Manfaat Cuka Apel, Turunkan Berat Badan dan Atasi Masalah Kulit
Anindhya Danartikanya | 31 Oktober 2019 11:15
Bola.net - Cuka apel atau apple cider vinegar (ACV) merupakan salah satu minuman herbal yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Minuman ini dibuat dengan cara melumatkan apel dan memeras untuk diambil cairannya. Setelah itu, bakteri baik dan ragi akan ditambahkan untuk memulai proses fermentasi alkohol.
Kemudian tambahkan gula dalam cairan apel yang akan diubah menjadi alkohol. Setelah itu, alkohol akan diubah menjadi cuka oleh bakteri pembentuk asam asetat (acetobacter).
Cuka apel dipercaya mampu menjaga kesehatan tubuh dan mengobati berbagai penyakit. Ramuan herbal ini juga sejak zaman dulu digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pada kulit, termasuk jerawat.
Selain mengandung asam asetat, cuka apel juga memiliki senyawa asam gallic, katekin, dan lain-lain. Komponen itulah yang membuat cuka apel berfungsi sebagai antioksidan dan antibakteri.
Selain itu, cuka apel mengandung vitamin (A, B, B1, B2, B6, C, dan E), potasium, kalsium, dan magnesium. Cuka apel memiliki bahan aktif yang berguna untuk menurunkan kadar gula dalam darah, membantu menurunkan berat badan, mengurangi lemak, menurunkan kolesterol, dan menjaga kesehatan jantung.
Ramuan ini juga kerap digunakan dalam berbagai menu makanan, seperti salad, marinasi atau merendam daging, hingga minuman. Cuka apel juga banyak digunakan sebagai perawatan kecantikan kulit, terutama wajah.
Cuka apel cocok digunakan secara rutin guna menjaga kesehatan kulit. Layaknya produk toner, cuka apel juga mempu menghilangkan bekas make up dan membantu menyerap minyak berlebih penyebab jerawat. Berikut adalah sederet manfaat cuka apel bagi kesehatan dan kecantikan.
Mengatasi Jerawat
Apakah Anda memiliki masalah jerawat? Cuka apel adalah solusinya. Cairan herbal ini mengandung asam malat yang berfungsi sebagai anti-bakteri dan anti-jamur. Apabila menggunakan cuka apel secara rutin, Anda akan terhindar dari kotoran, minyak, dan bakteri penyebab jerawat.
Dirangkum dari Healthline, jenis bakteri yang dikenal sebagai Propionibacterium acnes, berkontribusi terhadap perkembangan jerawat. Namun, Anda bisa membasmi bakteri tersebut dengan mengoleskan cuka apel pada wajah.
Menurunkan Berat Badan
Seperti dilansir dari WebMD, seorang ahli gizi, Debbie Davis, menyatakan cuka apel berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan.
Penelitian tersebut meminta para pesertanya untuk mengonsumsi dua sendok cuka sebelum makan setiap harinya selama satu bulan. Hasilnya, berat badan turun berkisar 1-2 kg.
Namun, bukan berarti cuka apel bisa dijadikan menu diet untuk menurunkan berat badan. Anda juga perlu menyeimbangkan dengan asupan makanan bergizi dan pola hidup sehat seperti berolahraga.
Mengatasi Diare
Dirangkum dari Medical News Today, sebuah penelitian menemukan bahwa cuka apel memiliki kandungan antibiotik alami yang dapat menghancurkan bakteri E.coli dan juga Salmonella yang mengakibatkan diare.
Tetapi cuka apel dipercaya ampuh mengatasi diare lantaran berperan sebagai antibiotik alami, sehingga efektif untuk mengatasi diare akibat infeksi bakteri. Cairan herbal ini juga memiliki senyawa pektin yang membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus.
Menjaga Kesehatan Jantung
Mengonsumsi cuka apel dipercaya dapat menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah. Efeknya, dapat membantu mencegah penyakit jantung dan menurunkan risiko penyakit stroke.
Sebuah studi pada 2017 menemukan bahwa cuka apel mampu mengurangi risiko obesitas yang berkaitan dengan kesehatan jantung. Selain itu, cuka apel dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah.
Mencerahkan dan Mengencangkan Kulit
Dilansir dari Healthline, cuka sari apel baik untuk perawatan kulit seperti toner atau cairan pencuci muka. Cairan sari apel ini dapat membantu mengencangkan dan melindungi kulit dari radikal bebas, sehingga Anda akan terlihat awet muda.
Cuka apel juga dipercaya bisa mencerahkan kulit karena memiliki kandungan asam organik yang bisa mengangkat sel kulit mati akibat zat kimia. Senyawa tersebut akan menghilangkan lapisan kulit luar yang rusak dan mendorong regenerasi kulit. Asam laktat yang terdapat dalam cuka apel juga telah terbukti mampu memperbaiki tekstur, pigmentasi dan kesehatan kulit.
Disadur dari: Bola.com/Penulis: Novie Rachmayanti/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 30 Oktober 2019
Baca Juga:
- Video: 5 Pesepak Bola Dunia dengan Subscribers Terbanyak di YouTube
- Sanjung Performa Kevin/Marcus, BWF Beri 2 Julukan Baru
- Fans Madrid, Anak Ini Tolak Dampingi Kapten Barcelona ke Lapangan
- Lebih Baik dari Teh Biasa, Inilah Manfaat Teh Hijau bagi Kecantikan dan Kesehatan
- 8 Wanita Cantik yang Pernah Mengisi Hati Mario Balotelli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kurniawan Dwi Yulianto Akui Peluang Timnas Indonesia U-17 ke Semifinal Tipis
Tim Nasional 17 April 2026, 00:22
LATEST UPDATE
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














