Deretan Manfaat Bersepeda untuk Tubuh, Bisa Sehatkan Jantung
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2020 17:05
Bola.net - Bersepeda termasuk kegiatan berolahraga yang menyenangkan. Bersepeda membuat tubuh bergerak aktif dan menjadi satu di antara cara untuk menjaga kesehatan. Bersepeda bisa melemaskan otot pinggul dan lutut sendi serta menjaga fleksibilitas otot dengan baik.
Rajin bersepeda mampu memberikan peningkatan pada otot kaki, paha, ujung belakang, dan pinggul. Moda transportasi beroda dua ini dapat ditemui di mana-mana. Bersepeda merupakan olahraga yang menyenangkan, hati pun menjadi riang.
Selain memicu rasa bahagia, bersepeda bagus untuk lingkungan karena tidak menjadi polutan. Bersepeda memiliki banyak manfaat dalam kesehatan terutama bagi kesehatan jantung.
Bersepeda minimal 2,5 jam seminggu atau 30 menit setiap hari secara rutin, berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Tak hanya bagi kesehatan tubuh, namun juga bisa memberikan manfaat signifikan untuk kesehatan mental seseorang.
Dengan bersepeda, seseorang dapat meningkatkan produksi bahan kimia seperti serotonin, dopamin dan phenylethylamine di otak yang membuat merasa bahagia dan depresi tetap terjaga.
Berikut rangkuman dari berbagai sumber, manfaat bersepeda terhadap kesehatan yang perlu Anda tahu.
Menurunkan Tingkat Stres
Ketika bersepeda, tubuh akan memproduksi hormon endorfin. Hormon ini memicu rasa nyaman dan suasana hati yang positif.
Berfokus pada jalan saat Anda bersepeda membantu mengembangkan konsentrasi dan kesadaran akan saat ini serta membantu mengalihkan fokus dari masalah harian yang sedang Anda hadapi. Setidaknya selama 10 menit bersepeda bisa melepaskan hormon endorfin.
Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Teratur bersepeda dapat merangsang dan memperbaiki jantung, paru-paru, sirkulasi darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Bersepeda merupakan latihan aerobik yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan kestabilan aliran darah.
Rutin bersepeda bisa menurunkan kadar lemak dalam darah dan membuat otot jantung menjadi kuat. Detak jantung akan berdetak lebih kencang ketika bersepeda daripada kecepatan normal. Hal itu mampu meningkatkan kesehatan jantung dan cenderung tidak akan mengalami tekanan darah tinggi.
Membantu Penderita Kanker
Diketahui, rutin bersepeda menurunkan risiko terjangkit kanker. Bersepeda bisa menjadi perawatan bagi Anda yang sedang memiliki atau dalam pemulihan dari kanker.
Sebuah penelitian [ada 2019 menyatakan bahwa rutin bersepeda bagi penderita kanker, terlebih khusus kanker payudara, dapat membantu mengurangi efek samping dari pengobatan kanker, termasuk kelelahan, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Mengurangi Risiko Diabetes
Satu di antara penyebab diabetes adalah kurangnya aktivitas fisik. Bersepeda dapat mengurangi risiko diabetes. Namun, pengidap diabetes harus memastikan mereka terhidrasi dengan baik saat bersepeda.
Rutin menerapkan pola makan yang sehat dan bersepeda dengan rutin minimal 30 menit per hari dapat meminimalisasi munculnya penyakit diabetes sekitar 40 persen. Bersepeda menjadi satu di antara cara baik untuk mengontrol kadar gula darah.
Meningkatkan Kekuatan Otak
Bersepeda mampu meningkatkan aliran darah di otak sekitar 28 persen dan 70 persen di area tertentu. Aktivitas ini dapat menyehatkan otak dan pengurangan perubahan kognitif yang dapat membuat kita rentan terhadap demensia di kemudian hari.
Bersepeda membantu membangun sel-sel otak baru di hippocampus, yang merupakan wilayah yang bertanggung jawab terkait daya ingat. Aliran oksigen dan aliran darah ke sel-sel otak meningkat sehingga mampu memiliki risiko rendah mengalami penyakit Alzheimer.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 30 April 2020
Video: Cara Mencuci Tangan Anjuran WHO untuk Cegah Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






