Roy Suryo Janji Tingkatkan Potensi Olahraga Indonesia
Editor Bolanet | 15 Januari 2013 21:30
- Setelah dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo pun berjanji untuk memaksimalkan potensi cabang-cabang olahraga yang pernah membuat Indonesia berjaya.
Ia pun menyatakan telah kembali menjalin komunikasi dengan beberapa calon staf khusus yang akan memperkuat Kemenpora dan memperhatikan cabang-cabang olahraga di indonesia.
Bulutangkis dan sepakbola akan diperbaiki, begitu juga cabang atletik dan olahraga air, bahkan juga otomotif yang selama ini perhatiannya belum terlalu besar, ungkapnya.
Roy Suryo juga menjelaskan bahwa dirinya akan lebih memanfaatkan dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang sudah ada, alih-alih membangun fasilitas baru.
Mengenai target SEA Games 2013, Roy Suryo menyatakan bahwa Satlak Prima memang mengalami kekurangan dana, namun telah memiliki target tertentu, bahkan melebihi raihan di Palembang dan Jakarta pada 2011 silam.
Meski begitu, Roy Suryo mengaku belum berani menargetkan juara umum di event dua tahunan tersebut. Saya tidak berani menargetkan juara umum. Jika kita melihat statistik setiap kali kita menjadi tuan rumah, biasanya kita juara umum, jelasnya.
Pada kesempatan itu, Roy Suryo juga menegaskan bahwa dalam kepemimpinannya nanti, pihaknya tak akan membeda-bedakan asal partai para pejabat Kemenpora, karena menurutnya, untuk mewujudkan prestasi olahraga pihaknya harus bekerja bersama. “Tidak boleh lagi ada Menteri A, Menteri B. Ini wartawan A, ini wartawan B. Kita harus bekerja bersama,” tutupnya menegaskan. (hen/mdk/kny)
Ia pun menyatakan telah kembali menjalin komunikasi dengan beberapa calon staf khusus yang akan memperkuat Kemenpora dan memperhatikan cabang-cabang olahraga di indonesia.
Bulutangkis dan sepakbola akan diperbaiki, begitu juga cabang atletik dan olahraga air, bahkan juga otomotif yang selama ini perhatiannya belum terlalu besar, ungkapnya.
Roy Suryo juga menjelaskan bahwa dirinya akan lebih memanfaatkan dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang sudah ada, alih-alih membangun fasilitas baru.
Mengenai target SEA Games 2013, Roy Suryo menyatakan bahwa Satlak Prima memang mengalami kekurangan dana, namun telah memiliki target tertentu, bahkan melebihi raihan di Palembang dan Jakarta pada 2011 silam.
Meski begitu, Roy Suryo mengaku belum berani menargetkan juara umum di event dua tahunan tersebut. Saya tidak berani menargetkan juara umum. Jika kita melihat statistik setiap kali kita menjadi tuan rumah, biasanya kita juara umum, jelasnya.
Pada kesempatan itu, Roy Suryo juga menegaskan bahwa dalam kepemimpinannya nanti, pihaknya tak akan membeda-bedakan asal partai para pejabat Kemenpora, karena menurutnya, untuk mewujudkan prestasi olahraga pihaknya harus bekerja bersama. “Tidak boleh lagi ada Menteri A, Menteri B. Ini wartawan A, ini wartawan B. Kita harus bekerja bersama,” tutupnya menegaskan. (hen/mdk/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis
Piala Dunia 5 Juli 2026, 01:12
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia 7 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 21:08
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko
Piala Dunia 4 Juli 2026, 20:57
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol 7 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 20:39
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
-
Fernandes Ketikung, MU Alihkan Fokus ke Wonderkid Maroko Ini?
Liga Inggris 4 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












