Kala MSCI Menggoyang IHSG: Menanti Era Baru Perhitungan 'Free Float' Saham
Editor Bolanet | 28 Oktober 2025 10:15
Bola.net - Pasar saham Indonesia menghadapi guncangan hebat pada awal pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok dalam ke zona merah.
Biang keladinya adalah pengumuman dari sebuah lembaga global berpengaruh. Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis wacana penyesuaian metodologi.
Lembaga ini berencana mengubah cara penghitungan saham beredar bebas (free float). Perubahan ini menyasar data kepemilikan saham di Indonesia.
Langkah ini berpotensi merugikan saham-saham konglomerat yang selama ini menopang IHSG. Investor asing diperkirakan akan bereaksi atas perubahan bobot ini.
Mengapa satu lembaga ini memiliki pengaruh begitu besar, dan bagaimana detail rencana mereka yang mampu membuat pasar ambruk? Wacana ini patut ditelisik lebih dalam.
Metodologi Baru Penghitungan Free Float
MSCI saat ini tengah mengumpulkan masukan dari para pelaku pasar. Konsultasi ini terkait rencana penggunaan data tambahan dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
MSCI berencana memanfaatkan laporan kepemilikan efek bulanan KSEI. Data ini akan dipakai untuk memperkirakan jumlah free float saham di Indonesia.
KSEI mempertimbangkan kepemilikan oleh korporasi dan entitas lainnya dikecualikan dari free float. Ini berlaku bagi investor domestik maupun asing.
MSCI mengusulkan dua pendekatan baru untuk metodologi ini. Nantinya, lembaga ini akan memilih nilai yang lebih rendah atau lebih konservatif.
Keputusan final akan diumumkan paling lambat pada 30 Januari 2026. Implementasi metode baru ini direncanakan mulai Mei 2026.
Risiko Penurunan Bobot dan Arus Modal Keluar
Rencana baru ini dapat menurunkan nilai free float banyak emiten Indonesia. Hal ini karena struktur kepemilikan yang terkonsentrasi pada korporasi atau grup tertentu.
Konsekuensinya, porsi saham Indonesia dalam indeks MSCI bisa ikut tergerus. Penurunan bobot ini menjadi sentimen negatif bagi pasar.
Risiko terbesarnya adalah potensi terjadinya arus keluar modal asing (capital outflow). Investor global yang memakai MSCI sebagai acuan akan menyesuaikan portofolio mereka.
Selain itu, MSCI juga akan mengubah cara pembulatan angka free float. Aturan pembulatan baru ini lebih ketat dibanding sebelumnya.
Beberapa saham yang paling berisiko dikeluarkan dari indeks telah diidentifikasi. Di antaranya adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
IHSG Ambruk Terdorong Saham Konglomerat
Pasar merespons wacana ini dengan sangat negatif pada perdagangan Senin (27/10/2025). IHSG sempat anjlok hingga 3,70 persen.
Lebih dari 500 saham turun dan menekan indeks ke level terendah dalam enam bulan. Kapitalisasi pasar menguap Rp 639 triliun hanya dalam hitungan menit.
Seluruh sektor industri kompak berada di zona merah. Penurunan indeks ditarik oleh sejumlah saham milik konglomerat besar.
Emiten Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA), berkontribusi besar pada kejatuhan indeks. Saham ini menekan IHSG hingga -30,12 poin.
Kontributor negatif terbesar datang dari saham-saham milik Prajogo Pangestu. BREN dan BRPT, bersama saham lainnya, menyeret indeks hingga -61,78 poin.
Suara Pakar dan Memori Pasar
Aldo Perkasa, kepala riset di PT Trimegah Sekuritas Indonesia, menyoroti dampak usulan ini. Menurutnya, aturan ini akan mempersulit emiten lokal.
“Usulan tersebut, jika diterapkan, ‘akan membuat saham-saham Indonesia lebih sulit masuk ke dalam Indeks MSCI,’” ujar Aldo Perkasa melansir dari BCA Sekuritas.
Ia juga menambahkan keraguan pasar terhadap saham-saham tertentu. Terutama yang berkaitan dengan taipan.
“Pasar tampaknya meragukan apakah saham-saham yang terkait dengan taipan, seperti Barito Renewables Energy, akan bisa masuk ke indeks," tambahnya.
“Kejadian itu masih segar di ingatan para pedagang, jadi peserta pasar menjual terlebih dahulu dan menunggu kejelasan kemudian,” ujar Tareck Horchani, kepala prime brokerage dealing di Maybank Securities Singapura.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


