'Cepat atau Lambat Rossi Bakal Punya Tim Sendiri di MotoGP'
Anindhya Danartikanya | 26 Februari 2018 15:00
Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal akhirnya angkat bicara soal keputusannya meninggalkan Yamaha Motor Racing akhir musim ini. Kepada Marca, Poncharal mengaku mendapatkan tawaran kerjasama yang lebih baik dari sebuah pabrikan peserta MotoGP lainnya, meski tak mau mengungkap namanya.
Tech 3 dan Yamaha telah bekerja sama selama 20 tahun baik di kelas GP250 maupun MotoGP, namun kerjasama ini harus berakhir musim nanti. Tech 3 memilih hengkang demi mendapat perangkat balap yang lebih baik. Gosip yang menyeruak di paddock menyebutkan bahwa Tech 3 akan hijrah ke KTM, namun Poncharal tak mau blak-blakan soal ini.
Jika Anda mendapati tantangan baru disodorkan kepada Anda, dengan lebih banyak orang yang terbuka untuk diajak diskusi soal apa yang Anda mau dan apa yang Anda butuhkan, apalagi mereka bersedia berkomitmen dengan Anda dalam jangka waktu yang panjang... tentu Anda tak bisa menolaknya, ujarnya.
Pria asal Prancis ini pun sedih timnya tak pernah bisa mendapat perangkat yang sama dengan tim pabrikan Yamaha. Selama bekerja sama, Tech 3 selalu mendapatkan motor YZR-M1 yang usianya setahun lebih 'tua' dibanding M1 yang dimiliki oleh rider pabrikan.
Saya selalu berjuang untuk mendapatkan motor yang setara dengan mereka, dengan begitu kami bisa punya lebih banyak informasi dan kami bisa berevolusi lebih baik dan cepat, tapi saya tahu Valentino Rossi dan Maverick Vinales lah yang bakal bertarung memperebutkan kemenangan di Qatar, tutur Poncharal.
Menyusul keputusan Tech 3, Tim Valentino Rossi, VR46 pun juga terkena dampaknya. Tim yang bermarkas di Tavullia, Italia ini digosipkan akan menjadi pengganti Tech 3 di Yamaha. Belum dipastikan apakah Rossi benar-benar akan menurunkan timnya tahun depan, namun Poncharal tak meragukan hal ini.
Vale masih ingin balapan selama beberapa tahun lagi. Saya juga tahu, selama Vale masih turun di MotoGP, ia takkan punya tim balap sendiri di kategori yang sama. Tapi cepat atau lambat ia pasti akan punya tim MotoGP sendiri bersama Yamaha. Itu sudah jelas, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













