Eko Yuli Irawan Minta Maaf Gagal Sabet Medali Angkat Besi di Olimpiade Paris 2024
Anindhya Danartikanya | 8 Agustus 2024 11:15
Bola.net - Atlet angkat besi putra Indonesia, Eko Yuli Irawan, meminta maaf kepada pendukungnya di Tanah Air karena tak berhasil mempersembahkan medali di Olimpiade Paris 2024. Eko mengalami kekalahan dalam pertandingan kelas 61 kg di Paris Expo Porte de Versailles, Prancis, Rabu (6/8/2024).
Terdapat tiga kali percobaan angkatan snatch, dan Eko gagal di angkatan pertama 135 kg. Lifter berusia 35 tahun ini berhasil di angkatan kedua 135 kg. Sayangnya, di angkatan ketiga, Eko yang menaikkan angkatan menjadi 139 kg, kembali gagal.
Eko juga gagal di tiga kali percobaan angkatan clean and jerk 162 kg. Bahkan di percobaan ketiga, Eko sempat terjatuh setelah gagal mengangkat. Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 dan Tokyo 2020 ini langsung memegang paha kanannya karena kesakitan.
Cedera Lutut Sejak Tahun Lalu

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena belum bisa memberikan medali. Tapi saya sudah mencoba untuk mengeluarkan semua kemampuan saya sampai titik darah terakhir," ujar Eko dalam rilis Komite Olimpiade Indonesia (KOI) seperti yang dilansir Antara.
Lifter asal Metro, Lampung, ini mengatakan bahwa dirinya memang tampil dalam kondisi yang tidak 100% bugar. Pasalnya, cedera kakinya belum pulih total. "Lutut sudah dari tahun lalu, kalau yang paha samping kanan baru satu bulan lalu," ungkapnya.
Terkait kondisi Eko, dokter tim Indonesia Andhika Raspati mengungkapkan bahwa kondisi cedera Eko tidak terlalu parah. Ia memastikan Eko dalam kondisi baik meski terlihat berjalan pincang setelah tampil di arena.
"Tadi Eko bilang memang ada masalah di paha samping kanan, sudah sekitar sebulan lalu. Tadi sempat ditawarkan untuk dibawa pakai ambulans, tapi Eko tidak mau. Kondisinya tidak separah itu, dia masih bisa jalan," tutur Andika.
Sudah Sampai Titik Darah Penghabisan
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024, Anindya Bakrie, mengapresiasi penampilan Eko meski tak pulang membawa medali. Andindya telah menemui Eko usai laga dan mendengarkan langsung permohonan maaf yang disampaikan.
"Kita lihat sendiri perjuangannya sampai titik darah penghabisan. Eko juga senior, tidak muda lagi, lawannya usianya masih muda-muda. Kita terima kasih ke mas Eko yang sudah tampil di Olimpiade kelima," pungkasnya.
Medali emas angkat besi kelas 61 kg putra disabet lifter asal China, Li Fabin, dengan total angkatan 310 kg. Medali perak diraih Theerapong Silachai dari Thailand dengan total angkatan 303 kg, sementara perunggu direbut wakil Amerika Serikat, Morris Hampton, 298 kg.
Sumber: Antara
Baca Juga:
Update Klasemen Perolehan Medali Negara-Negara ASEAN di Olimpiade Paris 2024
Jadwal Pertandingan Atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024 Hari Ini, 8 Agustus 2024
Jadwal Lengkap Panjat Tebing di Olimpiade Paris 2024, 5-10 Agustus 2024
Jadwal Lengkap Angkat Besi Indonesia di Olimpiade Paris 2024, 7-11 Agustus 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













