Review: Parma Buat Frustrasi Roma
Editor Bolanet | 15 Februari 2015 22:59
- AS Roma menjamu dalam giornata 23 Serie A 2014-15. pertandingan ini digelar di Olimpico Roma pada Minggu (15/02).
Meski menguasai pertandingan dari awal hingga akhir, Roma tak bisa memaksimalkan keunggulan mereka menjadi gol. Peluang terbaik Roma datang dari pemain pengganti Daniele Verde.
AS Roma, seperti diperkirakan sebelum laga, segera menguasai jalannya permainan sejak awal. parma lebih memilih menumpuk pemain mereka di belakang sehingga Roma dengan nyaman bisa mengatur serangan mereka.
Roma pun bisa menciptakan berbagai peluang manis. Adem Ljajic dan mampu menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Il Ducali. Hanya saja, Parma yang musim ini merupakan tim dengan pertahanan terburuk di Serie A bisa tampil disiplin kali ini.
Berkali-kali Antonio Mirante harus berjibaku membendung tembakan-tembakan dari para pemain Roma. Mirante bahkan harus melakukan double save untuk menjaga gawangnya tetap perawan pada menit ke-23.
Tak cuma para penyerang, gelandang-gelandang Roma juga sempat melepas tembakan-tembakan jarak jauh. Namun hingga babak pertama usai, tak ada gol tercipta bagi kedua tim.
Memasuki babak kedua, Rudi Garcia berusaha meningkatkan daya gedor Roma. Pemain muda Daniele Verde dimasukkan untuk menggantikan Daniele De Rossi.
Radja Nainggolan yang tak banyak bekerja secara defensif juga kerap menyumbang tembakan. Setidaknya tiga kali Nainggolan melepas tembakan yang semuanya masih melebar dari gawang Mirante.
Verde bahkan hampir mencetak gol pada menit ke-83. Sayang, tembakannya masih membentur mistar gawang dan kemudian mampu diselamatkan oleh lini pertahanan Parma.
Hasilnya, hingga pertandingan usai, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol. Hasil ini menipiskan jarak Roma dengan menjadi enam poin. Namun Juve berpeluang memperlebar jarak jika bisa mengalahkan dalam pertandingan selanjutnya.
Sementara itu, Parma masih berada di dasar klasemen dengan sepuluh poin dari 23 pertandingan. Namun hasil ini patut disyukuri mengingat tak pernah mudah mencuri poin di kandang Roma. Terlebih lagi, pertahanan Parma juga mulai tampil kokoh.
Statistik AS Roma - Parma
Meski menguasai pertandingan dari awal hingga akhir, Roma tak bisa memaksimalkan keunggulan mereka menjadi gol. Peluang terbaik Roma datang dari pemain pengganti Daniele Verde.
AS Roma, seperti diperkirakan sebelum laga, segera menguasai jalannya permainan sejak awal. parma lebih memilih menumpuk pemain mereka di belakang sehingga Roma dengan nyaman bisa mengatur serangan mereka.
Roma pun bisa menciptakan berbagai peluang manis. Adem Ljajic dan mampu menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Il Ducali. Hanya saja, Parma yang musim ini merupakan tim dengan pertahanan terburuk di Serie A bisa tampil disiplin kali ini.
Berkali-kali Antonio Mirante harus berjibaku membendung tembakan-tembakan dari para pemain Roma. Mirante bahkan harus melakukan double save untuk menjaga gawangnya tetap perawan pada menit ke-23.
Tak cuma para penyerang, gelandang-gelandang Roma juga sempat melepas tembakan-tembakan jarak jauh. Namun hingga babak pertama usai, tak ada gol tercipta bagi kedua tim.
Memasuki babak kedua, Rudi Garcia berusaha meningkatkan daya gedor Roma. Pemain muda Daniele Verde dimasukkan untuk menggantikan Daniele De Rossi.
Radja Nainggolan yang tak banyak bekerja secara defensif juga kerap menyumbang tembakan. Setidaknya tiga kali Nainggolan melepas tembakan yang semuanya masih melebar dari gawang Mirante.
Verde bahkan hampir mencetak gol pada menit ke-83. Sayang, tembakannya masih membentur mistar gawang dan kemudian mampu diselamatkan oleh lini pertahanan Parma.
Hasilnya, hingga pertandingan usai, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol. Hasil ini menipiskan jarak Roma dengan menjadi enam poin. Namun Juve berpeluang memperlebar jarak jika bisa mengalahkan dalam pertandingan selanjutnya.
Sementara itu, Parma masih berada di dasar klasemen dengan sepuluh poin dari 23 pertandingan. Namun hasil ini patut disyukuri mengingat tak pernah mudah mencuri poin di kandang Roma. Terlebih lagi, pertahanan Parma juga mulai tampil kokoh.
Statistik AS Roma - Parma
Penguasaan bola: 68% - 32%
Shot (on goal): 19 (4) - 5 (0)
Corner: 10 - 5
Pelanggaran: 7 - 14
Kartu kuning: 0 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain AS Roma: Mirante; Cassani (Zou, 90'), Mendes, Lucarelli, Costa; Mariga (Lodi, 87'), Mauri, Nocerino; Varela (Palladino, 78'), Belfodil, Rodriguez.
Susunan pemain Parma: De Sanctis; Florenzi, Manolas, Mapou, Cole; Keita, De Rossi (Verde, 58'), Nainggolan; Gervinho, Doumbia (Sanabria, 85'), Ljajic (Paredes, 77'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
LATEST UPDATE
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
-
Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 09:33
-
Ditekan Argentina Tanpa Henti, Inggris Perlahan Terkikis
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:39
-
Inggris Tak Mengubah Apa-apa, sedangkan Jalannya Laga Berubah Total
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:33
-
Gol yang Diimpikan Lautaro Martinez
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:28
-
Lionel Scaloni Sampai Tak Bisa Berkata-kata
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:25
-
Thomas Tuchel Jadi Biang Keladi Tersungkurnya Inggris
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:18
-
Rating Pemain Argentina usai Singkirkan Inggris: Messi Terbaik!
Piala Dunia 16 Juli 2026, 07:51
-
Man of the Match Inggris vs Argentina: Lionel Messi
Piala Dunia 16 Juli 2026, 04:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







