Harga Emas Antam 17 November 2025: Naik Rp 3.000, Cek Rincian dan Prospeknya Pekan Ini
Editor Bolanet | 17 November 2025 10:11
Bola.net - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan hari ini. Kenaikan tipis ini terjadi setelah harga emas sempat anjlok dalam sepekan terakhir.
Mengacu data Logam Mulia, Senin (17/11/2025), harga emas Antam naik Rp 3.000 per gram. Kenaikan serupa juga diikuti oleh harga buyback (beli kembali).
Namun, penguatan harga lokal ini terjadi di tengah sentimen bearish (turun) di pasar global. Harga emas dunia gagal menembus level resistensi kunci pekan lalu.
Kegagalan ini memicu ketidakpastian baru di kalangan analis Wall Street. Banyak yang kini memandang harga emas yang merosot sebagai peluang beli.
Prospek jangka pendek kini dibayangi oleh dampak shutdown pemerintah AS terhadap data ekonomi. Hal ini menyulitkan The Fed menentukan arah suku bunga.
Rincian Harga Emas Antam 17 November 2025
Harga emas Antam hari ini dipatok Rp 2.351.000 per gram. Harga ini naik Rp 3.000 dibandingkan perdagangan kemarin, Minggu (16/11/2025), di level Rp 2.348.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback emas Antam juga ikut terkerek naik Rp 3.000. Harga buyback hari ini ditetapkan sebesar Rp 2.212.000 per gram.
Harga ini masih berada di bawah level rekor tertingginya. Rekor tertinggi dicetak pada Jumat, 17 Oktober 2025, di level Rp 2.485.000 per gram.
Berikut adalah daftar harga emas Antam hari ini:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.225.500.
- Harga emas 1 gram: Rp 2.351.000.
- Harga emas 2 gram: Rp 4.642.000.
- Harga emas 3 gram: Rp 6.938.000.
- Harga emas 5 gram: Rp 11.530.000.
- Harga emas 10 gram: Rp 23.005.000.
- Harga emas 25 gram: Rp 57.387.000.
- Harga emas 50 gram: Rp 114.695.000 .
- Harga emas 100 gram: Rp 229.312.000.
- Harga emas 250 gram: Rp 573.015.000.
- Harga emas 500 gram: Rp 1.145.820.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.291.600.000.
Prospek Jangka Pendek Suram
Di pasar global, harga emas gagal menembus level di atas USD 4.200 per ounce pekan lalu. Kegagalan ini menciptakan sentimen bearish dalam jangka pendek.
Harga emas di pasar spot diperdagangkan pada USD 4.080 per ounce. Meski naik 2% dalam sepekan, harga anjlok lebih dari 3% dari level tertinggi intraday Kamis lalu.
Berdasarkan Survei Emas Mingguan Kitco, tidak ada konsensus yang signifikan di antara analis Wall Street. Namun, investor ritel tetap optimistis terhadap logam mulia.
“Para investor bullish telah kehabisan tenaga dan grafik dalam teknikal jangka pendek telah sedikit memburuk,” ujar Senior Market Analyst Kitco, Jim Wyckoff.
Dampak Shutdown dan Arah Suku Bunga Fed
Pergeseran sentimen pasar dipicu oleh perubahan harapan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Penghentian operasional pemerintah AS (shutdown) selama 43 hari berdampak signifikan.
Beberapa ekonom khawatir pengumpulan data ekonomi telah terdampak. Kurangnya data berkualitas memaksa The Fed mengambil sikap netral pada Desember.
Menurut CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang penurunan suku bunga pada Desember kurang dari 50%. Padahal, bulan lalu pasar memprediksi peluang pelonggaran lebih dari 90%.
“Emas mungkin perlu menguji ulang level terendah baru-baru ini di area USD 3.930 sebelum pemulihan yang meyakinkan. Penurunan harga kemungkinan akan singkat dan dangkal karena faktor-faktor pendorong utama emas masih ada,” ujar President of Adrian Day Asset Management, Adrian Day.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


