Cal Crutchlow: Memang Sudah Saatnya Takaaki Nakagami Kompetitif
Anindhya Danartikanya | 2 September 2020 09:27
Bola.net - Pembalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, boleh jadi kerap cekcok dengan sang tandem, Takaaki Nakagami, setahun belakangan. Namun, bukan berarti Crutchlow ogah memberikan acungan jempol atas performa Nakagami yang kompetitif di MotoGP tahun ini. Lewat Crash.net, Senin (31/8/2020), ia bahkan memuji Nakagami.
Sejak Marc Marquez absen, Nakagami yang sekadar naik RC213V 2019, justru mendadak jadi unggulan Honda. Pasalnya, Crutchlow dan Alex Marquez sulit menjinakkan RCV 2020. Nakagami diketahui mempelajari data Marquez sejak awal musim dan kini mengancam persaingan papan atas, nyaris naik podium di MotoGP Styria.
Crutchlow tak memungkiri sejauh ini hanya Nakagami lah rider Honda yang mampu meniru gaya balap Marquez, yang meraih enam dari tujuh gelar dunia terakhir di MotoGP. Crutchlow menyebut Nakagami kini jauh lebih sering memakai rem belakang, yakni gaya balap khas Marquez. Namun, Crutchlow mengaku tak bisa melakukan hal serupa.
Nakagami dalam Momentum Positif

"Apakah Taka berkendara seperti Marc? Ya, ia memakai rem belakang lebih sering. Apakah Anda ingin saya pakai rem belakang lebih sering? Benda itu bisa terbakar jika saya pakai terus-terusan! Jadi, pada akhirnya, kami semua coba berkendara dengan cara terbaik, sesuai gaya Anda sebagai pembalap dan karakter motor Anda," ujarnya.
Crutchlow pun menyatakan bahwa Nakagami memang sedang berada dalam momentum positif, dan meyakini bahwa memang seharusnya rider berusia 28 tahun tersebut mengalami peningkatan performa usai jatuh bangun dalam dua tahun pertamanya di kelas tertinggi.
"Jika kami semua berkendara seperti Marc, maka kami semua juga bakal finis bersebelahan, empat motor berjejer di garis finis! Saya rasa Taka sedang dalam momen yang baik, dan memang seharusnya begitu. Ini tahun ketiganya di MotoGP, dan ini sudah waktunya meraih hasil baik. Saya rasa ia bekerja dengan baik," lanjut Crutchlow.
Paket RCV 2019 Lebih Baik dari Versi 2020
Di lain sisi, rider Inggris ini yakin Nakagami juga diuntungkan fakta bahwa motor RCV 2019 punya handling yang lebih baik daripada RCV 2020. Motor RCV 2019 telah dikembangkan selama setahun, dan Honda telah menyediakan banyak perangkat penyokong baru agar motor itu lebih kompetitif.
"Taka mengendarai motor yang sudah dikembangkan setahun. Paket motornya juga agak berbeda dari yang kami pakai tahun lalu, dan ia memanfaatkannya dengan baik dan bekerja sangat keras. Apa yang bisa ia lakukan dengan motor itu, menunjukkan rasa percaya dirinya baik dan ia nyaman. Itu semua bisa kami lihat dari data," tutup Crutchlow.
Saat ini, Crutchlow yang tengah menjalani pemulihan retak tulang scaphoid pada pergelangan tangan kanan, berada di peringkat 21 pada klasemen pembalap dengan koleksi 7 poin. Nakagami berada di peringkat 6 dengan koleksi 46 poin. Keduanya akan kembali bertemu dalam MotoGP San Marino di Misano pada 11-13 September.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Johann Zarco Siap Gantikan Andrea Dovizioso di Ducati Team
Ahli Tikungan Terakhir, Dovizioso Sebut Espargaro 'Tak Cerdas' di MotoGP Styria
Dani Pedrosa, Sosok Krusial dalam Gebrakan KTM di MotoGP
'Dream Team, KTM Beruntung Punya Miguel Oliveira dan Brad Binder'
Makin Kompetitif, Takaaki Nakagami Belum Dapat Kontrak Baru dari Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





