Ketika Lyon Merajai: Dominasi 7 Tahun Beruntun di Tanah Prancis
Gia Yuda Pradana | 25 Juni 2025 11:22
Bola.net - Lyon, klub yang pernah tujuh tahun beruntun merajai sepak bola Prancis, baru saja didepak ke Ligue 2. Penyebabnya bukan performa di lapangan, melainkan kondisi finansial yang tak kunjung membaik.
DNGC, badan pengawas keuangan sepak bola Prancis, menjatuhkan vonis setelah Lyon gagal menunjukkan perbaikan signifikan. John Textor, pemilik mayoritas klub, tak mampu meyakinkan bahwa krisis utang sebesar £422 juta (sekitar Rp8,7 triliun) bisa diatasi.
Situasi ini kontras dengan kejayaan masa lalu Lyon. Klub ini pernah menjadi simbol dominasi total, mengoleksi tujuh gelar Ligue 1 berturut-turut antara 2002 hingga 2008.
Langkah Awal Aulas Menuju Puncak
Segalanya dimulai ketika Jean-Michel Aulas mengambil alih Lyon pada 1987. Ia datang dengan misi besar melalui proyek bertajuk OL – Europe, demi membawa klub kembali ke papan atas.
Raymond Domenech diberi kebebasan penuh untuk membangun skuad, dan langsung sukses membawa Lyon promosi serta tampil di Eropa. Namun, performa menurun membuatnya digantikan Jean Tigana.
Tigana nyaris membawa Lyon juara saat finis kedua pada musim 1994–1995. Fondasi sudah kuat, dan kebangkitan tinggal menunggu waktu.
Era Kejayaan: Tujuh Tahun Tanpa Lawan
Musim panas 2021, gelandang dinamis dan spesialis set-piece asal Brasil bernama Juninho Pernambucano ditransfer ke Lyon. Itu dianggap sebagai katalis utama dari dominasi luar biasa Lyon.
Musim 2001–2002 jadi titik balik ketika Lyon menaklukkan Lens 3-1 di laga penentuan dan meraih gelar Ligue 1 pertama mereka. Semangat Lyon DNA lahir dari sini—mentalitas tak kenal menyerah yang membentuk karakter tim.
Meski pelatih Jacques Santini hengkang, Paul Le Guen sukses menjaga momentum. Dengan skema 4-2-3-1 dan magis dari Juninho, Lyon kembali menjadi juara.
Namun, ada luka mendalam saat Marc-Vivien Foe wafat di lapangan pada 26 Juni 2003. Sebagai penghormatan, Lyon mempensiunkan nomor 17 miliknya.
Membangun Dinasti Lewat Bakat dan Strategi
Paul Le Guen fokus mengembangkan talenta muda. Michael Essien, Florent Malouda, dan Hatem Ben Arfa jadi bagian dari generasi emas yang terus menjaga supremasi Lyon.
Musim demi musim, Lyon merekrut pemain kunci seperti Cris, Eric Abidal, dan Sylvain Wiltord. Gelar keempat dan kelima diraih dengan meyakinkan, bahkan sempat unggul 15 poin di klasemen.
Saat Le Guen pergi, Gerard Houllier langsung ambil alih dan melanjutkan tren positif. Meski pemain datang dan pergi, termasuk saga panjang kepindahan Essien ke Chelsea, Lyon tetap jadi favorit juara.
Dua pemain berprospek, Karim Benzema dan Hatem Ben Arfa, mendapatkan kepercayaan lebih dari Houllier.
Keretakan yang Mengakhiri Dominasi
Musim 2005–2006 membawa kemenangan ikonik atas Real Madrid 3-0 di Liga Champions. Lyon akhirnya mengunci gelar kelima dengan sangat dominan.
Namun, gagal melangkah jauh di Eropa membuat Houllier didepak. Alain Perrin ditunjuk, dan meski sukses meraih double winners pada 2007–2008, kekacauan mulai muncul di balik layar.
Konflik internal antara Ben Arfa dan Sebastian Squillaci, serta pembangkangan dari Fred, menjadi pemicu keretakan ruang ganti. Perrin dipecat tak lama kemudian, mengakhiri era kejayaan.
Setelah 2008: Menjauh dari Gemerlap
Sejak itu, Lyon tak pernah lagi jadi penguasa. Paul Le Guen gagal mengulang prestasi di periode kedua, dan posisi puncak klasemen pun tak lagi menjadi milik mereka.
Meski sempat lolos ke Eropa secara konsisten, hasil buruk pada 2020 menutup era stabilitas. Aulas mencoba berinvestasi dengan stadion baru dan akademi, tapi belum cukup mengembalikan kejayaan.
Pada 2022, Aulas resmi menjual saham mayoritas ke John Textor. Tiga tahun berselang, petaka datang. Kini, dengan utang menggunung dan status degradasi, Lyon harus memulai lagi dari nol—membawa warisan sejarah dan harapan akan kebangkitan.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Kisah Pahit Lyon: Dari juara Ligue 1 hingga Degradasi karena Utang
Pramusim Barcelona: Panggung Unjuk Kebolehan 8 Bintang Muda La Masia
Nama Gonzalo Garcia Mencuat, Keberadaan Endrick pun Terancam
Dean Huijsen dan Sergio Ramos: Perbandingan yang Tak Terhindarkan
Real Madrid Bidik 3 Bek Tengah Baru, Xabi Alonso Sudah Punya Daftarnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi LOSC vs PSG 29 Agustus 2026
Liga Eropa Lain 27 Agustus 2026, 12:34
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
LATEST UPDATE
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Raphinha dan Risiko Perjalanan 35.000 Km Bersama Timnas Brasil
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:33
-
Menengok Kiprah 5 Pemain Pinjaman dari Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:17
-
Karim Adeyemi, Barcelona Membelinya di Harga yang Tepat
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:11
-
Untuk Saat Ini, Posisi Vinicius Junior di Real Madrid Tetap Aman
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:51
-
Jiwa Pemimpin Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:45
-
Bernardo Silva Harus Starter!
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:16
-
Real Madrid dan Catatan Historis yang Mengancam Peluang Juara Mereka
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:12
-
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior Tumpang Tindih di Sisi Kiri
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:07
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
-
Kylian Mbappe Tak Malu Akui Ingin Menangkan Ballon d'Or
Liga Spanyol 22 September 2026, 23:30
-
Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu
Liga Spanyol 22 September 2026, 22:55
-
Antonio Conte Semakin Dekat Jadi Manajer Baru MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:34
-
Leny Yoro Mulai Terancam di Manchester United, 3 Bek Baru Masuk Radar
Liga Inggris 22 September 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



