Sayap-sayap Patah: Evaluasi Posisi Full-Back di Skuad AC Milan
Gia Yuda Pradana | 26 Maret 2025 15:57
Bola.net - AC Milan menghadapi dilema besar di sektor full-back, khususnya di sisi kiri. Theo Hernandez, yang sebelumnya menjadi motor serangan, kini mengalami penurunan drastis. Tak ada pesaing sepadan untuk mendorong performanya kembali ke puncak.
Musim ini, Hernandez lebih sering dikaitkan dengan kartu merah dan penalti gagal daripada gol-gol spektakuler. Harapan bahwa dia akan kembali ke bentuk terbaiknya masih menggantung, tetapi tanda-tanda itu belum juga muncul.
Milan harus segera mengambil keputusan. Apakah mereka akan terus mendukung Hernandez dengan kontrak baru, atau mencari pengganti yang lebih konsisten di musim panas nanti?
Konsistensi Walker di Sisi Kanan

Di sisi kanan, Milan tampaknya menemukan stabilitas dengan kedatangan Kyle Walker. Pemain pinjaman dari Manchester City ini telah memberikan ketenangan di lini belakang meski performanya tak selalu mencolok.
Walker mungkin tidak lagi secepat dulu, tapi pengalamannya menjadi aset berharga bagi tim. Dia bahkan bisa beradaptasi sebagai bek tengah dalam skema tiga bek jika diperlukan.
Kehadirannya juga memberikan kepemimpinan yang dibutuhkan skuad Milan. Namun, usianya yang sudah 34 tahun menuntut manajemen untuk segera mencari calon penggantinya di masa depan.
Emerson Royal: Perekrutan yang Gagal?

Milan awalnya mencoba mencari solusi jangka panjang dengan mendatangkan Emerson Royal dari Tottenham. Namun, transfer senilai €15 juta ini terbukti tidak membuahkan hasil.
Performanya tak memenuhi ekspektasi, hingga akhirnya Walker diboyong untuk menstabilkan sektor kanan. Cedera yang diderita Emerson pada Januari semakin memperburuk situasinya di klub.
Kini, masa depannya di Milan semakin tidak pasti. Opsi terbaik mungkin adalah menjualnya di musim panas, menghindari posisi surplus pemain yang hanya akan membebani skuad.
Urgensi Perombakan

AC Milan tidak bisa menutup mata terhadap masalah di sektor full-back mereka. Dengan Theo yang menurun, Walker yang menua, dan Emerson yang gagal, perombakan besar-besaran menjadi kebutuhan mendesak.
Fabio Paratici, yang dikabarkan akan menjadi direktur olahraga baru, harus segera membuat keputusan strategis. Apakah Milan akan membangun kembali dari pemain yang ada, atau mencari wajah-wajah baru untuk mendukung ambisi mereka?
Yang jelas, jika Milan ingin kembali bersaing di puncak, mereka tidak bisa terus bertaruh pada kepastian yang semu. Sektor full-back harus diperbaiki, sebelum sayap mereka benar-benar patah.
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Fenomena Comeback AC Milan: Indentitas Baru atau Bom Waktu yang Berdetak?
- Dwi Tunggal: Chemistry Instan Joey Pelupessy dan Thom Haye di Lapangan Tengah
- Tiga Kepala, Satu Jiwa: Kegarangan Justin Hubner dan Penampilan Tanpa Cacat Para Penjaga Gerbang Garuda
- Tembok Baja di Garis Belakang: Harmoni Trio JIR Membentengi Gawang Garuda
- Tembok Solid di Jantung Pertahanan Garuda dan Kemenangan untuk Suporter Setia
- Ragnar Oratmangoen: Menikmati Ramadhan, Mengecap Manisnya Kemenangan
- Gol Tunggal Sejuta Makna: Ole Romeny dan Asa Timnas Indonesia yang Kembali Menyala
- Kemenangan Timnas Indonesia, Debut Menjanjikan Joey Pelupessy, dan Tembok Kokoh Rizky Ridho
- Timnas Indonesia Jinakkan Bahrain: Mengubah Taktik, Mengubah Nasib
- Satu Gol, Sejuta Harapan: Malam Magis Timnas Indonesia di SUGBK
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






