Solusi Dari Muntari Untuk Atasi Masalah Rasial di Italia
Editor Bolanet | 17 Desember 2013 17:13
- Isu rasial merupakan salah satu masalah terbesar yang tak kunjung bisa dienyahkan dari sepakbola Italia. Intimidasi rasial dari penonton di stadion yang berakhir dengan sanksi nyaris terdengar setiap bulannya.
Sebagai salah satu pemain Afrika yang paling lama aktif bermain di Serie A, Sulley Muntari tentu sudah kenyang pengalaman mendapatkan berbagai macam intimidasi rasial dari penonton. Pemain asal Ghana ini lantas memberikan sarannya mengenai solusi yang tepat untuk memberantas budaya rasialisme di Italia.
Mentalitas ini hanya bisa diubah dengan memberikan contoh dan selalu mengingat bahwa ada anak-anak yang menyaksikan sikap kita. Jika seseorang berbuat sesuatu yang tidak layak di stadion, maka orang di sebelahnya harus mengingatkannya, ungkap pemain berusia 29 tahun ini.
Tentu seorang ayah yang baik tidak akan pernah mengijinkan anaknya belajar dari contoh buruk seperti itu. Apakah ia mau anaknya tumbuh dengan mentalitas yang sama dengan para pencaci itu?
Muntari memulai karirnya di Italia saat masih berusia 17 tahun pada 2001 lalu. Pemegang 78 caps bersama The Black Stars ini menghabiskan karirnya di Italia bersama dan Inter Milan sebelum akhirnya kini bergabung ke AC Milan. Ia juga sempat merasakan atmosfer sepakbola Inggris saat membela dan .[initial]
(fif/mri)
Sebagai salah satu pemain Afrika yang paling lama aktif bermain di Serie A, Sulley Muntari tentu sudah kenyang pengalaman mendapatkan berbagai macam intimidasi rasial dari penonton. Pemain asal Ghana ini lantas memberikan sarannya mengenai solusi yang tepat untuk memberantas budaya rasialisme di Italia.
Mentalitas ini hanya bisa diubah dengan memberikan contoh dan selalu mengingat bahwa ada anak-anak yang menyaksikan sikap kita. Jika seseorang berbuat sesuatu yang tidak layak di stadion, maka orang di sebelahnya harus mengingatkannya, ungkap pemain berusia 29 tahun ini.
Tentu seorang ayah yang baik tidak akan pernah mengijinkan anaknya belajar dari contoh buruk seperti itu. Apakah ia mau anaknya tumbuh dengan mentalitas yang sama dengan para pencaci itu?
Muntari memulai karirnya di Italia saat masih berusia 17 tahun pada 2001 lalu. Pemegang 78 caps bersama The Black Stars ini menghabiskan karirnya di Italia bersama dan Inter Milan sebelum akhirnya kini bergabung ke AC Milan. Ia juga sempat merasakan atmosfer sepakbola Inggris saat membela dan .[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










