Theo Hernandez Buka Luka Lama: Sejak Maldini Pergi, AC Milan Tak Lagi Sama
Dimas Ardi Prasetya | 22 Desember 2025 15:18
Bola.net - Paolo Maldini adalah sosok kunci di balik kedatangan Theo Hernandez ke AC Milan pada musim panas 2019. Mantan direktur teknis Rossoneri itu mendorong transfer sang bek kiri setelah pertemuan tak terduga di Ibiza.
Kesepakatan dengan Real Madrid akhirnya tercapai, meski dampak Theo tidak langsung terasa di musim pertamanya. Perlahan namun pasti, ia berkembang menjadi pilar penting di sisi kiri pertahanan Milan.
Di mata publik San Siro, Maldini dan Theo kerap dipandang sebagai simbol regenerasi Rossoneri. Keduanya identik dengan proyek jangka panjang yang membawa Milan kembali bersaing di papan atas.
Namun, cerita itu berubah drastis ketika Maldini didepak usai musim 2022/23 akibat perbedaan pandangan dengan pemilik baru, Gerry Cardinale. Dua tahun berselang, Theo pun menyusul pergi, meninggalkan banyak tanda tanya.
Pesan Perpisahan Theo yang Memicu Kontroversi

Kepergian Theo dari Milan tidak lepas dari sorotan karena pesan perpisahan yang ia unggah ke publik. Kalimat-kalimatnya dinilai menyiratkan kekecewaan mendalam terhadap arah klub.
Unggahan tersebut langsung memantik perdebatan di kalangan tifosi dan pengamat. Banyak yang menilai pesan itu sebagai kritik terselubung terhadap manajemen baru.
“Arah yang diambil klub dan beberapa keputusannya tidak mencerminkan nilai-nilai dan ambisi yang membawa saya ke sini.” Tulisnya kala itu. Theo kemudian mengonfirmasi bahwa pesan itu mencerminkan perasaannya yang sebenarnya.
“Itu kebenarannya. Ketika saya tiba, klub memiliki Massara, Boban, dan Maldini, idola saya. Ibra adalah pemain top, tetapi setelah Paolo pergi, semuanya berubah menjadi lebih buruk," serunya pada Gazzetta dello Sport.
Theo Ungkap Dampak Kepergian Maldini
Dalam wawancara panjang dengan Gazzetta dello Sport, Theo berbicara terbuka soal dampak pemecatan Maldini di Milan. Ia menyebut perubahan besar terjadi setelah legenda klub itu pergi.
Menurut Theo, Milan kehilangan figur sentral yang memahami identitas dan jiwa klub. Kehadiran sosok-sosok penting di balik layar perlahan menghilang.
“Saya merasa bingung. Tahun lalu, saya dan Calabria datang ke Milanello mengenakan jersey Paolo, dan beberapa orang tidak menyukainya," ungkapnya.
"Mereka merobek sebuah bendera tanpa alasan. Selain Ibra, kurangnya semangat Milanese sangat terasa," beber Theo.
Klasemen Liga Italia
(Gazzetta dello Sport)
Baca Juga:
- Theo Hernandez Bongkar Ultimatum yang Mengakhiri Kisahnya di AC Milan
- Musim Depan, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes dan Rekan Setimnya di Sassuolo Berpeluang Besar Pindah ke AC Milan!
- Alarm Bahaya AC Milan: Lini Belakang Bocor di Tiga Laga Terakhir
- Thiago Silva Resmi Pulang ke Porto, AC Milan dan Chelsea Harus Gigit Jari
- Gabriel Jesus Ditawarkan ke Milan, Opsi Pinjaman dari Arsenal Mengemuka
- AC Milan Buka Jalan Pulangkan Thiago Silva: Allegri Beri Lampu Hijau
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fiorentina vs Inter Milan: Mentalitas dan Kerja Keras jadi Pembeda
Liga Italia 23 Maret 2026, 10:06
-
Inter Milan 'Mandek' di Bulan Maret, Persaingan Scudetto Serie A Kian Terbuka
Liga Italia 23 Maret 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Waduh, Hansi Flick Mulai Ragu Barcelona Bisa Pertahankan Marcus Rashford?
Liga Spanyol 23 Maret 2026, 18:50
-
Belum Genap Semusim Bersama, Jonathan David Bakal Cabut dari Juventus?
Liga Italia 23 Maret 2026, 18:30
-
Liverpool Tikung Manchester United untuk Transfer Bintang Real Madrid Ini?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 18:07
-
Jadi Target Transfer Liverpool, Bek Barcelona: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 17:50
-
Inter Milan Intip Peluang untuk Daratkan Wonderkid Chelsea Ini
Liga Italia 23 Maret 2026, 17:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28









