'Casey Stoner Pebalap Terkuat yang Pernah Dimiliki Ducati'
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2020 19:25
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, menyatakan sampai saat ini belum ada pebalap Ducati yang mampu menyaingi kekuatan Casey Stoner, yakni satu-satunya pebalap yang mampu mengantar pabrikan Italia itu merebut gelar dunia MotoGP pada 2007.
Stoner membela Ducati untuk pertama kali pada tahun yang sama, yakni pada tahun keduanya di kelas tertinggi, setelah semusim membela LCR Honda. Mengendarai Desmosedici GP7, rider Australia itu langsung sukses mengoleksi 14 podium, yang 10 di antaranya kemenangan.
Stoner pun tetap membela Ducati sampai pada 2010 dan tetap jadi pebalap papan atas, namun akhirnya ia pindah ke Repsol Honda pada 2011, usai cekcok dengan para petinggi yang menurutnya tak mendengarkan masukannya dalam pengembangan motor.
Masih Cepat Bahkan Ketika Tak Lagi Balapan

Selain itu, Stoner juga kecewa karena Ducati diketahui sempat menyodorkan kontrak bernilai jauh lebih tinggi kepada Jorge Lorenzo pada 2010. Stoner juga mengaku jengkel karena tak satupun orang di Ducati percaya ia menderita intoleransi laktosa, usai ia muntah dalam balapan MotoGP Catalunya 2009.
Meski begitu, Stoner sempat kembali ke Ducati, menjabat sebagai test rider pada 2016-2018. Uniknya, dua kali juara dunia tersebut selalu mencatatkan waktu tercepat di setiap uji coba yang ia ikuti, bahkan lebih cepat dari para pebalap yang masih aktif. Hal ini pun membuat kagum Domenicali.
"Casey adalah pebalap terkuat yang pernah dimiliki Ducati. ia punya insting natural dalam menemukan limit performa. Nyatanya, ia masih sangat cepat, bahkan saat ia sudah berhenti balapan. Ini bukan kebetulan, melainkan talenta alami," ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.
Troy Bayliss Juga Kuat, Tapi...

Domenicali menyatakan juga sangat menghormati rider Australia lainnya, Troy Bayliss, ikon Ducati yang juga merupakan tiga kali juara WorldSBK. Meski begitu, menurutnya, kehebatan Stoner sampai saat ini belum ada yang bisa menyaingi.
"Tentu ada pebalap hebat lainnya, juga di WorldSBK. Bayliss sangatlah kuat dan sangat berambisi. Tapi Casey mampu menggerakkan semuanya menuju limit dengan mudah. Ia punya koneksi luar biasa pada motor. Karakternya tentu rumit, tak pernah puas pada dirinya sendiri. Tapi ia adalah juara fenomenal," tutupnya.
Video: Mengenang Legenda Formula 1, Aryton Senna
Baca Juga:
6 Pebalap Punya Kontrak Baru, Inilah Daftar Peserta MotoGP 2021
Joan Mir Resmi Bertahan di Suzuki untuk MotoGP 2021 dan 2022
Jadwal Live Streaming Seri Ketiga MotoGP Virtual Grand Prix 2020
Dulu Rival Sengit, Pedrosa Ungkap Hal yang Bikin Akur dengan Lorenzo
Iannone Syukuri Dukungan Aprilia Selama Hadapi Kasus Doping
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










