Tangis Haru Membasahi Pipi Hakim Ziyech Saat Berpisah dengan Ajax Amsterdam
Yaumil Azis | 15 Mei 2020 14:00
Bola.net - Dengan ditutupnya Eredivisie 2019/20, maka berakhirlah sudah perjalanan Hakim Ziyech bersama Ajax Amsterdam. Ia harus meninggalkan Belanda untuk memperkuat klub raksasa Inggris, Chelsea.
Pada pertengahan Februari lalu, Chelsea mengumumkan bahwa mereka resmi mendapatkan Hakim Ziyech dari Ajax. Sebanyak 33,3 juta pounds dihabiskan klub asuhan Frank Lampard itu untuk mengunci jasa Ziyech.
Sayangnya, sang pemain tidak bisa langsung bergabung dengan Mason Mount dkk. Pasalnya transfer disepakati di luar bursa transfer musim dingin. Alhasil, Ziyech harus menghabiskan sisa musim 2019/20 bersama Ajax.
Ziyech bisa menikmati hari-hari terakhirnya bersama Ajax lebih lama. Sayang, masa-masa itu harus terpangkas karena pandemi virus Corona yang melanda Belanda membuat pentas Eredivisie 2019/20 harus berhenti lebih cepat.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bukan Perpisahan yang Diharapkan
Ironis memang. Ziyech, yang merupakan salah satu pahlawan Ajax dalam pentas Liga Champions musim kemarin, tak bisa memberikan ucapan perpisahan kepada rekan setim dan fans di atas lapangan.
Namun Ajax punya cara lain untuk memberikan perpisahan kepada pria asal Maroko itu. Yakni dengan membawanya ke teater Tuschinski di Amsterdam dan menunjukkan berbagai macam cuplikan pesan untuknya.
Ziyech tidak pernah membayangkan perpisahannya dengan Ajax harus berlangsung seperti ini. "Tidak. Tak seperti yang saya bayangkan," jawabnya.
"Saya senang bisa berlanjut ke langkah berikutnya, tapi saya tidak ingin berakhir seperti ini. Rasanya seperti anda gagal melewati ujian, begitulah rasanya," lanjut Ziyech.
Menitikkan Air Mata
Beberapa potongan gambar dari para pemain Ajax Amsterdam yang memberikan pesan ke Ziyech muncul secara bergantian. Bahkan calon rivalnya yang dulu pernah menjadi rekannya di Ajax, Davinson Sanchez, juga tidak ketinggalan.
"Indah, sungguh indah," ucap Ziyech melihat potongan gambar tersebut. Sampai kemudian muncul pesan dari sang ibunda yang membuatnya tak kuasa untuk membendung air matanya.
"Saya sangat senang bahwa anda akan pergi ke London," kata sang ibu. "Lakukan yang terbaik, jaga kesehatan, serta berperilaku selayaknya pria. Saya mencintai anda dan bangga. Semoga beruntung selama di London."
Usai menitikkan air mata, Ziyech bercerita soal ibunya. "Ia membesarkan sembilan anak. Delapan atau sembilan. Juga kehilangan suaminya terlalu cepat. Dan kemudian ia sendirian."
"Semua ini demi dia. Saya melakukan ini karena saya suka, tapi semuanya demi dia. Jika bukan karena ibu, saya sudah meninggalkan sepak bola sejak lama," pungkasnya.
(Metro)
Baca juga:
Fabregas Pernah Perkuat Chelsea, Tapi Tetap Cinta Mati ke Arsenal
Chelsea Aktifkan Klausul Jeremie Boga dari Sassuolo?
Euro 2020 Ditunda, Giroud Ingin Buat Sejarah Bersama Prancis
Chelsea Diklaim tak Akan Tunda Perekrutan Coutinho Meski Sang Pemain Sedang Cedera
Ini Penyebab Angel Gomes Tidak Kunjung Teken Kontrak Baru di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Chelsea Lepas Sang Striker ke Aston Villa?
Liga Inggris 20 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












