Andrea Iannone: Assen Bukti Saya Tak Makan Gaji Buta
Anindhya Danartikanya | 3 Juli 2019 14:05
Bola.net - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Andrea Iannone, memang yakin bisa finis lebih baik dari posisi 10 di MotoGP Belanda akhir pekan lalu. Meski begitu, ia menyebut bahwa hasil ini adalah bukti bahwa dirinya tak pernah malas-malasan mengembangkan motor RS-GP.
Iannone, yang belakangan ini dikritik atas gaya hidupnya yang glamor, sempat marah dan frustrasi akibat hanya menduduki posisi 19 pada sesi kualifikasi di Assen pada Sabtu (29/5). Dengan ban lunak, ia dan RS-GP justru melaju lebih lamban ketimbang saat pakai ban keras.
Meski begitu, The Maniac justru menjalani balapan dengan baik. Ia terus mampu memperbaiki posisi usai bertarung sengit dengan para pebalap lainnya. Akhirnya finis di posisi 10, Iannone pun sukses meraih hasil finis terbaiknya musim ini.
"Saya rasa saya menjalani balapan dengan normal. Ini hasil finis terbaik saya musim ini. Tapi saya memang tampil konsisten sejak start sampai finis. Rasanya menyenangkan sekali. Saya merasa kami terus mengalami peningkatan balapan demi balapan," ujarnya via GPOne.
Terima Kasih, Aprilia!
Iannone yang pernah membela Ducati dan Suzuki, yakin amarahnya dalam sesi kualifikasi adalah hal wajar. "Saya marah karena sungguh sulit mencoba beberapa hal tertentu. Tapi saya rasa kita boleh marah dan mengucapkan hal-hal yang mungkin justru jadi kritik membangun bagi diri sendiri," ungkapnya.
Rider 29 tahun ini juga memaklumi bahwa mengembangkan motor bukanlah tugas yang mudah, namun ia yakin kemajuan apa pun bisa diraih selama ia dan timnya tak pernah menyerah. Ia pun berterima kasih pada Aprilia yang masih mau menaruh percaya padanya.
"Yang terpenting adalah terus memperbaiki 'hubungan' dengan motor. Ada momen-momen di mana rasanya sulit sekali percaya bahwa kami bisa keluar dari situasi ini. Tapi kami tak boleh menyerah. Saya berterima kasih pada Aprilia, karena kami saling percaya, dan ini adalah awal yang baik untuk kami," ungkapnya.
Yakin Bisa Berkembang Bersama
Iannone juga tak memungkiri bahwa ia dan Aprilia butuh kerja ekstra keras demi melihat cahaya di lorong yang gelap. Ia menyebut Assen sebagai trek yang positif bagi Aprilia, dan yakin bisa finis lebih baik lagi andai kualifikasi mereka juga lebih menjanjikan. Meski begitu, ia memilih ambil sisi positifnya.
"Ini hasil kerja keras kami. Kami paham ini tantangan besar, dan tahu situasi ini tak mudah. Tapi Assen bukti kami bisa berkembang bersama, juga bukti saya tak pernah menyerah. Saya di sini tak hanya untuk membawa pulang gaji, karena orang pikir saya tak peduli pada Aprilia. Saya justru ingin membawa mereka ke level yang baik," tutupnya.
Menjelang MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring akhir pekan nanti, Iannone tengah berada di peringkat 16 pada klasemen pebalap dengan koleksi 18 poin, hanya tertinggal 1 poin dari Jorge Lorenzo di peringkat 15. Ia juga tertinggal 13 poin dari tandemnya sendiri, Aleix Espargaro di peringkat 13.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



