ONE Championship: 5 Keahlian Demetrious Johnson, Petarung MMA Terbaik Sepanjang Masa
Richard Andreas | 27 Juni 2022 23:56
Bola.net - Petarung Amerika, Demetrious Johnson dianggap sebagai seniman bela diri campuran terbaik sepanjang masa. Sebab, atlet berjuluk Mighty Mouse ini sudah meraih 12 gelar Juara Dunia MMA.
Demetrious Johnson juga mengantungi sabuk Kejuaraan ONE Flyweight World Grand Prix. Ia juga memiliki rekor ciamik yaitu 30-4.
Petarung berusia 35 tahun ini juga telah mendominasi di negaranya. Kini, Demetrious Johnson mencoba meraih catatan serupa di Asia.
Setelah bergabung dengan ONE Championship, petarung yang akrab disapa DJ ini mengalami kekalahan knock out (KO) pertama dalam kariernya saat menghadapi Adriano Moraes. Momen itu terjadi pada 2021.
Kekalahan itu membuat DJ harus memupus mimpi terbesarnya untuk menjadi juara dunia di ONE. Ia pun mengincar penebusan saat bertarung kembali dengan Adriano Moraes dalam ajang ONE 161 pada 26 Agustus 2022 di Singapore Indoor Stadium.
Jelang laga nanti, simak lima keahlian DJ sebagai petarung terbaik dalam sejarah MMA berdasarkan rilis yang diterima Bola.net.
1. Kemampuan Gulat Elite
Gulat selalu jadi fondasi bagi permainan MMA DJ. Kemampuan gulat itu ia latih sejak masih muda.
DJ selalu berusaha menjatuhkan lawannya lewat teknik double hingga single-leg takedown eksplosif. Saat mendarat di atas kanvas, mayoritas rivalnya akan kesulitan berdiri karena tekanan kuat darinya.
Bahkan jika percobaan takedown itu gagal, DJ akan mendesak lawannya ke dinding. Atau, kembali lewat percobaan berikutnya.
2. Kecepatan Tiada Banding
Semua orang yang mengenal DJ tentu paham betapa cepat dan lincahnya dia. Dipadukan dengan IQ tanding yang sangat tinggi, Mighty Mouse selalu berada selangkah di depan lawan dan menjadikannya sangat sulit diatasi.
Meski di atas kaki dalam posisi clinch atau di ground, DJ biasanya dapat mendahului langkah lawannya. Baik dengan pukulan, takedown, atau submission.
Mighty Mouse menggunakan kecepatan itu untuk mendaratkan serangan dan mengincar double-leg, tetapi juga bereaksi secara defensif. Gaya permainan itu membuatnya sangat jarang terkena serangan bersih, serta memiliki pertahanan takedown yang tajam.
3. Serangan Presisi
Meski gulat selalu jadi senjata andalannya, DJ juga merupakan striker berkemampuan tinggi. Terbukti, ia selalu memilih untuk bergerak dan menyerang.
Ia sering kali memutari rivalnya dan menggunakan banyak gerakan tipu demi membuka kesempatan bagi pukulan dan tendangan dari berbagai posisi. DJ juga memiliki pukulan kuat.
Dalam jarak dekat, DJ juga kerap membuat rivalnya menderita lewat serangan lutut dan sikut kerasnya.
4. Ahli dalam Bertransisi
Kehebatan sesungguhnya dari permainan Mighty Mouse adalah kemampuan uniknya dalam memadukan berbagai elemen menjadi satu dengan sangat mulus.
Ia punya kemampuan bagus dalam tiap area yang membuat lawan kerepotan. Tak hanya dipaksa untuk lolos dari cengkeraman, sang rival juga harus menghadapi berbagai rangkaian serangan yang dapat beralih dari striking ke submission dalam sekejap mata.
Baik itu memukul atau membanting lawan demi mengincar kuncian, DJ selalu mampu memadukan setiap serangannya menjadi satu kesatuan yang membuat lawan kesulitan menebak gaya bertarungnya.
5. Stamina Tanpa Batas
Dari seluruh kemampuan bela dirinya, Mighty Mouse memiliki sebuah keunggulan utama yaitu stamina yang luar biasa. Tanpa kesulitan berarti, ia mampu meningkatkan tempo permainan selama lima ronde.
Hal ini adalah hasil dari berbagai latihan keras jelang laga. DJ tidak pernah mengambil jalan pintas dan hal yang membedakan ia dari lawan-lawannya. Saat sang rival mulai tampak kelelahan, dirinya masih terlihat bugar.
Hal ini dapat membantunya mengamankan kemenangan kapan pun ia mau. Terutama saat sang rival berusaha sejenak menghela nafas.
(Fitri Apriani/Bola.net)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simak 3 Alasan untuk Menyaksikan 2 Ajang ONE Championship Akhir Pekan Ini
Olahraga Lain-Lain 21 Oktober 2022, 02:48
-
Petarung Thailand Sebut Eko Roni Saputra Tak Layak Tantang Top 5
Olahraga Lain-Lain 18 Oktober 2022, 03:52
LATEST UPDATE
-
Klasemen Premier League Tanpa VAR: Man City Terjun ke Posisi 3
Liga Inggris 23 September 2026, 14:18
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026, Tayang di Vidio
Voli 23 September 2026, 14:11
-
Gaya Hidup Sporty dan Rapi: Kunci Tampil Well Groomed Man
Lain Lain 23 September 2026, 14:07
-
Lewis Hall Ungkap Alasan Tolak Man Utd: Pilihan yang Mudah
Liga Inggris 23 September 2026, 13:13
-
6 Pemain Paling Mengecewakan di Premier League 2026-27 Sejauh Ini
Liga Inggris 23 September 2026, 12:08
-
Man Utd Pernah Raih Cuma 5 Poin dari 5 Laga Awal, Bagaimana Akhirnya?
Liga Inggris 23 September 2026, 11:02
-
Perubahan Formasi AC Milan ke 4-2-3-1 dengan Goncalo Ramos sebagai Kunci
Liga Italia 23 September 2026, 10:09
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Raphinha dan Risiko Perjalanan 35.000 Km Bersama Timnas Brasil
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:33
-
Menengok Kiprah 5 Pemain Pinjaman dari Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:17
-
Karim Adeyemi, Barcelona Membelinya di Harga yang Tepat
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:11
-
Untuk Saat Ini, Posisi Vinicius Junior di Real Madrid Tetap Aman
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:51
-
Jiwa Pemimpin Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




