Andrea Iannone Bangga Bawa Aprilia Pimpin Balapan MotoGP
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2019 14:15
Bola.net - Usai 'menghilang' dari pertarungan papan atas musim ini, Andera Iannone melakukan gebrakan dalam MotoGP Phillip Island, Australia, pada Minggu (27/10/2019). Secara mengejutkan, ia bertarung di depan, bersama motor RS-GP milik Aprilia, yang sejak 2015 belum juga mampu menembus lima besar.
Start kedelapan, Iannone tahu-tahu mendapati dirinya duduk di posisi ketiga pada Lap 1, yakni setelah Danilo Petrucci dan Fabio Quartararo mengalami kecelakaan. Ia pun menjalani aksi saling salip dengan Valentino Rossi, Cal Crutchlow, dan Marc Marquez, dan sempat mengambil alih pimpinan balap padan Lap 4.
Peristiwa mencengangkan itu terjadi di Tikungan 10, setelah ia menyalip Crutchlow di jalur dalam. Sayangnya, motor Honda RC213V milik Crutchlow jauh lebih bertenaga, hingga Iannone tersalip dengan mudah ketika keduanya melaju di trek lurus menuju garis start/finis.
Rider RS-GP Pertama yang Pimpin Balapan
"Saya sangat bersenang-senang. RS-GP tak pernah melaju di depan semua orang, dan saya bangga jadi orang pertama yang melakukannya. Sayang, ini tak terjadi sampai garis finis (pada akhir lap), karena rider lain menyalip di trek lurus. Tapi menyenangkan lihat Aprilia di depan," ujarnya via Motorsport.com.
Dengan mesin RS-GP yang terlalu bertenaga seperti Honda dan Ducati, The Maniac mengaku dirinya harus bekerja ekstra keras demi menyamai ritme balap mereka. Alhasil, bannya aus lebih cepat. Ia makin kesulitan saat salah satu sayap pada fairing-nya patah, hingga ban depannya sulit mendapat grip ideal.
"Ketertinggalan kami membuat saya harus bekerja keras, dan ban jadi cepat aus. Setelah Alex Rins menyenggol saya di Tikungan 4, saya menjalani tiga lap terakhir dengan sayap yang patah, dan bagian depan motor saya jadi lebih ringan," ungkap pebalap Italia berusia 30 tahun ini.
Punya Potensi Podium
Iannone pun finis di posisi keenam, hanya tertinggal 0,781 detik dari pebalap Pramac Racing, Jack Miller, yang finis ketiga. Ia yakin ia bakal punya peluang naik podium andai Aprilia sedikit lebih bertenaga, hingga ia bisa bertarung lebih sengit di trek lurus.
"Selama beberapa saat kami bertarung dengan para rider terkuat dan ini harusnya memberi kami motivasi dan harapan untuk masa depan. Saya finis 0,7 detik dari podium dan andai tak tertinggal di trek lurus, saya pasti punya potensi melakukannya. Naik podium bakal sangat memuaskan, tapi kami takkan menyerah," tutupnya.
Hasil balap Iannone kali ini pun menyamai hasil terbaik Aprilia sejak kembali ke MotoGP pada 2015, yakni di MotoGP Qatar dan Aragon 2017, serta MotoGP Aragon 2018, yang semuanya diraih oleh sang tandem, Aleix Espargaro. Dalam balapan ini, Espargaro finis di posisi 10, dan sempat bertarung di posisi lima besar.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 20:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 20:03
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














