Satu Fondasi, Tiga Teka-teki: Masa Depan Bek Tengah AC Milan
Gia Yuda Pradana | 24 Maret 2025 15:47
Bola.net - Musim 2025/26 bakal menjadi era perubahan bagi AC Milan. Mulai dari pelatih kepala hingga direktur olahraga, perombakan tampaknya tak terelakkan. Namun, satu hal yang masih menggantung adalah situasi bek tengah Rossoneri.
Milan dalam beberapa tahun terakhir telah memperkuat lini pertahanannya. Meski sempat mengalami pasang surut, kini mereka memiliki empat bek tengah yang bisa diandalkan. Keputusan besar pun menanti manajemen di bursa transfer mendatang.
Dalam beberapa musim terakhir, Milan kerap kesulitan memiliki empat bek tengah dalam kondisi prima. Dari era Fikayo Tomori dan Pierre Kalulu, hingga berkembangnya Malick Thiaw, masalah cedera dan inkonsistensi kerap menjadi kendala.
Matteo Gabbia: Pilar Tak Tergoyahkan

Di antara empat nama yang ada, hanya satu yang tampaknya pasti bertahan: Matteo Gabbia. Faktor utama bukan hanya karena performanya, tetapi juga statusnya sebagai pemain Italia yang krusial dalam regulasi skuad.
Sejak kembali dari Villarreal, Gabbia menunjukkan perkembangan signifikan. Kesalahan di Zagreb memang mencolok, tetapi secara keseluruhan, dia tampil stabil dan jarang melakukan blunder fatal. Konsistensinya menjadi nilai tambah tersendiri.
Selain itu, Gabbia adalah pemain binaan akademi Milan. Dia memahami filosofi klub, tak pernah mengeluh soal peran di tim, dan selalu vokal di hadapan media usai laga sulit. Semua faktor ini membuatnya menjadi bagian penting dalam proyek klub.
Malick Thiaw: Potensi yang Tak Boleh Terbuang

Jika ada satu bek yang layak dipertahankan selain Gabbia, itu adalah Malick Thiaw. Bek asal Jerman ini memang belum sepenuhnya mencapai puncak potensinya, tetapi kualitas yang dia tunjukkan cukup menjanjikan.
Thiaw memiliki atribut fisik yang ideal, kecepatan yang cukup baik, dan kemampuan distribusi bola yang mumpuni. Dia bisa menjadi bagian integral dalam fase membangun serangan jika mendapatkan bimbingan yang tepat.
Namun, ada satu faktor yang bisa mengubah segalanya: tawaran besar. Jika ada klub yang bersedia membayar mahal, Milan mungkin harus mempertimbangkan penjualannya. Meski begitu, keputusan ini tak boleh diambil sembarangan.
Strahinja Pavlovic: Perjudian yang Bisa Berbuah Manis

Performa Strahinja Pavlovic dalam beberapa bulan terakhir patut diapresiasi. Dia menunjukkan perkembangan yang signifikan, meskipun masih memiliki aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal pengambilan keputusan dan agresivitas.
Pavlovic adalah pemain dengan potensi besar, tetapi nasibnya akan sangat bergantung pada siapa pelatih baru Milan. Jika dia tidak sesuai dengan filosofi pelatih berikutnya, kemungkinan besar dia akan lebih sering menjadi cadangan.
Dari segi finansial, Milan tidak akan kesulitan jika ingin menjual Pavlovic. Nilainya di pasar cukup tinggi, dan jika diberikan waktu, dia bisa menjadi aset yang lebih berharga di masa depan. Namun, apakah Milan bersedia bersabar?
Fikayo Tomori: Nama Besar dengan Status Tak Pasti

Di antara empat bek tengah Milan, Fikayo Tomori adalah sosok yang paling memecah belah opini. Ada yang menganggapnya sebagai pemain yang harus dijual, sementara yang lain masih percaya pada kualitasnya.
Tomori sudah berada di Milan sejak 2021 dan seharusnya sudah mencapai titik konsistensi. Namun, performanya naik-turun dan sering kali terlalu agresif dalam duel satu lawan satu, yang berujung pada blunder yang merugikan tim.
Minat dari klub-klub Premier League masih tinggi dan Milan bisa mempertimbangkan untuk melepasnya jika ada tawaran menarik. Hal ini bisa menguntungkan kedua belah pihak, terutama jika Milan ingin mendatangkan bek baru.
Perombakan? Tidak Sesederhana Itu

Mengingat faktor-faktor di atas, apakah Milan benar-benar perlu melakukan perombakan besar di lini belakang? Jawabannya tidak sesederhana itu.
Jika keempat bek ini bersedia bertahan dan bersaing, Milan sebenarnya tidak perlu buru-buru melepas salah satu dari mereka. Dengan jadwal yang padat dan kompetisi di berbagai ajang, memiliki empat bek berkualitas bisa menjadi keuntungan tersendiri.
Namun, faktor finansial dan keputusan pelatih baru akan sangat menentukan. Tawaran besar bisa menggoda Milan untuk melepas salah satu nama, dengan Tomori sebagai kandidat utama. Bursa transfer musim panas akan menjadi panggung keputusan krusial bagi Rossoneri.
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Profil Igor Tudor: Pelatih Asal Kroasia yang 'Pulang' ke Juventus
Bintang Muda yang Bersinar di Serie A 2024/2025
Kegagalan Proyek Thiago Motta di Juventus dalam Waktu Kurang dari 300 Hari
AC Milan Buka Pintu Keluar untuk Fikayo Tomori
Perburuan Victor Osimhen: Juventus, PSG, dan MU Berebut Striker Napoli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal 3 Maskot Piala Dunia 2026: Maple, Zayu, dan Clutch
Piala Dunia 4 Juni 2026, 08:50
-
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













