'Dream Team, KTM Beruntung Punya Miguel Oliveira dan Brad Binder'

Anindhya Danartikanya | 1 September 2020 14:34
Brad Binder dan Miguel Oliveira (c) KTM/Polarity Photo

Bola.net - Bos Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal, memang kecewa batal menandemkan Miguel Oliveira dan Brad Binder di MotoGP tahun ini. Namun, ia merasa ikut bahagia karena kedua rider ini sukses menang di Ceko dan Styria, bukti bahwa mereka bisa memberi jaminan masa depan cerah kepada KTM.

Oliveira yang telah membela Tech 3 sejak 2019, seharusnya bertandem dengan Binder tahun ini. Namun, akibat Johann Zarco mendadak hengkang dari tim pabrikan KTM akhir tahun lalu, Binder dialihkan untuk jadi penggantinya. Poncharal kecewa, dan akhirnya menggaet Iker Lecuona sebagai tandem Oliveira.

Meski begitu, Oliveira dan Binder dipastikan bertandem tahun depan di Red Bull KTM Factory Racing, karena Oliveira diminta menggantikan Pol Espargaro yang hengkang ke Repsol Honda. Itu akan jadi ketiga kalinya mereka bertandem. Sebelumnya, mereka pernah setim di Red Bull KTM Ajo Moto3 2015 dan Moto2 2017-2018.

1 dari 3 halaman

Akur, Kompetitif, dan Cepat

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (c) KTM/Polarity Photo

"Bagi saya, Brad dan Miguel adalah dream team. Harusnya mereka jadi rider saya tahun ini, tapi batal karena Johann hengkang. Kedua rider ini sudah saya perhatikan sejak di Moto3. Saya juga mengamati performa mereka di Moto2. Inilah alasan saya selalu bilang pada Aki Ajo bahwa ia beruntung punya dream team ini," ujar Poncharal via Motorsport Total, Minggu (30/8/2020).

"Brad dan Miguel pun akan reuni di tim pabrikan KTM tahun depan. Saya bilang pada mereka, betapa beruntungnya mereka punya dua rider yang cepat luar biasa. Mereka juga orang-orang baik dengan potensi besar. Mereka sangat akur, tapi tentu akan saling memotivasi dan saling mengalahkan. Ini fantastis," lanjutnya.

Poncharal juga mengomentari ironi bahwa Binder lah yang menjadi rider KTM pertama yang mampu menang di MotoGP, justru bukan Espargaro yang telah membela KTM sejak 2017, dan juga bukan Oliveira yang turun di MotoGP lebih dulu. Pria Prancis ini yakin Oliveira kecewa, namun angkat topi karena rider Portugal itu bertindak sportif.

2 dari 3 halaman

Meski Bersikap Sportif, Oliveira Pasti Sempat Kecewa

Pebalap Red Bull KTM Tech 3, Miguel Oliveira (c) Twitter/Red Bull KTM Tech 3

"Miguel tentu bahagia untuk Brad. Saya rasa ia tak iri hanya karena Brad langsung menang pada tahun pertama sedangkan ia harus menunggu sampai tahun kedua. Mereka saling menghormati, tapi setiap rider punya ego masing-masing, dan Miguel pasti sulit menerimanya," kisah Poncharal.

Oliveira diketahui sempat menunggu Binder di belakang garasi KTM usai rider Afrika Selatan itu memenangi balapan di Ceko. Oliveira memberikan selamat untuknya, dan keduanya bahkan berpelukan menunjukkan hubungan yang harmonis. "Tentu Miguel bersikap baik, datang memberi selamat pada Brad dan tersenyum, menunjukkan sisi baiknya," lanjut Poncharal.

"Tapi saya tahu perasaan terdalamnya, ia pasti ingin mengalahkan Brad walau mereka punya hubungan yang sangat baik. Bagaimana pun saya senang memberi kesempatan pada Miguel untuk menjadi bagian dari sejarah KTM beberapa hari setelah kemenangan Brad. Keduanya menakjubkan dan fantastis," tutupnya.

Sumber: Motorsport Total

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR