Deretan Biji Buah yang Bisa Dimakan, Punya Banyak Manfaat Lho!
Anindhya Danartikanya | 3 Januari 2020 09:40
Bola.net - Tubuh butuh banyak nutrisi untuk menjaga kesehatan. Buah-buahan termasuk pemasok nutrisi sehat alami. Saat mengonsumsi buah kebanyakan orang kerap membuang biji buahnya begitu saja, karena menganggap biji buah-buahan ini beracun dan tak bisa dimakan.
Padahal beberapa buah memiliki biji yang bisa dikonsumsi. Dengan pengolahan yang benar, biji-biji buah ini menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan. Biji-biji ini memiliki kandungan mineral dan vitamin yang menyehatkan. Jadi, jangan diabaikan begitu saja.
Pengolahannya juga cukup mudah dan memiliki rasa yang tak kalah lezat dari buah-buahannya. Asalkan Anda mengetahui caranya, maka biji buah akan sangat bermanfaat.
Berikut 7 biji buah-buahan yang masih bisa dikonsumsi, dirangkum dari berbagai sumber.
Biji Durian
Durian dikenal sebagai buah dengan aroma dan rasa yang kuat. Selain daging buahnya, biji durian juga memiliki manfaat saat dikonsumsi.
Warna biji durian biasanya antara cokelat muda hingga kemerahan. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa biji durian harus dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Ini karena biji durian yang mentah bisa bersifat toksik.
Biji durian yang direbus memiliki nutrisi sehat seperti serat, seng, kalsium, dan karbohidrat. Kandungan pati dalam biji durian ini juga cukup tinggi dan bisa menjadi pengganti sumber karbohidrat.
Kandungan serat dalam biji durian juga membantu mendukung pencernaan sehat, mencegah sembelit, dan menjadi sumber prebiotik untuk usus. Kalsium dan seng dalam biji durian juga mampu memberikan asupan nutrisi untuk tulang dan gigi.
Biji Nangka
Serupa dengan biji durian, biji nangka juga memiliki manfaat kesehatan saat dikonsumsi. Biji nangka mengandung dua vitamin B konsentrasi tinggi - tiamin dan riboflavin. Keduanya membantu memberi energi pada tubuh, serta melakukan fungsi penting lainnya dalam tubuh.
Selain itu, biji nangka menawarkan serat dan pati resisten yang melewati tubuh tanpa dicerna dan bertindak sebagai makanan bagi bakteri usus.
Serat dan pati resisten telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan yang kuat, termasuk mengontrol rasa lapar, penurunan kadar gula darah, peningkatan pencernaan dan sensitivitas insulin.
Biji nangka tidak boleh dimakan mentah karena kandungan antinutriennya. Merebus atau memanggangnya menjadi cara paling mudah untuk mengonsumsi biji ini.
Biji Mangga
Biji mangga kerap dibuang begitu saja. Namun, ternyata biji buah ini dapat bermanfaat saat diolah dan dikonsumsi. Biji mangga biasanya berwarna putih, berserat, kasar dan di dalamnya terdapat kernel.
Kernel biji mangga mengandung minyak, protein, serat, karbohidrat, fosfor, magnesium, natrium, dan kalsium. Biji mangga yang diolah dan diekstrasi juga memiliki senyawa bioaktif, fenolik, asam lemak tak jenuh, dan juga antioksidan.
Perlu diketahui, biji mangga hanya bisa dikonsumsi ketika sudah matang, dan cara pengolahannya yakni dijadikan bentuk bubuk, mentega, ataupun minyak.
Olahan biji mangga memiliki sifat anti-diabetik, mencegah peradangan, menyembuhkan diare, menurunkan berat badan, menyehatkan kulit dan rambut, mencegah kanker, dan menurunkan kolesterol.
Anggur
Tidak hanya buahnya, biji anggur ternyata juga memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Bahkan biji anggur juga dipercaya sebagai obat tradisional dan menjadi sumber nutrisi penting untuk tubuh. Biji anggur dikonsumsi dalam bentuk ekstrak.
Ekstrak biji anggur adalah suplemen makanan yang dibuat dengan membersihkan, mengeringkan, dan melumatkan biji anggur yang rasanya pahit. Biji anggur kaya akan antioksidan, termasuk asam fenolik, antosianin, flavonoid, dan kompleks proanthocyanidin (OPC) oligomer.
Ekstrak biji anggur telah terbukti secara klinis dapat menurunkan tekanan darah tinggi, melancarkan peredaran darah, mencegah radikal bebas, menguatkan tulang, sehatkan otak, ginjal, dan hati.
Biji Semangka
Banyak orang membuang biji saat mengonsumsi buah semangka. Bahkan sudah banyak varietas semangka yang dikembangkan tanpa biji. Padahal, biji semangka bisa dikonsumsi dan mengandung sejumlah mineral bermanfaat. Biji semangka rendah kalori dan padat nutrisi. Biji ini merupakan sumber protein, magnesium, seng, folat dan nutrisi lainnya.
Cara mengonsumsi biji semangka serupa dengan mengonsumsi biji labu dan biji bunga matahari. Anda bisa menyisihkan biji semangka, mengeringkannya, dan mengonsumsinya seperti kuaci sebagai camilan atau tambahan makanan.
Biji semangka dapat membantu menurunkan berat badan, menyehatkan kulit, dukung kekebalan tubuh, cegah penyakit jantung, atasi diabetes, sehatkan otak, dan meningkatkan kesuburan.
Biji Labu
Sama seperti semangka, biji labu juga memiliki manfaat kesehatan. Satu porsi atau kira-kira seperempat cangkir biji labu kuning memiliki sekitar 150 kalori, 15 gram lemak sehat, beberapa gram karbohidrat, dan 8-10 gram protein nabati.
Biji labu kaya akan antioksidan, zat besi, seng, magnesium dan banyak nutrisi lainnya. Biji labu utuh juga merupakan sumber serat yang baik.
Biji labu telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan. Manfaat ini termasuk peningkatan kesehatan jantung, kesehatan prostat dan perlindungan terhadap kanker tertentu.
Biji Pepaya
Biji pepaya mengandung berbagai mikronutrien esensial. Biji yang pahit ini terutama tinggi polifenol dan flavonoid, dua senyawa yang bertindak sebagai antioksidan. Antioksidan melawan radikal bebas penyebab penyakit untuk mencegah stres oksidatif dan menangkal penyakit kronis.
Terlebih lagi, biji pepaya mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat, termasuk asam oleat. Makanan kaya asam ini mampu mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol.
Seratnya yang tinggi juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan obesitas. Biji pepaya bisa dikonsumsi dengan mengeringkannya dan menjadikannya teh atau dikonsumsi langsung.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Anugerah Ayu Sendari/Editor: Nanang Fahrudin/Dipublikasi: 31 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
-
Prostitusi Sesama Jenis Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tangkap 2 Pria di Taman Daan Mogot
News 15 November 2025, 18:22
-
Bahlil Respons Isu IUP Raja Ampat: Saya Belum Lahir Barang Itu Sudah Ada
News 13 November 2025, 17:37
-
Menkes Budi Ungkap Fakta: Gaji Rp 100 Juta Masih Terima Bantuan Iuran BPJS
News 13 November 2025, 17:27
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




