jawaban tegas. Menurutnya, kenangan pahit itu tidak lagi mereka pikirkan.
"Kami tidak memikirkan masa lalu lagi," katanya.
"Kami telah memulai musim ini dengan kemenangan yang bagus dan kami ingin terus melanjutkannya seperti itu," pungkas Dimarco.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sejarah Kelam Juventus Terulang
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:35
-
2 Gol Tanpa Senyum Teun Koopmeiners
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:24
-
Runtuhnya Juventus Jadi Alarm Keras bagi Wakil-wakil Italia di Eropa
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:22
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:20
LATEST UPDATE
-
Menang 0-1 di Kandang Benfica, Real Madrid Masih Jauh dari Kata Aman!
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:13
-
Vinicius Junior Cetak Gol ke-31 di Liga Champions, Lampaui Kaka
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:10
-
Monaco vs PSG: Laga Aneh Bagi Luis Enrique
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:00
-
Kalah 5-2 dari Galatasaray, Juventus Yakin Bakal Comeback di Turin
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:57
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 09:57
-
Real Madrid dan Gol yang Tak Terputus di Era Arbeloa
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:54
-
Galatasaray Permalukan Juventus, Okan Buruk: Hari yang Mantap!
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:46
-
Dortmund vs Atalanta 2-0: Marten De Roon Tak Kehilangan Harapan
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:40
-
Jose Mourinho Nyinyiri Vinicius Junior: Selebrasimu Problematik!
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:38
-
Sejarah Kelam Juventus Terulang
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:35
-
2 Gol Tanpa Senyum Teun Koopmeiners
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:24
-
Runtuhnya Juventus Jadi Alarm Keras bagi Wakil-wakil Italia di Eropa
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:22
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

