Gebrakan HUT RI: Tarif Transportasi Jakarta Cuma Rp80, Jadwalnya Diperpanjang!

Editor Bolanet | 14 Agustus 2025 10:30
Gebrakan HUT RI: Tarif Transportasi Jakarta Cuma Rp80, Jadwalnya Diperpanjang!
Warga saat menaiki Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (27/12/2024). (c) Liputan6.com/Angga Yuniar

Bola.net - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan kebijakan strategis terkait tarif transportasi publik. Kebijakan ini dirilis sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi, tarif spesial ditetapkan hanya sebesar Rp80 bagi seluruh pengguna. Angka simbolis ini merepresentasikan usia kemerdekaan Indonesia yang ke-80 tahun.

Advertisement

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang durasi pemberlakuan tarif khusus ini dari rencana semula. Kini, masyarakat dapat menikmati tarif hemat tersebut selama dua hari penuh.

Periode promosi akan berlangsung pada tanggal 17 dan 18 Agustus 2025 mendatang. Perpanjangan waktu ini ditujukan untuk memberikan keleluasaan mobilitas yang lebih optimal bagi warga.

Inisiatif populis ini diharapkan dapat mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke moda transportasi massal. Tujuannya jelas, yakni turut andil dalam mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas ibu kota.

Lantas, moda transportasi apa saja yang termasuk dalam program ini dan bagaimana mekanisme penerapannya? Simak rincian lengkapnya melalui ulasan mendalam berikut ini.

1 dari 2 halaman

Strategi Jangka Panjang di Balik Tarif Khusus

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memberikan penjelasan resmi terkait kebijakan tersebut. Menurutnya, keputusan ini diambil untuk memaksimalkan partisipasi publik dalam perayaan kemerdekaan.

"Kami memutuskan untuk memperpanjang menjadi dua hari. Kami ingin warga Jakarta dan sekitarnya dapat menikmati momen kemerdekaan dengan lebih leluasa, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," kata Syafrin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/8/2025).

Lebih dari itu, Syafrin menegaskan bahwa kebijakan tarif Rp80 ini bukan sekadar program simbolis semata. Program ini merupakan ajakan nyata bagi publik untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Inisiatif ini juga menjadi bagian integral dari kampanye jangka panjang Pemprov DKI Jakarta. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah pengguna setia transportasi publik secara berkelanjutan di masa depan.

2 dari 2 halaman

Rincian Layanan dan Mekanisme Pembayaran

Tarif spesial Rp80 ini berlaku pada tiga pilar utama sistem transportasi publik terintegrasi di Jakarta. Ketiganya meliputi layanan Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, serta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta.

Cakupan layanannya terbilang luas, mulai dari Transjakarta (BRT, Non-BRT, dan Transjabodetabek) hingga LRT Jakarta untuk rute Velodrome–Pegangsaan Dua. Namun, perlu dicatat bahwa beberapa layanan yang sejak awal gratis akan tetap beroperasi tanpa biaya.

Untuk menikmati tarif promo ini, pengguna diwajibkan melakukan pembayaran secara nontunai. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kartu uang elektronik yang telah bekerja sama.

Metode pembayaran yang diterima meliputi kartu dari Bank Mandiri (E-Money), BCA (Flazz), BNI (Tap Cash), BRI (Brizzi), serta Kartu JakLingko, Kartu Multi Trip (KMT), dan JakCard. Selain itu, transaksi juga dapat dilakukan melalui aplikasi JakLingko dan MyMRTJ.

Sementara itu, layanan angkutan umum yang tarifnya sudah nol rupiah tidak mengalami perubahan. Layanan seperti Mikrotrans, Transjakarta Cares, dan layanan sosial lainnya akan tetap gratis seperti biasa.

"Dengan kebijakan ini, Jakarta berharap perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi momen bersejarah yang tidak hanya dipenuhi semangat nasionalisme, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama terhadap transportasi publik yang inklusif dan berkelanjutan," jelasnya.

TAG TERKAIT

LATEST UPDATE