Alasan Yamaha Akhirnya Melunak dan Beri Morbidelli Motor Pabrikan
Anindhya Danartikanya | 5 September 2018 14:55
- Selama ini, Yamaha Motor Racing (YMR) diketahui sempat bersikeras menolak menyuplai motor dengan spesifikasi pabrikan untuk Johann Zarco di MotoGP tahun ini dan tahun depan. Di sisi lain, mereka justru melunak pada Franco Morbidelli, yang akan membela Petronas Yamaha Sepang Racing musim depan.
Hengkangnya Tech 3 Racing dan Zarco ke KTM musim depan, membuat Yamaha harus mencari partner sekaligus rider baru untuk struktur tim satelit mereka. Kesepakatan dengan Sepang International Circuit (SIC) Racing pun diraih sebulan lalu, dan mereka akan menurunkan Morbidelli dan Fabio Quartararo.
Untuk Morbidelli yang saat ini masih membela Marc VDS Honda, Yamaha menyediakan motor YZR-M1 pabrikan yang cukup mirip dengan milik Valentino Rossi dan Maverick Vinales musim depan, dengan sebutan 'spek-A'. Sementara itu, Quartararo akan mendapatkan M1 versi 2018 yang disebut 'spek-B'.
Perbedaan Biaya

Managing Director YMR, Lin Jarvis pun mengaku bahwa melunaknya Yamaha untuk menurunkan motor pabrikan ketiga murni karena biaya. SIC diakui memutuskan untuk berinvestasi lebih tinggi demi meraih hasil baik sesegera mungkin. Pengalaman dan status Morbidelli sebagai juara dunia Moto2 2017 pun diyakini bisa mendukung target ini.
Ada perbedaan biaya yang cukup signifikan pada spek-A dan spek-B, juga ada perbedaan jumlah mesin yang akan dipakai dan banyaknya pengembangan yang akan diperbarui. Keputusan SIC memberi Franky peluang optimal untuk bertarung di depan. Saya rasa ia akan tampil lebih baik di atas Yamaha ketimbang di atas Honda-nya sekarang, ungkap Jarvis kepada Crash.net.
Jaminan Kompetitif dan Lebih 'Jinak'
Jarvis juga menyatakan keputusan SIC menurunkan motor pabrikan untuk Morbidelli tak terlepas dari fakta betapa mudahnya M1 menyatu dengan gaya balap seorang rider. Ini terbukti dari banyaknya rider Yamaha, baik pabrikan maupun satelit, yang mampu tampil kompetitif sejak tahun pertama mereka mengendarai M1.
Waktu yang akan menjawab dugaan kami akan jadi nyata atau tidak. Anda takkan pernah tahu apa yang akan terjadi. Tapi motor Yamaha adalah jaminan kompetitif, meski tak selalu terjadi, karena semua tahu saat ini kami agak kesulitan. Tapi motor kami memang lebih mudah dikendarai, jadi saya rasa Franky bakal tampil baik, lanjut Jarvis.
Spek-A utamanya adalah keinginan SIC sendiri, jadi saya rasa mereka ingin bertarung di depan sesegera mungkin. Mereka ingin segera meraih hasil baik. Ini adalah investasi besar dari SIC, pemerintahan Malaysia dan juga Petronas. Mereka ingin kompetitif sesegera mungkin, pungkas pria asal Inggris tersebut. (cn/dhy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match West Ham vs Manchester City: Konstantinos Mavropanos
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:49
-
Baru 16 Tahun, Max Dowman Ukir Rekor Pencetak Gol Termuda di Premier League
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Elche: Federico Valverde
Liga Spanyol 15 Maret 2026, 05:32
-
Man of the Match Udinese vs Juventus: Kenan Yildiz
Liga Italia 15 Maret 2026, 05:24
-
Man of the Match Arsenal vs Everton vs Max Dowman
Liga Inggris 15 Maret 2026, 03:56
-
Man of the Match Chelsea vs Newcastle: Anthony Gordon
Liga Inggris 15 Maret 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54













