Crutchlow: Depak Lorenzo Takkan Atasi Masalah Honda
Anindhya Danartikanya | 20 September 2019 12:25
Bola.net - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, meyakini bahwa Honda Racing Corporation (HRC) akan melakukan kesalahan jika mendepak Jorge Lorenzo. Hal ini dinyatakan Crutchlow kepada Crash.net di MotoGP Motorland Aragon, Spanyol, Kamis (19/9/2019), menyusul gosip bahwa Lorenzo akan terdepak akhir musim ini.
Selain sedang cedera retak tulang belakang, Lorenzo memang sangat kesulitan beradaptasi dengan motor RC213V. Hasil baik yang tak kunjung ia raih juga membuat hubungannya dengan para petinggi HRC memburuk. Meski begitu, Crutchlow memberikan pembelaan pada Lorenzo, meyakini bahwa RCV lah yang sulit dikendarai.
"Honda sangat baik. Saya hanya tak bisa membuatnya membelok. Sisanya oke, kecuali engine braking karena saya tak nyaman dan area itu tak stabil. Saya rasa Honda sadar betul soal situasi ini, karena saya yakin target mereka adalah meletakkan pebalap di posisi 1, 2, dan 3 baik dalam balapan maupun klasemen," ungkap Crutchlow.
Rider Baru Juga Bakal Kesulitan

Ketika Marc Marquez mengoleksi 12 podium dan tujuh kemenangan musim ini, Crutchlow dan Lorenzo yang juga mengendarai RCV 2019 kompak mengeluhkan buruknya performa corner entry motor tersebut. Crutchlow mengaku dapat memahami langkah Honda mengikuti arahan Marquez, namun ia yakin rider lain juga harus didengarkan.
Menurutnya, jika Honda memang benar-benar motor terbaik, maka bukan hanya Marquez yang bertarung di papan atas. Rider Inggris ini pun menyebut bahwa mengganti pebalap takkan jadi solusi jitu untuk permasalahan RCV, karena rider lain juga akan tetap kesulitan mengendarai motor tersebut.
"Saya juga paham situasi ini dan setuju dengan filosofi mereka, karena Anda memang harus menuruti arahan rider tercepat, dan ini realita. Tapi jika mereka ingin lebih banyak rider di papan atas, maka mereka harus memikirkan hal lain. Mencari rider baru bukan solusi," ungkap juara World Supersport 2009 itu.
Masalahnya Itu Motor, Bukan Pebalap
Crutchlow pun menegaskan, meski Marquez di ambang gelar dunia yang kedelapan, Honda harus paham bahwa permasalahan pada RCV bukanlah berasal dari pebalap, melainkan dari karakteristik motor itu sendiri, yang diketahui tak ramah dengan berbagai gaya balap.
"Jika mereka pikir masalah ini datang dari pebalap, mereka salah. Jorge lima kali juara dunia, dan saya dapat beberapa podium dan bisa kompetitif. Toh komentar kami sama dengan Marc. Bedanya, Marc tahu ia bisa mengendarai motor ini, jadi baginya tak masalah. Honda menang tiap pekan dan juara tiap tahun, jadi siapa peduli?" tutupnya.
Musim ini, Crutchlow baru meraih dua podium, yakni usai finis ketiga di Qatar dan Jerman. Lorenzo belum sekalipun menembus posisi 10 besar, sementara Takaaki Nakagami yang mengendarai RCV 2018 belum meraih podium dan baru sekali finis di posisi lima besar.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




