Reaksi Netizen Lihat Pertahanan Juventus: Dari yang Terbaik, Kini Lembek Seperti Keju Swiss
Serafin Unus Pasi | 24 Juli 2020 16:56
Bola.net - Solidaritas lini belakang Juventus musim ini patut dipertanyakan. Bagaimana tidak, dalam sembilan tahun terakhir, inilah yang paling buruk. Kinerja paling tekor terjadi saat menghadapi AC Milan dan Udinese.
Dalam pertandingan melawan Udinese, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB tadi, Juventus kalah 1-2. Padahal bertahun-tahun saat menjadi juara, pertahanan Si Nyonya Tua begitu solid.
Catatan kebobolan Juventus sebelum musim ini selalu dibawah 30. Tapi sekarang sampai pekan ke-35 melawan Udinese, tim asuhan Maurizio Sarri itu sudah kemasukan 38 gol.
Pada musim 2011/12 Juventus kebobolan 20 gol, 2012/13 24 gol, 2013/14 23 gol, 2014/15 24 gol, 2015/16 20 gol, 2016/17 27 gol, 2017/18 24 gol, dan 2018/19 30 gol.
Musim ini, Juventus juga mencatat cleansheet atau bersih gol dalam satu pertandingan paling rendah. Dari 35 laga yang telah dijalani, tim kesayangan Juventini itu baru cleansheet di 11 partai.
Catatan itu jelas memperlihatkan ada masalah besar di jantung pertahanan Juventus. Terutama dalam lima pertandingan terakhir ketika kebobolan hingga 12 gol.
Tidak heran bila saja kompetisi dilanjutkan lagi setelah pelonggaran pandemi COVID-19, dalam 10 laga itu Juventus kalau dirata-rata sudah kehilangan 10 poin. Entah karena hasil pertandingan berakhir seri atau malah kalah.
Beruntung, Juventus masih ada di puncak klasemen. I Bianconeri tinggal butuh tiga poin lagi untuk mengunci gelar juara Serie A Italia.
Bahkan, Juventus tidak perlu berkeringat untuk menjadi juara asalkan Atalanta kalah dari AC Milan pada pekan ke-36. Kemudian Inter Milan dan Lazio gagal menang di pekan yang sama.
Bila itu terjadi, maka Juventus sudah tidak terkejar. Sebab, mereka punya head to head lebih bagus dari tiga pesaingnya itu.
Tapi, menarik untuk tahu bagaimana reaksi dari netizen di media sosial soal pertahanan Juventus yang bapuk. Dari berbagai lini masa media sosial, begitu banyak yang berkomentar.
Tagar #SarriOut juga menggema. Tidak peduli bahwa Juventus musim ini masih berpeluang besar meraih gelar juara.
Ini Gara-gara Cristiano Ronaldo
Ya Emang Gini Resiko Ganti Gaya Main
Dari Pertahanan Terbaik, Sekarang Selembut Keju Swiss
De Ligt Seperti Bek Amatir
Begitu Kebobolan, Langsung Runtuh
Tanpa Sarri pun Bisa Juara
Era Chiellini Sudah Berakhir
Gara-gara Danilo dan Sarriball
Tim Terburuk, Hanya Bisa Andalkan Ronaldo Doang
Tim Juventus Saat Ini Seperti Tanpa Pengaman
Sarri Pelatih yang tak Meyakinkan
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









