Roma Dikalahkan Como, Gasperini Ngamuk: Sepak Bola Sekarang Penuh Tukang Diving!
Afdholud Dzikry | 16 Maret 2026 04:23
Bola.net - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, tidak bisa menyembunyikan amarahnya setelah timnya tumbang 1-2 di markas Como pada lanjutan Serie A, Senin (16/3/2026) dini hari WIB. Ia mengecam keras keputusan wasit yang mengusir Wesley dan mengkritik tren pemain yang hobi melakukan simulasi.
Kekalahan ini terasa sangat menyesakkan bagi Serigala Ibu Kota yang sebenarnya sempat unggul lebih dulu. Keputusan memberikan kartu kuning kedua kepada Wesley dianggap sebagai titik balik yang menghancurkan skenario pertandingan.
Gasperini menilai insiden tersebut sangat mencederai sportivitas karena dipicu oleh aksi jatuh yang berlebihan. Bagi sang pelatih, hal ini menjadi noda besar bagi perkembangan sepak bola modern saat ini.
Kini Roma harus segera melupakan kekalahan pahit ini demi fokus ke kompetisi Eropa. Tantangan besar sudah menanti di depan mata untuk menyelamatkan musim mereka.
Sindiran Pedas untuk Tukang Diving
Kemarahan Gasperini memuncak saat membahas proses keluarnya kartu merah untuk Wesley. Ia merasa timnya menjadi korban dari akting pemain lawan yang tidak jujur di lapangan hijau.
Juru taktik kawakan ini bahkan menganggap memberikan komentar lebih jauh hanya akan membuang-buang waktu. Baginya, bukti di lapangan sudah sangat jelas memperlihatkan apa yang sebenarnya terjadi.
"Saya sudah melihat insiden Wesley, hari ini tidak ada gunanya mengomentari tren sepak bola ini, terutama soal diving," cetus Gasperini kepada DAZN.
Ia mengakui bahwa kehilangan satu pemain sangat memengaruhi cara timnya bertahan dari gempuran Como. Momen itu dianggapnya sebagai episode penentu yang mengacaukan ritme permainan Roma.
"Sayangnya itu adalah episode yang menentukan, sama seperti saat gol penyeimbang mereka terjadi," tambah pelatih berusia 68 tahun tersebut.
Ketergantungan pada Donyell Malen
Selain masalah wasit, Gasperini juga menyoroti lini serang timnya yang sempat kehilangan tajinya. Donyell Malen sempat membawa harapan lewat gol penaltinya sebelum ditarik keluar pada babak kedua.
Gasperini tidak menampik bahwa Malen adalah sosok masterclass yang sangat dibutuhkan tim saat ini. Tanpa kehadirannya, daya dobrak Roma menurun drastis dalam menciptakan peluang bersih.
"Kami memang mengandalkannya, itu wajar melihat berapa banyak gol yang kami cetak," jelas sang pelatih.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa kerja keras tim tetap menjadi landasan utama. Malen hanya bisa bersinar jika suplai bola dan kerja sama antar lini berjalan dengan mulus.
"Dia menciptakan peluang yang jelas dan bersih di setiap pertandingan, itu berarti tim bekerja dengan baik," lanjutnya lagi.
Bangkit Demi Liga Europa
Roma tidak punya banyak waktu untuk meratapi hasil buruk di Serie A ini. Jadwal padat memaksa mereka untuk segera memulihkan energi menjelang laga krusial hari Kamis.
Pertandingan leg kedua Liga Europa melawan Bologna akan menjadi ajang pembuktian mentalitas para pemain. Gasperini menuntut skuat mudanya untuk segera bangkit dari keterpurukan.
"Para pemain masih muda dan beberapa memiliki pengalaman, mereka harus segera memulihkan energi," tegas Gasperini.
Ia menyadari bahwa sanksi larangan bertanding pemainnya akan sedikit mengganggu kontinuitas skema tim. Namun, tidak ada alasan untuk tidak siap dalam laga hidup mati tersebut.
"Kamis adalah pertandingan yang penting dan kami harus siap," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

