Pesan Cassano di Tengah Pandemi Corona: Tetap di Rumah dan Bikin Bayi!
Dimas Ardi Prasetya | 19 Maret 2020 22:18
Bola.net - Eks penyerang AC Milan Antonio Cassano meminta semua orang di Italia patuh menjalankan perintah karantina di kediaman masing-masing agar pandemi Virus Corona di negara itu cepat berakhr.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan pada Desember 2019 lalu, Virus Corona telah menyebar ke ratusan negara. Italia menjadi salah satu negera yang paling tidak beruntung.
Sebab mereka menjadi negara yang terkena dampak paling parah di luar China. Awalnya pemerintah berusaha mencegah Covid19 menyebar dengan mengkarantina sejumlah daerah di utara Italia.
Namun karena virus itu penyebarannya makin tak terkontrol, pemerintah Italia akhirnya menetapkan karantina secara nasional. Semua penduduk harus tetap bertahan di dalam rumah, mengisolasi dirinya masing-masing.
Dengan demikian, virus itu tidak makin menyebar. Covid19 itu sendiri menyebar dengan parah karena awalnya penduduk Italia meremehkan virus tersebut.
Pesan Cassano
Antonio Cassano kemudian berusaha memberikan pesan pada semua orang di Italia agar tidak membandel. Sebab jika mereka tak menuruti aturan pemerintah, pandemi itu tak akan cepat berakhir.
Ia sendiri awalnya juga sempat meremehkan virus tersebut. Kini ia memerintahkan agar semua orang agar tetap berdiam diri di rumah saja, dan melakukan kegiatan yang menyenangkan.
"Jika Anda terus keluar, kita masih akan berada di sini pada tahun 2040," ketus Cassano pada Tiki Taka, seperti dilansir Football Italia.
“Dua minggu yang lalu, saya pikir virus ini adalah sesuatu yang dangkal, tetapi kita harus takut pada virus ini. Tetap di rumah, menonton film, dan bikin bayi," imbuh pria yang juga pernah memperkuat Parma ini.
Perpanjangan Masa Karantina
Pemerintah Italia sebelumnya menyatakan bahwa masa karantina di Italia akan berlaku hingga 3 April 2020 mendatang. Namun kabar terbaru menyebut bahwa masa karantina itu bisa diperpanjang.
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte meluncurkan serangkaian tindakan yang mendesak orang untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin dan berlatih menjaga jarak sosial untuk menghindari penularan. Tetapi setelah Italia mencatat jumlah kematian tertinggi dalam satu hari, Conte sekarang diperkirakan akan memperpanjang karantina keamanan melewati batas waktu 3 April.
Sebelumnya, ada laporan pada hari Rabu di mana jumlah korban yang meninggal dalam sehari mencapai 475 jiwa, setelah mereka positif terinfeksi Corona. Sampai saat ini, total jumlah korban yang meninggal akibat Covid19 tersebut di Italia mencapai lebih dari 3.000 jiwa.
(football italia)
Baca Juga:
- Rugani Positif Corona, Ternyata Pasangannya Sedang Hamil
- Tak Ada Lionel Messi, Ini 5 Pemain di Eropa dengan Gol Terbanyak Tahun 2020
- Immobile Pendam Satu Harapan, Ini Tentang Lionel Messi
- Biasa Hisap 60 Batang Rokok per Hari, Juventus Terapkan Isolasi Khusus pada Maurizio Sarri
- Immobile Ungkap Metode Kepelatihan Klopp, Emery, Inzaghi, dan Conte
- Pesan Indah Dari AC Milan: Setelah Istanbul Ada Athena
- 10 Pemain Pemain Top Bakal Berstatus Free Transfer, Siapa yang jadi Idola Bolaneters?
- Sebagai Pelatih, Siapa yang Terbaik Antara Kakak Beradik Filippo dan Simone Inzaghi?
- Jika Gabung Juventus, Nama Ilicic Pasti Sudah Disorot Seluruh Dunia
- Shevchenko Optimis Badai Corona di Italia Segera Berlalu
- Zlatan Ibrahimovic: Ayo Bersama-sama Tendang Virus Corona!
- AC Milan Masih Melekat Erat di Hati Andriy Shevchenko
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


