Tren Bersepeda, Adira Tertarik ke Segmen Pembiayaan Kredit Sepeda?
Asad Arifin | 5 Agustus 2020 08:16
Bola.net - Bersepeda kini telah menjadi tren baru di masyarakat Indonesia, khususnya setelah pandemi virus corona. Kini, jamak kita jumpai para pesepeda melintas di jalanan, khususnya pada momen car free day (CFD).
Adira Finance yang merupakan perusahaan pembiayaan kendaraan merek otomotif di Indonesia, saat ini tidak terlalu tertarik dengan pembiayaan untuk sepeda.
“Sepeda sudah bisa dibiayai sendiri, rasanya kalau orang bersepeda banyak yang beli cash karena mampu,” kata Presiden Direktur Adira Finance, Hafid Hadeli, dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, (4/8/2020).
Menurutnya, jarang masyarakat yang membeli sepeda secara kredit, apalagi memerlukan pembiayaan kepada Adira Finance. Kecuali, jika sepeda yang dibeli berharga mahal, itu bisa dibantu dengan pembiayaan di Adira.
“Semuanya jarang yang beli kredit, kecuali sepeda-sepeda yang mahal,” ujarnya.
Namun yang pasti, saat ini pihaknya sedang fokus pada pembiayaan untuk kendaraan mobil dan motor. Dilihat dari keseluruhan total pembiayaan baru Adira Finance sepanjang Semester I-2020 saja turun sebesar 47 persen YoY menjadi Rp 10,1 triliun.
Industri Otomotif
Disebabkan penurunan pada industri otomotif, lesunya daya beli masyarakat, dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dimana sebagian besar aktivitas ekonomi diberhentikan, sehingga berdampak pada pada pembiayaan mobil dan motor.
Diketahui, sejak April 2020, Adira Finance telah memberikan bantuan kepada konsumen yang secara langsung terkena dampak pandemi Covid-19 dalam bentuk restrukturisasi kredit, yang sesuai dengan kriteria yang diarahkan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan OJK.
“Hingga 30 Juni 2020, jumlah konsumen yang telah melakukan restrukturisasi sebesar 745 ribu kontrak atau sekitar Rp 17,4 triliun,” pungkasnya.
PSBB Bikin Pembiayaan Kendaraan Bermotor Adira Anjlok
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mencatatkan penurunan total pembiayaan baru hingga 47 persen yoy di semester I 2020. Atau turun menjadi Rp 10,1 triliun.
Angka ini berasal dari penurunan penjualan mobil baru ritel domestik sebesar 42 persen yoy atau mencapai 291 ribu unit di semester I 2020. Sementara itu, penjualan sepeda motor baru ritel domestik juga tercatat sebesar 2,0 juta unit atau menurun sebesar 36 persen yoy pada semester I-2020.
Total penjualan segmen sepeda motor dan mobil masing-masing mengalami penurunan menjadi Rp 4,7 triliun dan Rp 3,6 triliun di kuartal awal tahun ini. Sementara, segmen non-automotive tercatat sebesar Rp 1,8 triliun.
Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan, lesunya penjualan sejalan dengan penurunan pada sektorindustri otomotif. Hal ini disebabkan oleh lesunya daya beli masyarakat akibat penerapan peraturan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah.
"Dimana PSBB ini, sebagian besar aktivitas ekonomi diberhentikan. Sehingga berdampak pada pada pembiayaan mobil dan motor," kata dia dalam virtual press conference atas Kinerja Semester I Tahun 2020, Selasa (4/8).
Namun, sambung Made, pihaknya akan tetap berupaya untuk kembali menggeliatkan penjualan produk otomotif, khususnya motor dan mobil. Seperti dengan memaksimalkan penjualan di era kebiasaan baru.
"Karena kita yakini di era kebiasaan baru ini akan ada pemulihan ekonomi nasional. Mengingat berbagai aktifitas bisnis akan kembali berjalan," tukasnya.
Disadur dari Liputan6.com (Penulis: Tira Santia/Editor: Septian Deny, 4 Agustus 2020)
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
-
Prostitusi Sesama Jenis Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tangkap 2 Pria di Taman Daan Mogot
News 15 November 2025, 18:22
-
Bahlil Respons Isu IUP Raja Ampat: Saya Belum Lahir Barang Itu Sudah Ada
News 13 November 2025, 17:37
-
Menkes Budi Ungkap Fakta: Gaji Rp 100 Juta Masih Terima Bantuan Iuran BPJS
News 13 November 2025, 17:27
LATEST UPDATE
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
Link Live Streaming Proliga 2026 Matchweek 3 di Vidio Pekan Ini
Voli 20 Januari 2026, 13:43
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








