Sebagai Legenda, Donadoni Merasa Tak Dianggap AC Milan
Asad Arifin | 20 Oktober 2017 20:03
Bola.net - - Semasa masih aktif menjadi pemain, nama Roberto Donadoni bukan sosok yang biasa saja bagi AC Milan. Bisa dibilang, Donadoni adalah salah satu legenda besar dalam sejarah panjang Milan.
Donadoni bermain untuk Milan pada tahun 1986 hingga 1996. Selama 10 tahu, ia mencatatkan 261 penampilan di Serie A dan mencetak 18 gol. Sempat satu musim bermain untuk MetroStars, Donadoni kembali bermain untuk Milan pada tahun 1997 hingga 1999.
12 tahun berkarir di Milan, Donadoni memberikan enam gelar Serie A, tiga gelar di Liga Champions dan beberapa gelar lain.
Donadoni sejak tahun 2001 menjadi pelatih. Namun, tidak sekalipun ia pernah mendapatkan tawaran untuk melatih Milan. Seolah apa yang pernah diberikan saat masih aktif sebagai pemain tidak membekas.
Mengapa Milan tidak pernah menganggap saya? Sepertinya Milan tidak pernah merasa bahwa saya berada di level permainan mereka atau menganggap pelatih lain lebih baik dari saya, ucap Donadoni kepada Gazzetta.
Semasa jadi pelatih, capaian monumental Donadoni adalah saat ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia pada tahun 2016 hingga 2008. Selebihnya, ia hanya melatih tim-tim papan tengah Italia, atau bisa dibilang juga tim medioker.
Beberapa tim yang pernah dilatih oleh juru taktik berusia 54 tahun yakni: Lecce, Livorno, Genoa, Cagliari, Parma dan kini melatih . Donadoni pernah melatih Napoli, tapi hanya satu tahun pada 2009.
Mengapa saya belum mendapat kesempatan melatih klub besar? Jangan ajukan sebuah pertanyaan yang tidak bisa saya jawab. Saya menghindari hal-hal yang membuang energi, tutup Donadoni.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
-
Hasil Como vs Venezia: Pasukan Cesc Fabregas Amankan Tiga Poin dan Posisi Empat
Liga Italia 1 November 2026, 20:29
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
LATEST UPDATE
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




