Sedih, Klub Serie C Ini Batal Rekrut Ibrahimovic Gara-gara Virus Corona
Yaumil Azis | 31 Maret 2020 00:49
Bola.net - Direktur Monza, Adriano Galliani, mengatakan bahwa timnya sudah berencana merekrut Zlatan Ibrahimovic musim panas nanti. Namun rencana itu batal karena pandemi virus Corona.
Ibrahimovic kembali berlabuh di Italia pada awal bulan Januari kemarin dengan status bebas transfer. Tepat setelah kontraknya bersama klub MLS, LA Galaxy, usai akhir bulan Desember kemarin.
Kebersamaan antara Ibrahimovic dan Milan hanya terikat oleh kontrak yang berdurasi enam bulan saja. Namun jika kedua belah pihak sama-sama sepakat, kontrak itu bisa bertambah sampai setahun ke depan.
Dan kendati usianya sudah tidak lagi muda, yakni 39 tahun, Ibrahimovic masih bisa memberikan dampak yang positif untuk Milan. Sejauh ini, ia sudah mengantongi tiga gol dari delapan penampilannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Batal Merekrut Ibrahimovic
Kepergian Zvonimir Boban dari jajaran direksi membuat masalah internal Milan jadi terekspos ke publik. Dan imbasnya, Ibrahimovic jadi dikabarkan ingin hengkang dari San Siro pada akhir musim ini.
Ibrahimovic dikabarkan enggan menambah masa abdinya, dan Monza ingin mencoba memanfaatkan situasi tersebut. Namun pada akhirnya, semua rencana itu gagal karena pandemi virus Corona yang melanda Italia.
"Mari menaruh batu nisan pada mimpi Ibra. Batalnya kedatangan dia adalah salah satu dari efek samping virus Corona," ujar Galliani kepada Corriere della Sera.
"Dalam masa krisis global dan ketidakpastian mengenai tanggal dan kembalinya kejuaraan serta awalan untuk yang berikutnya, proyek itu menghilang," lanjutnya.
Polemik Pandemi Virus Corona di Italia
Italia sendiri bisa disebut sebagai negara yang paling terdampak virus Corona. Dilansir dari Worldometer.info, sedikitnya terdapat 101 ribu kasus positif virus Corona dengan jumlah kematian mencapai 11 ribu jiwa.
Serie A sendiri merupakan kompetisi pertama yang mengalami penundaan. Penyelenggara sudah berusaha agar kompetii tetap dilaksanakan, salah satunya adalah dengan menggelar laga tanpa kehadiran penonton.
Namun kebijakan tersebut ditentang oleh sebagian orang karena para pemain jadi terancam oleh kehadiran virus itu. Alhasil Serie A pun ditunda dan diikuti oleh ajang lain seperti Premier League dan Liga Champions.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










