Andrea Dovizioso Ungkap 2 Alasan Kembali ke MotoGP: Bukan karena Uang
Anindhya Danartikanya | 14 Januari 2022 14:20
Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso, mengungkapkan dua alasan terbesar yang membuatnya kembali balapan di MotoGP. Kepada MCN, seperti yang dikutip Motosan, Kamis (13/1/2022), Dovizioso mengakui dorongan utamanya adalah Yamaha, yang ingin tahu soal pengalamannya di Ducati.
Dovizioso memang sempat menggemparkan MotoGP usai memutuskan hengkang dari Ducati pada akhir 2020 dan vakum balapan sepanjang 2021. Selama vakum, ia menghabiskan waktu di arena motocross, dan beberapa bulan menjadi test rider Aprilia. Peran tersebut bahkan sempat membuatnya jadi kandidat rider Aprilia pada 2022.
Namun, semua berubah usai Maverick Vinales hengkang dari Monster Energy Yamaha pada Agustus 2021. Tempat Top Gun diambil alih Franco Morbidelli, sementara Dovizioso diminta membela Petronas Yamaha SRT dan dapat kontrak untuk membela tim yang sama pada 2022. Di lain sisi, Vinales lah yang akhirnya membela Aprilia.
Yamaha dan Sponsor Menginginkan Jasanya

Dovizioso pun menyatakan bahwa dirinya memang tak pernah bertekad pensiun dari MotoGP, dan menegaskan hanya ingin balapan dengan tim dan motor yang tepat. "Saya tak pernah memutuskan pensiun. Saya hanya memutuskan akan balapan di tempat yang saya mau dalam kondisi tertentu," ungkapnya.
"Situasi ini tak terjadi kala itu (2020), jadi saya tak balapan. Ternyata ada rangkaian peristiwa yang terjadi dan pintu terbuka untuk saya. Mungkin saya beruntung. Tapi Yamaha tertarik dapat masukan rider berpengalaman dari motor lain, dan sponsor juga menginginkan saya. Dua faktor ini membantu saya dapat kontrak," lanjutnya.
Dovizioso juga menepis rumor dirinya kembali balapan karena Yamaha mengiming-iminginya gaji selangit, apalagi ia merupakan tiga kali runner up MotoGP. Rider berusia 35 tahun ini menyatakan bahwa uang tak pernah jadi faktor yang ia pertimbangkan dalam meraih kontrak, dan menyebut ia bisa saja tinggal di rumah jika mau.
Tak Pernah Pilih-Pilih Motor Berdasarkan Gaji

"Jika orang-orang berpikir bahwa saya tak bahagia berada di rumah sepanjang tahun lalu, mereka tak paham satu hal pun soal Andrea Dovizioso. Bukan uang yang memutuskan saya kembali balapan atau tidak. Saya tak pernah ambil keputusan berdasarkan uang, dan saya tak pernah memilih motor berdasarkan besaran gaji," ujar Dovizioso.
Faktor yang membuatnya tertarik adalah fakta dirinya mendapatkan motor YZR-M1 spek pabrikan teranyar musim ini. Selama lima seri terakhir 2021, Dovizioso hanya naik M1 versi 2019, namun baginya ini tak masalah, dan justru menganggapnya sebagai 'pemanasan' usai tak mengendarai motor itu lagi sejak 2012.
"Comeback saya berjalan baik, meski ganti motor adalah proses yang sulit. Tapi ini bukan kejutan. Saya tahu betul bakal sulit kembali dengan motor berbeda. Namun, saya dapat kesempatan 'latihan', yang bikin saya bisa lebih siap menjalani musim ini. Saya tahu ini keputusan yang mungkin takkan berjalan baik, tapi ini opsi terbaik," tutupnya.
Sumber: MCN, Motosan
Baca Juga:
Ajak Fans 'Move on', MotoGP Tak Cemaskan Masa Depan Tanpa Valentino Rossi
Jokowi Tinjau Kelayakan Mandalika Sambut MotoGP: Insya Allah Semua Siap
Video: Girangnya Marc Marquez Diizinkan Latihan Motocross Usai Pulih dari Diplopia
Hore! Cedera Mata Pulih, Marc Marquez Sudah Boleh Latihan Motocross
Bela Audi, Valentino Rossi Resmi Turun di GT World Challenge Europe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




