Bola Beli: Sepatu Puma Ultra Cocok Bagi Kamu yang Ingin Seperti Aguero dan Griezmann
Afdholud Dzikry | 12 Januari 2021 13:45
Bola.net - Puma baru saja meluncurkan varian terbaru untuk sepatu sepak bola, yaitu Puma Ultra, yang dirilis pada Senin (11/1/2021). Mengandalkan kecepatan sebagai DNA dari Puma, sepatu Ultra sudah diuji coba oleh pesepak bola top dunia, Sergio Aguero, Antonine Griezmann, dan Nikita Parri.
Puma kembali menegaskan bahwa kecepatan merupakan DNA dari produk mereka. Untuk itu, Puma memperkenalkan generasi baru dari sebuah kecepatan dengan melengkapi Sepatu Ultra menggunakan teknologi Matryxevo yang memberikan stabilitas, ketahanan, dan traksi.
Puma Ultra dirancang untuk menjadi sepatu sepak bola paling ringan yang ada di dunia. Memadukan siluet dinamis yang menggunakan bagian atas Matryxevo ringan yang berteknologi canggih, dengan sol luar yang naluriah, sepatu ini menjadi andalan bagi para pesepak bola yang mengandalkan kecepatan.
"Fitur utama dari materiao Matryxevo yang baru adalah hanya terdiri dari satu lapisan. Kami ingin menyematkan semua fungsionalitas ke dalam satu bahan bagian atas untuk membuatnya semudah mungkin. Ini membantu kami untuk menciptakan kenyamanan yang superior tanpa melubangi bahan agar tetap ringan, kuat, dan tahan lama," ujar Kepala Senior Inovasi Puma, Roman Girard.
Sebagai percobaan, Puma telah menggandeng striker Manchester City, Sergio Aguero, penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, dan pemain putri Manchester City, Nikita Parris. "Respons dari para pemain profesional kami dan beberapa konsumen yang ikut uji coba sepatu ini sangat bagus," lanjut Girard.
Puma Ultra tersedia dengan warna kombinasi oranye, hitam, dan putih. Sepatu ini sudah bisa didapatkan di gerai resmi Puma di Indonesia dan tentunya melalui marketplace yang ada di Indonesia.
Membuat Sepatu Kecepatan dengan Bobot Optimal
Bertahun-tahun menguji sifat material, Puma telah bekerja sama dengan mitranya untuk mengembangkan metode untuk melapisi setiap serat individu dan membangun perpaduan sempurna antara benang poliester, benang karbon, dan serat aramid. Sebagaimana diketahui, serat amarid yang sangat kuat mengalir melalui sisi lateral atas.
Respons dari para pemain mengidentifikasi bahwa pemain membutuhkan lebih banyak dukungan di sisi lateral agar mencegah materi meregang. Benang karbon memberikan keringanan yang superior dan dukungan kaki tambahan untuk memicu gerakan maju yang eksplosif.
"Tujuan kami bukan membuat sepatu seringan mungkin, tapi menciptakan sepatu yang memiliki kecepatan dengan bobot optimal untuk memastikan fitur seperti kontrol, traksi, dan kenyamanan tidak terganggu. Kami bukan mengejar bobot sepatu, tapi mengejar adrenalin," ujar Manajer Lini Porduk Puma, Peter Stappen.
"Saat ini kami menggabungkan semua komponen. Sepatu memiliki semua properti penting yang kami inginkan, kenyamanan, stabilitas, dan daya tahan. Namun, mempertahankan bobot yang sangat ringan," lanjutnya.
Disadur dari: Bola.com (Benediktus G.P)
Published: 12/1/2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








