Rapor Penyerang Juventus Musim 2021/2022: Siapa Jadi Mesin Gol Setelah Ronaldo Pergi?
Asad Arifin | 14 Oktober 2021 15:18
Bola.net - Juventus kehilangan mesin gol terbaiknya dalam tiga musim terakhir, Cristiano Ronaldo, pada awal musim 2021/2022. Lantas, dari nama-nama yang ada di skuad Juventus saat ini, siapa pengganti sosok Ronaldo?
Ronaldo sangat dominan di lini depan Juventus dalam tiga musim terakhir. Pemain asal Portugal itu mencetak 101 gol dan membuat 22 assist dari 134 laga yang dimainkan di semua ajang.
Tak ada pemain Juventus yang mampu mendekati catatan gol pemain yang kini pindah ke Manchester United tersebut.
Di bawah kendali pelatih Massimiliano Allegri, musim ini lini depan Juventus diisi pemain-pemain top lain seperti Paulo Dybala, Alavaro Morata, dan Federico Chiesa. Lalu, ada Moise Kean yang pulang ke Turin.
Lantas, bagaimana performa para penyerang Juventus? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Alvaro Morata

Usia: 28 tahun
Penampilan: 7 laga
Gol/assist: 3/1
Ulasan performa: Tanpa Ronaldo, Morata jadi andalan untuk peran 'target man'. Pada era Ronaldo, Morata sering kali harus mengalah dengan bermain lebih dalam dan menjadi pelayan Ronaldo.
Sejauh ini, Morata bisa diandalkan. Duetnya dengan Paulo Dybala berjalan dengan baik. Morata merupakan tipe pemain yang bisa dipasangkan dengan siapa pun. Bahkan, dia juga bisa menjadi penyerang tunggal.
Moise Kean

Usia: 21 tahun
Penampilan: 7 laga
Gol/assist: 1 gol
Ulasan performa: Si anak hilang pulang ke Turin. Kean memang diandalkan pada era Allegri sebelumnya. Tapi, setelah berkelana ke Everton dan PSG, Kean tampak butuh waktu untuk adaptasi.
Kean belum dipercaya untuk tampil penuh pada tujuh laga yang dimainkan. Sejauh ini, satu gol dicetaknya ketika Juve berjumpa Spezia. Kean harus segera mendapatkan level terbaiknya jika ingin mendapat tempat di starting XI.
Paulo Dybala

Usia: 27 tahun
Penampilan: 6
Gol/assist: 3/2
Ulasan performa: Setelah Ronaldo pergi, Paulo Dybala kembali menjadi andalan di lini depan. La Joya kembali menjadi pusat dari serangan Juventus dan tampak butuh waktu untuk mendapat sentuhan terbaiknya.
Dybala sejatinya sudah mulai mendapatkan level terbaiknya. Tapi, dia kemudian mengalami cedera ringan. Dybala diprediksi sudah cukup bugar usai jeda internasional dan siap memimpin lini serang Juventus.
Federico Chiesa

Usia: 23 tahun
Penampilan: 7 laga
Gol/assist: 2/1
Ulasan performa: Chiesa acap kali disebut sebagai proyek masa depan Juventus. Performanya memang sangat bagus dan bisa diandalkan. Tapi, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Penyelesaian akhir Chiesa belum cukup bagus. Dia sering melewatkan peluang emas. Hal ini bisa dimaklumi jika melihat posisi terbaiknya adalah winger. Di sisi lain, eks pemain Fiorentina itu sangat apik dalam hal dribel, duel satu lawan satu, dan agresif.
Dejan Kulusevski

Usia: 21 tahun
Penampilan: 9 laga
Gol/assist: 1 assist
Ulasan performa: Di bawah kendali Allegri, Kulusevski dua kali bermain sebagai penyerang dari sembilan laga. Kulusevski lebih sering bermain sebagai winger kanan.
Pemain asal Swedia punya dribel yang bagus. Tapi, dia belum cukup tajam seperti saat masih membela Parma. Kulusevski harus lebih sering mencoba melepaskan tendangan ke gawang.
Federico Bernardeschi

Usia: 27 tahun
Penampilan: 7 laga
Gol/assist: 1 assist
Ulasan performa: Bernardeschi bukan tipe penyerang tengah murni. Tapi, dia pernah sekali dimainkan sebagai penyerang yakin saat Dybala dan Morata absen. Eks pemain Fiorentina belum cukup maksimal performanya musim ini.
Kaio Jorge

Usia: 19 tahun
Penampilan: 1 laga
Gol/assist: -
Ulasan performa: Kaio Jorge datang dalam kondisi cedera. Dia belum banyak mendapat kesempatan bermain. Dia tampil sebagai pengganti pada duel lawan Torino dan hanya bermain satu menit.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Jadwal Siaran Langsung Serie A di RCTI Pekan Ini, 16-19 Oktober 2021
Jadwal Sepak Bola 16-19 Oktober 2021: Premier League, Serie A, La Liga, Ligue 1, dan Bundesliga
Arsene Wenger, Pelatih Paling Berjasa untuk Karier Olivier Giroud
Testimoni Pemain AS Roma: Harus Bekerja Dua Kali Lebih Keras untuk Puaskan Jose Mourinho
Ligue 1 Bakal Kurangi Jumlah Peserta, Dari 20 Menjadi 18 Klub
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










