Andrea Dovizioso: 3 Kali Jadi Runner-up MotoGP Bukan Berarti Kalah
Anindhya Danartikanya | 20 November 2020 12:16
Bola.net - Andrea Dovizioso, yang vakum dari MotoGP sepanjang 2021 nanti, tak memungkiri kekecewaannya gagal merebut gelar dunia di kelas para raja. Namun, ia menolak jika prestasinya menjadi runner up secara beruntun pada 2017, 2018, dan 2019, dianggap sebagai kekalahan.
Dovizioso bergabung dengan Ducati Team pada 2013, dan sejak itu jadi ujung tombak pengembangan Desmosedici. Ia jatuh bangun demi membuat motor itu kompetitif lagi, puncaknya terjadi pun terjadi pada 2017, saat ia harus sengit melawan Marc Marquez dan Honda.
Hal yang sama terulang pada 2018 dan 2019. Sayangnya, 'Dovi' dan Ducati belum bisa menggulingkan dominasi Marquez dan Honda. Meski begitu, Dovizioso mengaku cukup puas atas kiprahnya bersama Ducati ini, mengingat betapa beratnya perjuangan mereka pada 2013-2016.
Dovizioso-Ducati Lakukan Hal Spesial
"Saya bahagia. Selama tiga musim terakhir, kami memang tak bisa meraih gelar dunia. Namun, jika saya memikirkan kembali soal tiga tahun tersebut, saya tak merasa saya kami kalah juga," ungkap Dovizioso dalam jumpa pers di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, Kamis (19/11/2020).
Dovizioso menyatakan, apa yang ia dan Ducati lakukan selama delapan tahun terakhir justru hal yang istimewa, karena tiga tahun beruntun sukses jadi lawan terdekat Marquez dan Honda. Jika mengingat betapa terpuruknya Ducati dulu, ditambah fakta Dovizioso kerap dianggap 'underdog', ini adalah kemajuan besar.
"Kami datang dari belakang, dan apa yang kami lakukan bersama adalah hal spesial. Kami melawan Marc dan Honda, memang sangat sulit bagi kami untuk mengalahkan mereka. Namun, saya senang atas tiga tahun tersebut. Saya kami mengalami kemajuan penting, dan saya juga mengalami kemajuan penting pada karier saya," ujarnya.
MotoGP Austria Jadi Momen Favorit
Dalam jumpa pers ini, Dovizioso juga ditanya soal momen manis apa yang ia punya selama berkarier di MotoGP. Rider Italia berusia 34 tahun ini menyatakan bahwa mengalahkan Marquez berkali-kali di tikungan terakhir memang menyenangkan. Namun, favoritnya adalah MotoGP Austria 2019.
"Untungnya, lebih dari sekali saya menang usai duel di tikungan terakhir, namun emosi saya membuncah tahun lalu di Austria, karena itu momen penting. Kami kesulitan, Marc lebih cepat, tapi semua mengharapkan saya menang. Pada akhirnya kami ambil keputusan tepat, dan menang di tikungan terakhir," kisahnya.
"Ketika menang di tikungan terakhir, adrenalin yang terpacu sungguhlah gila. Kami sangat beruntung dapat kesempatan mengakhiri balapan dengan cara finis seperti itu. Apalagi jika teman-teman Anda hadir, berkumpul di tikungan pertama usai finis. Rasanya sungguh menyenangkan," pungkas Dovizioso.
Sumber: Crashnet
Video: Highlights Joan Mir, Juara Dunia MotoGP 2020
Baca Juga:
- Jadwal Live Streaming: MotoGP Portimao, Portugal 2020
- Jack Miller Beri Tribut untuk Cal Crutchlow, Dapat 'Amanah' Jadi Penerus di MotoGP
- Cal Crutchlow: Sebuah Privilese Bisa Kerja Bareng Orang-Orang Hebat di MotoGP
- Valentino Rossi: Perjalanan Saya dengan Yamaha Bagaikan Film
- Valentino Rossi Bersyukur Pernah Dapat Kesempatan Kedua Bela Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20













